Pemkot Surabaya Siapkan Skenario Bencana Cuaca Ekstrem

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya kembali memperkuat kapasitas penanggulangan bencana dengan menggelar simulasi tanggap darurat di 26 lokasi strategis. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan respons cepat dan koordinasi yang baik antara berbagai instansi terkait dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

Simulasi Diadakan Di Berbagai Titik Rawan

Simulasi penanganan kedaruratan dilaksanakan pada hari Minggu (26/10/2025) dan melibatkan 12 kecamatan. Lokasi yang dipilih mencakup titik-titik yang sering mengalami gangguan akibat cuaca buruk, seperti genangan air, pohon tumbang, atap rumah roboh, serta luapan sungai.

Linda Novanti, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya, menjelaskan bahwa simulasi ini dirancang untuk menguji kesiapan petugas dan perangkat daerah dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem. Dalam skenario tersebut, informasi awal diperoleh dari BMKG melalui Command Centre (CC) 112.

Penanganan Di Berbagai Wilayah

Beberapa lokasi yang menjadi fokus simulasi antara lain:

  • Kecamatan Benowo: Fokus pada genangan air dan kemacetan di Wisma Tengger, Kelurahan Kandangan.
  • Kecamatan Dukuh Pakis: Menangani pohon tumbang di Jalan Mayjen Sungkono depan TMP, Kelurahan Dukuh Pakis.
  • Lokasi Lainnya: Termasuk pengelolaan luapan air sungai dan kerusakan infrastruktur lainnya.

Dengan simulasi ini, para petugas akan lebih memahami tugas masing-masing dan peran instansi yang terlibat dalam situasi darurat.

Peran Instansi Terkait

Linda menekankan pentingnya koordinasi antara berbagai dinas dan lembaga dalam penanganan bencana. Contohnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), serta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) akan memiliki peran spesifik sesuai dengan jenis bencana yang terjadi.

Selain itu, petugas juga akan terlatih dalam penggunaan alat-alat seperti chainsaw, generator pompa air, dan kendaraan skywalker dari DPKP.

Tujuan Dan Harapan

Tujuan utama dari simulasi ini adalah meningkatkan kesiapsiagaan dan kecepatan respons petugas saat terjadi bencana. Linda mengungkapkan bahwa kejadian serupa telah terjadi pada Desember tahun lalu, sehingga simulasi ini bertujuan untuk memastikan semua pihak siap menghadapi kondisi serupa.

Dengan langkah proaktif ini, Pemkot Surabaya berupaya meminimalkan risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *