Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Pemkot Surabaya Jelaskan Alasan Terbentuknya SILPA yang Mencapai Rp234,44 Miliar

Pemkot Surabaya Jelaskan Alasan Terbentuknya SILPA yang Mencapai Rp234,44 Miliar

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengungkap alasan terbentuknya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) sebesar Rp234,44 miliar pada Oktober 2025. Penjelasan ini dilakukan sebagai bagian dari transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah yang sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Pendapatan Daerah Terdiri Dari Berbagai Sumber

Menurut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, pendapatan daerah terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Transfer ke Daerah (TKD). Keduanya menjadi sumber utama dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“PAD berasal langsung dari kota, sedangkan TKD datang dari pemerintah pusat. Ada berbagai jenis transfer seperti Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH),” jelasnya.

PAD Menjadi Sumber Utama Pendapatan

Sebagian besar pendapatan Surabaya berasal dari PAD, sehingga beberapa proyek tidak bisa langsung dijalankan di awal tahun anggaran. Proses lelang biasanya baru dimulai setelah PAD masuk, yang membuat pelaksanaan proyek seringkali terlambat.

“Nah, karena itu kita harus menunggu dulu sampai PAD masuk. Setelah itu, lelang bisa dilakukan di bulan Maret atau April, sehingga proyek selesai di November,” ujarnya.

Penggunaan SILPA untuk Kebutuhan Rutin

Dana SILPA digunakan untuk memenuhi kebutuhan wajib seperti pembayaran gaji pegawai, listrik, dan air. Jumlah dana yang dialokasikan untuk kebutuhan tersebut mencapai sekitar Rp400–Rp500 juta per bulan.

“Kebutuhan rutin ini harus tersimpan, tidak boleh digunakan. Jadi, SILPA dibutuhkan agar kebutuhan dasar tetap terpenuhi,” tambahnya.

Pentingnya Menjaga Ketersediaan Dana Minimal Dua Bulan

Wali Kota Eri menjelaskan bahwa dana SILPA harus disimpan minimal selama dua bulan agar dapat memenuhi kebutuhan pemkot secara tepat waktu. Ia juga menyatakan bahwa jika dana dikeluarkan terlalu cepat, maka akan sulit untuk memenuhi kebutuhan bulan berikutnya.

“Jika daerah terlalu cepat mengeluarkan dana, maka kebutuhan bulan depan bisa tidak terpenuhi. Itu risiko yang tidak boleh diambil,” katanya.

Proses Pengelolaan Dana dari Pemerintah Pusat

Selain PAD, dana dari pemerintah pusat seperti DAU dan DBH juga memengaruhi waktu pelaksanaan proyek. Dana tersebut biasanya turun di tengah-tengah tahun, bukan di awal.

Contohnya, dana dari Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) cair per triwulan. Oleh karena itu, proyek hanya bisa dimulai setelah dana tersebut masuk.

“Kita tidak bisa langsung menggunakan dana tersebut begitu saja. Harus menunggu dana masuk terlebih dahulu,” jelasnya.

Keberadaan SILPA Tidak Menunjukkan Ketidaktepatan

Wali Kota Eri menegaskan bahwa kondisi SILPA yang terbentuk merupakan hal yang wajar di daerah dengan dominasi PAD tinggi seperti Surabaya. Hampir semua kota besar memiliki pola serupa dalam pengelolaan anggaran.

“Karena uang kita adalah uang PAD, kita harus mempertahankan dana untuk kebutuhan rutin. Ini prinsip dasar dalam pengelolaan keuangan daerah,” tegasnya.

Pengelolaan SILPA Sesuai Aturan dan Prinsip Kehati-hatian

Pemkot Surabaya tetap memastikan dana SILPA dikelola sesuai aturan dan prinsip kehati-hatian. Selain itu, Pemkot juga tidak membiarkan dana bagi hasil mengendap hingga tahun berikutnya.

“Jika dana turun di Januari, kita tidak boleh membiarkannya mengendap. Harus segera digunakan untuk kebutuhan yang mendesak,” ujarnya.

Penjelasan tentang Larangan Menyimpan Kas di BPD Wilayah Lain

Wali Kota Eri sepakat dengan pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang melarang pemerintah daerah menyimpan kas di Bank Pembangunan Daerah (BPD) wilayah lain. Ia menjelaskan bahwa meskipun demikian, dana yang diperlukan harus tetap disisihkan.

“Jika uang Surabaya ditaruh di Bank Jakarta, itu salah. Namun, kita tetap perlu menyisihkan dana untuk kebutuhan bulanan,” tandasnya.

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Blitar Amankan 11 Pesilat, 3 Ditetapkan sebagai Tersangka Pengeroyokan

    Polres Blitar Amankan 11 Pesilat, 3 Ditetapkan sebagai Tersangka Pengeroyokan

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 166
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Blitar, Polda Jawa Timur, mengamankan 11 orang pesilat yang terlibat dalam aksi pengeroyokan, perusakan, dan pencurian di Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Peristiwa tersebut terjadi pada 11 Februari 2025 lalu dan sempat menghebohkan warga setempat. Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman, dalam konferensi pers pada Selasa (17/02/25), menyatakan bahwa dari 11 orang […]

  • Pemdes Bakungtemenggungan Sidoarjo Dorong Kesadaran Pajak Warga Melalui Gebyar Pengundian Hadiah

    Pemdes Bakungtemenggungan Sidoarjo Dorong Kesadaran Pajak Warga Melalui Gebyar Pengundian Hadiah

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – pemerintah Desa Bakungtemenggungan kecamatan Balongbendo kabupaten Sidoarjo, Abu Daud, S.Ars, menggelar acara gebyar pengundian kupon dorprize pada Sabtu malam (5/10/2024) di halaman Balai Desa. Acara ini bertujuan untuk mengajak warga lebih taat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) P2, dengan memberikan apresiasi kepada mereka yang telah memenuhi kewajibannya.   Dalam acara tersebut, […]

  • NASDEM Rusdi Masse ,PSI, NASDEM

    Kejari Bandung Periksa Ketua NasDem DPD

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 144
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kejaksaan Negeri Bandung akan memanggil Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai NasDem Kota Bandung, Rendiana Awangga, untuk diperiksa pada hari Selasa (4 November 2025). Pemeriksaan ini dilaksanakan sebagai bagian dari penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Rendiana Awangga, yang juga menjadi anggota DPRD Kota Bandung, tiba di […]

  • Kepemimpinan di Tahun Baru: Fokus pada Disiplin dan Akuntabilitas Keuangan ASN, PNS dan PPPK

    Kepemimpinan di Tahun Baru: Fokus pada Disiplin dan Akuntabilitas Keuangan ASN, PNS dan PPPK

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mengawali tahun 2026 dengan sebuah upacara apel pagi yang dihadiri oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK. Acara ini menjadi momen penting untuk membangun semangat kerja sekaligus menegaskan kembali prinsip-prinsip dasar dalam menjalankan tugas pemerintahan. Penekanan pada Kedisiplinan ASN Pj. Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, […]

  • DPRD Jatim

    Rapat Paripurna Penetapan Ketua DPRD Jatim Ditunda, SDR: Muka Tembok Mantan Koruptor Hilang Rasa Malu

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 164
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penundaan Rapat Paripurna Penetapan Pimpinan DPRD Jatim definitif periode 2024-2029 yang seharusnya dilaksanakan Senim lalu. Diduga, karena adanya penunjukan Ketua DPRD Jatim mantan narapidana kurupsi. Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto, kepada media, menegaskan keputusan PKB dengan menunjuk atau mengajukan Musyafak Rouf sebagai Ketua DPRD Jatim tentu sudah mempertimbangkan payung hukum […]

  • Polrestabes Surabaya dan Ratusan Ojol Doa Bersama: Harmoni untuk Alm Affan Kurniawan

    Polrestabes Surabaya dan Ratusan Ojol Doa Bersama: Harmoni untuk Alm Affan Kurniawan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polrestabes Surabaya Polda Jatim bersama lebih kurang 500 pengemudi Ojek Online (Ojol) menggelar doa bersama di halaman Lapangan A Mapolrestabes Surabaya, Senin (1/9/2025). Suasana keakraban Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan dengan para driver Ojol tampak pada kegiatan doa bersama untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan. Kapolrestabes Surabaya mengungkapkan, doa bersama bukan hanya bentuk […]

expand_less