Presiden Prabowo Beri 100 Becak Listrik untuk Tukang Becak Mojokerto
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kam, 27 Nov 2025
- comment 0 komentar

(Diskominfo Kab Mojokerto)
DIAGRAMKOTA.COM – Perubahan alat transportasi tradisional menuju teknologi yang ramah lingkungan terus mendapat perhatian dari pemerintah pusat.
Di tengah perubahan zaman yang menginginkan kepraktisan dan efisiensi, pemerintah menunjukkan perhatiannya terhadap para pekerja di sektor informal yang masih mempercayai becak sebagai sumber penghidupan.
Itu tampak ketika Presiden Prabowo Subianto kembali memberikan bantuan becak listrik kepada para tukang becak di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Pengalokasian 100 unit becak listrik di Mojokerto merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya dilaksanakan di Jombang.
Bantuan ini dibuat untuk mengurangi beban kerja para tukang becak, khususnya bagi mereka yang sudah tua.
Program ini diselenggarakan berkat dukungan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).
Wakil Ketua GSN, Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa semua bantuan yang disalurkan berasal dari sumber pribadi Presiden Prabowo, bukan dari anggaran APBN.
Nanik menyampaikan bahwa target pendistribusian mencapai 5.000 unit hingga akhir tahun 2025, sedangkan hingga kini sekitar 2.300 unit telah disalurkan kepada tukang becak di berbagai wilayah.
Program ini akan terus dikembangkan pada tahun 2026 dengan rencana penyebaran tambahan sebanyak 6.000 unit.
Menurutnya, masih banyak tukang becak yang memakai kendaraan manual atau bahkan menyewa, sehingga bantuan ini menjadi sesuatu yang sangat berharga.
Becak listrik yang disediakan memiliki nilai sekitar Rp22 juta per unit, namun penerima tidak dikenakan biaya apa pun.
Selain mengurangi kelelahan fisik, kendaraan ini mampu menempuh jarak sekitar 22 kilometer pada satu kali pengisian baterai.
Oleh karena itu, para penerima diminta untuk merawatnya dengan baik, mematuhi prosedur pengisian daya, serta menggunakannya dalam mendukung kegiatan mencari penghidupan.
Nanik juga meminta pemerintah daerah untuk mengaktifkan kembali jalur-jalur protokol yang sebelumnya tidak bisa dilalui oleh becak.
Akses jalan yang lebih luas dianggap mampu mempercepat laju perekonomian para tukang becak karena memungkinkan mereka mengangkut lebih banyak penumpang.
Kepala Daerah Mojokerto, Muhammad Al Barraa, menyambut positif pengadaan becak listrik tersebut.
Menurutnya, bantuan tersebut mampu memberikan pengaruh langsung terhadap kenaikan penghasilan para tukang becak.
Ia menekankan bahwa seluruh jalur jalan di Mojokerto bisa dilalui oleh becak tanpa adanya larangan atau pembatasan khusus.
Ia juga memberi peringatan kepada penerima agar mempelajari metode perawatan agar becak listrik tetap tahan lama dan aman saat digunakan.
Para penarik becak menyambut bantuan ini dengan penuh rasa terima kasih.
Salah satu contohnya adalah Achmad, yang mengatakan sangat terbantu dan mengirimkan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo.
Bagi dia, mobil listrik bukan hanya alat kerja yang baru, tetapi juga harapan baru untuk masa depannya.
Program pemberian sepeda motor listrik ini merupakan salah satu tindakan nyata untuk memperkuat perekonomian rakyat dan memastikan para pekerja di sektor informal ikut merasakan manfaat dari perkembangan teknologi transportasi modern. ***





Saat ini belum ada komentar