Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Dana Pemprov Dipasarkan Sebagai Bantuan Gubernur? Sholeh: Kok Gak Isin!

Dana Pemprov Dipasarkan Sebagai Bantuan Gubernur? Sholeh: Kok Gak Isin!

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM — Praktisi hukum M. Sholeh menyampaikan keberatan keras terkait sejumlah pemberitaan yang menyebut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Keberatan itu ia sampaikan melalui akun media sosialnya, @noviralnojustice, sebagai respon atas spanduk dan papan informasi di lokasi penyaluran bantuan.

Sholeh menyoroti perbedaan antara informasi media dan tulisan di lapangan. Menurutnya, bantuan tersebut diberitakan sebagai bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Namun di spanduk resmi justru tertulis jelas “Bantuan Gubernur Jawa Timur” dengan nilai bantuan tercantum besar-besaran.

“Dalam berita-berita online disebut bantuan Pemprov. Tapi di lapangan kok ditulis gede-gede Bantuan Gubernur Jawa Timur? Aceh Rp3,8 miliar, Sumut Rp5 miliar, Sumbar Rp2,5 miliar. Wih, soge teman iki Gubernur Jawa Timur,” kata Sholeh.

Ia menilai penulisan tersebut menimbulkan persepsi publik seolah dana itu adalah dana pribadi Gubernur. “Apakah itu uang pribadi? Gak percoyo. Itu uang pemerintah daerah Provinsi Jawa Timur. Tapi kenapa ditulis Bantuan Gubernur, bukan Bantuan Pemerintah Provinsi?” kritiknya.

Sholeh kemudian membandingkan dengan praktik di provinsi lain yang menurutnya lebih transparan. “Provinsi Jawa Tengah, DKI Jakarta, semuanya pakai tulisan Bantuan Pemerintah Provinsi. Gak ada Bantuan Gubernur. Kalau pakai nama Gubernur, orang bisa salah paham dan mengira itu uang pribadi,” tegasnya.

Ia juga menyoal soal pencitraan. Menurut Sholeh, Khofifah tidak dikenal sering turun langsung membantu masyarakat di keseharian. “Kita tidak pernah lihat Mak Pipa ini terjun bantu masyarakat. Beda dengan KDM atau Deddy Mulyadi yang setiap hari kontennya turun bantu warga. Lah ini kok urusan bencana di Sumatera tiba-tiba ditulis gede-gede? Kok gak isin?”

Dalam pernyataannya, Sholeh bahkan menduga hal ini berkaitan dengan agenda politik menuju Pemilu 2029. “Jangan-jangan Mak Pipa pengen start running 2029. Ya kalau begitu, jangan memakai dana pemerintah tapi dilabeli seolah bantuan pribadi,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Sholeh mengajak publik menilai praktik tersebut secara kritis. “Ayo teman-teman, setuju tidak? Bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Timur kok ditulis Bantuan Gubernur Jawa Timur?” tutupnya. (dk/nw)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nadeo Argawinata: Mentalitas dan Strategi Kunci Kemenangan Borneo FC

    Nadeo Argawinata: Mentalitas dan Strategi Kunci Kemenangan Borneo FC

    • calendar_month 14 jam yang lalu
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penjaga gawang Borneo FC, Nadeo Argawinata, menegaskan bahwa skuadnya siap mempertahankan tren kemenangan saat menghadapi Persib Bandung dalam pertandingan tunda pekan ke-21 BRI Super League. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (15/3) pukul 20.30 WIB. Pertandingan Bergengsi di Papan Atas Klasemen Nadeo menyebut pertandingan melawan Persib Bandung sebagai laga yang […]

  • Ramai Motor Brebet di Jatim, Pakar UGM Yakin Bukan Disebabkan Pertalite Dicampur Etanol

    Ramai Motor Brebet di Jatim, Pakar UGM Yakin Bukan Disebabkan Pertalite Dicampur Etanol

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Pakar ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi menilai, penyebab motor brebet yang belakangan ramai terjadi bukan karena pencampuran etanol 10 persen (E10) pada bahan bakar. Menurutnya, sejauh ini BBM jenis Pertalite tidak menggunakan campuran etanol. “Saya rasa nggak benar ya. Jadi yang sekarang ini itu menggunakan E5 sebenarnya bukan Pertalite, tapi […]

  • Arief Hidayat ,Mahkamah Konstitusi

    Kehadiran Arief Hidayat di Mahkamah Konstitusi: Sebuah Jejak Pemikiran yang Tak Terlupakan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 67
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Hakim konstitusi Arief Hidayat telah mengakhiri masa tugasnya sebagai anggota Mahkamah Konstitusi (MK) pada 3 Februari 2026. Setelah bekerja selama 13 tahun, ia meninggalkan jejak yang mendalam dalam sejarah peradilan konstitusi Indonesia. Dalam sidang terakhirnya, Arief diberi kesempatan untuk membacakan putusan di urutan terakhir, sebuah momen yang penuh makna dan emosi. Dalam pidatonya, […]

  • Kehidupan Sepak Bola di Asia: Tantangan Berat bagi Al Duhail

    Kehidupan Sepak Bola di Asia: Tantangan Berat bagi Al Duhail

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 37
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Al Duhail SC, klub sepak bola asal Qatar, menghadapi pertandingan krusial dalam kompetisi AFC Champions League. Pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi mereka untuk tetap bertahan di babak 16 besar. Klub yang bermarkas di Doha ini harus memenangkan pertandingan melawan Al Shorta SC dari Irak agar bisa menjaga peluang mereka dalam kompetisi antar […]

  • Shanghai Port ,Ulsan HD, Liga Champions Elit AFC

    Shanghai Port melawan Ulsan HD, Strategi dan Prediksi Laga Kunci di Liga Champions Elit AFC

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 43
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga antara Shanghai Port melawan Ulsan HD menjadi salah satu pertandingan yang penuh tekanan bagi kedua tim. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Sepak Bola Pudong, Shanghai, pada Rabu (18/2/2026) pukul 17.00 WIB. Dengan wasit Al Naqbi A dari Uni Emirat Arab, laga ini menjadi momen penting untuk memperbaiki posisi di klasemen. Kondisi Tim […]

  • PN Surabaya,

    Jejak Ardjoeno Boulevard: Dari Jalur Trem Hingga Gedung PN Surabaya yang Jadi Cagar Budaya

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 303
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Nama Jalan Arjuno di Surabaya menyimpan kisah panjang yang jarang diketahui banyak orang. Tempo dulu, kawasan ini dikenal dengan sebutan Ardjoeno Boulevard. Istilah boulevard sendiri berasal dari bahasa Prancis, yang berarti jalan dengan pemisah di tengah, biasanya ditanami pohon-pohon peneduh, sehingga menghadirkan suasana sejuk dan tertata. Pada tahun 1886, perusahaan angkutan darat Oost […]

expand_less