Sekdakab Jombang Soroti Kondisi Gedung SDN Plosogenuk 1 yang Rusak Berat
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sen, 10 Nov 2025
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.CAOM – Kerusakan parah pada gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Plosogenuk 1 di Kecamatan Perak, Jombang, telah menjadi perhatian serius dari pemerintah setempat. Kondisi bangunan yang tidak layak tersebut memicu kekhawatiran terhadap keselamatan dan kenyamanan siswa dalam menjalani proses belajar mengajar.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kerusakan tersebut mencakup bagian atap yang roboh dan dinding yang retak. Akibatnya, sebagian siswa terpaksa belajar di area parkiran sekolah, yang jelas tidak ideal untuk kondisi akademik. Hal ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk segera dilakukan perbaikan agar aktivitas pembelajaran bisa kembali normal.
Tindakan Segera dari Pemkab Jombang
Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan perbaikan terhadap atap sekolah yang rusak. Langkah ini dilakukan atas instruksi langsung dari Bupati Jombang, yang menegaskan pentingnya segera menangani masalah tersebut.
“Perbaikan kita lakukan tahun ini,” ujar Agus Purnomo. Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi kerusakan pada hari Kamis (7/11). Hasil pengecekan menunjukkan bahwa kondisi bangunan memerlukan penanganan segera.
Mekanisme Perbaikan yang Diterapkan
Untuk mempercepat proses perbaikan, pemerintah kabupaten akan menggunakan mekanisme Pengadaan Langsung (PL) melalui anggaran P-APBD 2025. Proses ini dipilih karena sifatnya yang mendesak dan terkait dengan kebutuhan masyarakat luas.
Agus Purnomo menekankan bahwa koordinasi dengan pihak terkait sudah dilakukan guna memastikan perbaikan dapat segera dilaksanakan. Tujuan utama dari tindakan ini adalah untuk memulihkan kegiatan belajar mengajar agar siswa dapat kembali belajar dalam lingkungan yang aman dan nyaman.
Dampak Kerusakan Terhadap Kegiatan Belajar Mengajar
Kerusakan pada gedung sekolah tidak hanya berdampak pada infrastruktur, tetapi juga pada proses belajar mengajar. Siswa yang terpaksa belajar di area parkiran mengalami gangguan dalam fokus dan kenyamanan. Selain itu, kondisi bangunan yang tidak layak juga berpotensi membahayakan keselamatan para siswa dan guru.
Pemkab Jombang berharap dengan segera dilakukannya perbaikan, kondisi tersebut dapat segera diperbaiki dan kegiatan belajar mengajar bisa kembali optimal. Selain itu, pihak sekolah juga diminta untuk terus memantau kondisi bangunan dan memberikan laporan secara berkala.
Tanggapan dari Masyarakat
Masyarakat sekitar dan para orang tua siswa sangat menyambut baik langkah yang diambil oleh pemerintah kabupaten. Mereka berharap perbaikan yang dilakukan dapat selesai dalam waktu singkat dan tidak lagi mengganggu proses belajar siswa.
Selain itu, masyarakat juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap kondisi infrastruktur sekolah agar tidak terjadi kerusakan serupa di masa depan. Dengan demikian, upaya pemerintah untuk memperbaiki kondisi sekolah tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga menjadi langkah preventif untuk masa depan pendidikan di wilayah tersebut.





Saat ini belum ada komentar