Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Pagelaran BFest ke-4 dan HUT ke-41 Sanggar Bougenville Meriahkan Pekan Kebudayaan Daerah ke-5 di Pontianak

Pagelaran BFest ke-4 dan HUT ke-41 Sanggar Bougenville Meriahkan Pekan Kebudayaan Daerah ke-5 di Pontianak

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perayaan Bougenville Festival yang Sukses Mengangkat Budaya Lokal

DIAGRAMKOTA.COM – Bougenville Festival (BFest) ke-4 yang digelar bersamaan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-41 Sanggar Bougenville berlangsung sukses di Museum Kota Pontianak, Sabtu malam (18/10/2025). Acara ini menjadi bagian dari Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) ke-5 dan diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Acara ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan pelaku seni daerah.

Selama acara, penonton disuguhkan berbagai tarian, musik tradisional, serta pertunjukan khas Kalimantan Barat yang memukau. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya lokal, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas seni mereka di panggung daerah.

Perwakilan Wali Kota Pontianak, Sri Sujiarti, S.H., M.Si., hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan apresiasinya terhadap keberlanjutan kegiatan budaya. Ia menyampaikan bahwa Sanggar Budaya Bougenville telah berhasil melestarikan seni dan budaya daerah. “Kami sangat mengapresiasi Sanggar Budaya Bougenville yang sudah melestarikan seni dan budaya daerah dan malam ini menyelenggarakan pagelaran seni dengan tema ‘Menghidupkan Nilai Leluhur, Membangkitkan Budaya di Hati Generasi Muda’,” ujar Sri Sujiarti dalam sambutannya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pontianak akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan kebudayaan yang berperan dalam menjaga identitas daerah serta memperkuat karakter generasi muda.

Sejarah dan Kontribusi Sanggar Bougenville

Sanggar Bougenville merupakan salah satu sanggar seni tertua di Kota Pontianak yang berdiri sejak lebih dari empat dekade lalu. Dalam usianya yang ke-41, sanggar ini terus aktif berkontribusi dalam pembinaan dan pengembangan kesenian tradisional Melayu serta budaya lokal lainnya.

Kepala Sanggar Bougenville, Yuza Yanis Chaniago, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi penerus. “Dalam rangka bagaimana menggalakkan tentang seni budaya khususnya budaya daerah untuk kita berikan kepada generasi muda selanjutnya supaya kita punya warisan yang punya nilai di mata dunia,” tutur Yuza.

Ia menilai bahwa tantangan globalisasi tidak boleh menjadi alasan untuk meninggalkan warisan budaya sendiri. Sebaliknya, menurutnya, seni dan budaya justru dapat menjadi modal besar bagi Indonesia untuk tampil di kancah internasional.

Pentingnya Penguatan Kebudayaan Nasional

Yuza juga menyampaikan pandangan tentang pentingnya penguatan kebudayaan nasional di tengah dinamika global. “Seharusnya Indonesia sudah membuka diri. Sekarang kita sudah punya Kementerian Kebudayaan sendiri, nah bagaimana menguatkan kebudayaan Indonesia yang tidak dipunyai satu negara pun di dunia ini. Nah disitulah kekuatan Indonesia untuk mengangkat kebudayaan itu menjadi nilai modal bagi Indonesia yang cemerlang,” ungkapnya.

Pada BFest tahun ini, beragam penampilan menampilkan perpaduan antara tarian tradisional dan modern dengan tetap mempertahankan nilai-nilai lokal. Penonton yang hadir tampak antusias menyaksikan para penari muda mempersembahkan gerak yang indah dan penuh makna.

Regenerasi Budaya di Tengah Kemajuan Zaman

Pagelaran BFest tahun ini juga menjadi ajang apresiasi bagi seniman muda Pontianak yang terus menunjukkan dedikasinya terhadap dunia seni. Selain itu, acara ini menjadi simbol regenerasi budaya di tengah kemajuan zaman yang semakin digital.

Kemeriahan acara tidak hanya dirasakan oleh para pelaku seni, tetapi juga oleh masyarakat yang hadir untuk menikmati suguhan budaya. Banyak di antara mereka yang mengungkapkan kebanggaan karena masih bisa menyaksikan pertunjukan seni tradisional di tengah kota modern seperti Pontianak.

Komitmen Pemerintah dalam Melestarikan Budaya

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku seni, dan masyarakat dalam upaya menjaga kekayaan budaya daerah.

Dengan suksesnya penyelenggaraan BFest ke-4 ini, Sanggar Bougenville kembali menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga seni yang konsisten menjaga warisan budaya. Melalui semangat “Menghidupkan Nilai Leluhur, Membangkitkan Budaya di Hati Generasi Muda”, Pontianak menegaskan posisinya sebagai kota yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga kokoh dalam menjaga nilai budaya leluhur.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Heroik Brimob Gendong Bayi Seberangi Jembatan Nyaris Roboh di Tapanuli Selatan

    Aksi Heroik Brimob Gendong Bayi Seberangi Jembatan Nyaris Roboh di Tapanuli Selatan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bencana banjir dan longsor di beberapa wilayah Sumatera terus memicu aksi kemanusiaan yang dramatis. Salah satu momen paling mengharukan terekam di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, di mana seorang personel Brimob Polda Sumatera Utara mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan seorang bayi dan warga yang terjebak banjir. Dalam sebuah insiden dramatis di Kecamatan Batang Toru, […]

  • New York Times Soroti MBG: Rapor Merah dan Ambisi Politik di Piring Siswa

    New York Times Soroti MBG: Rapor Merah dan Ambisi Politik di Piring Siswa

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Program Makan Bergizi Gratis: Harapan dan Tantangan di Lapangan DIAGRAMKOTA.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah Indonesia dengan tujuan memberikan asupan gizi yang layak bagi anak-anak, khususnya di daerah terpencil, sebenarnya memiliki niat mulia. Namun, di balik ambisi besar itu, banyak tantangan muncul yang memicu kekhawatiran dari berbagai pihak. Dari laporan media internasional […]

  • Akademi Kader Bangsa Dukung Pembukaan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara: Sinergi Membangun Ekosistem Sekolah Unggul Indonesia

    Akademi Kader Bangsa Dukung Pembukaan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara: Sinergi Membangun Ekosistem Sekolah Unggul Indonesia

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 206
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – 28 Oktober 2025-“Membangun manusia unggul tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi antar lembaga negara, yayasan pendidikan, dan masyarakat sipil agar setiap anak cerdas Indonesia memiliki akses, dukungan, dan masa depan yang layak.” Demikian disampaikan Miftah Sabri, Pendiri Akademi Kader Bangsa (AKB), saat pembukaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara […]

  • Wakil Ketum PBNU Zulfa Mustofa Siap Tertibkan Kelembagaan

    Wakil Ketum PBNU Zulfa Mustofa Siap Tertibkan Kelembagaan

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang menjabat, Zulfa Mustofa, mengungkapkan rencana untuk menyusun kembali struktur organisasi setelah terjadi perselisihan internal. Salah satu fokusnya adalah masalah administratif seperti keabsahan surat keputusan (SK) pengurus, baik di tingkat cabang maupun wilayah. “Saya berjanji tidak akan menghambat semua SK karena hal itu berkaitan dengan pelayanan-pelayanan,” ujar Zulfa […]

  • LPDP, Muhammadiyah

    LPDP Pendanaan Riset untuk Kemajuan Muhammadiyah

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 43
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – LPDP dan PP Muhammadiyah telah menyetujui pendanaan sebesar Rp20 miliar untuk 26 proposal riset dari 13 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTMA). Proyek ini diluncurkan melalui Program RISPRO Invitasi Berkemajuan, yang bertujuan untuk memperkuat amal usaha dan industri dalam ekosistem Muhammadiyah. Pendanaan ini menunjukkan komitmen kuat kedua institusi terhadap pengembangan penelitian yang berdampak nyata pada masyarakat. […]

  • FIFA Hukum FAM, 7 Pemain Naturalisasi Terancam Dilarang Main di Timnas Malaysia

    FIFA Hukum FAM, 7 Pemain Naturalisasi Terancam Dilarang Main di Timnas Malaysia

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tujuh pemain naturalisasi yang bermimpi kembali memperkuat Timnas Malaysia tampaknya tidak akan terwujud. Setelah FIFA menolak banding Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), peluang para pemain untuk kembali memakai jersey Harimau Malaya semakin kecil. Tujuh pemain naturalisasi yaitu Hector Hevel, Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Jon Irazabal, Joao Figueiredo, dan Imanol Machuca, dipastikan tidak […]

expand_less