Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Video Prabowo di Bioskop, Mengapa Presiden Tidak Boleh?

Video Prabowo di Bioskop, Mengapa Presiden Tidak Boleh?

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penjelasan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Terkait Pemutaran Video Presiden di Bioskop

DIAGRAMKOTA.COM – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, memberikan respons terkait adanya video Presiden Prabowo Subianto yang diputar sebagai pembuka film di bioskop. Menurutnya, layar bioskop, seperti layar televisi hingga media luar ruang, dapat digunakan untuk menyampaikan berbagai pesan, termasuk pesan komersial.

Hasan menegaskan bahwa jika pesan komersial diperbolehkan, maka pesan dari pemerintah dan presiden juga seharusnya bisa ditampilkan. “Kalau pesan komersil saja boleh, kenapa pesan dari pemerintah dan presiden enggak boleh?” ujarnya pada Minggu (14/9).

Menurut Hasan, tujuan pemerintah adalah untuk bersosialisasi dengan seluruh rakyat Indonesia mengenai berbagai kebijakan dan program yang telah dilakukan oleh pemerintah. “Agar masyarakat memahami bahwa banyak hal sudah dikerjakan oleh pemerintah,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa pesan-pesan pemerintah, serupa dengan pesan komersial, dapat ditayangkan pada waktu tunggu sebelum pemutaran film. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang berbagai upaya pemerintah dalam membangun negara.

Peristiwa Pemutaran Video Presiden di Bioskop

Beberapa waktu lalu, sebuah video yang menampilkan gambar bergerak Presiden Prabowo Subianto menjadi pembuka pemutaran film di bioskop. Informasi tersebut dikutip dari akun @catatanfilm, yang menyebutkan bahwa “Sebelum Film Mulai, Bioskop Sekarang Putar Video Presiden Prabowo”.

Banyak penonton merasa kaget karena adanya tayangan video yang menampilkan aktivitas dan pencapaian selama masa pemerintahan Presiden Prabowo. Pemutaran video tersebut juga mendapat berbagai tanggapan dari warganet.

Tanggapan Publik Terhadap Pemutaran Video

Beberapa netizen mengkritik pemutaran video Presiden di bioskop. Mereka beranggapan bahwa tayangan tersebut tidak sesuai dengan harapan pengunjung bioskop. Salah satu akun X, @ChakKum, menulis: “Nonton film itu bayar harusnya tidak dimasukin iklan berbau politik.”

Sementara itu, akun @dzakdelarocha menyampaikan pendapatnya dengan mengatakan: “Ditayangkannya video Prabowo sebelum menonton film di bioskop akan sangat amat merusak pengalaman bersinema.”

Tidak hanya netizen biasa, sutradara Timo Tjahjanto juga turut berkomentar mengenai isu ini. Ia menulis: “Respect is earned, not enforced,” yang berarti hormat diperoleh, bukan dipaksakan.

Pandangan Tentang Penggunaan Media untuk Sosialisasi

Pemutaran video Presiden di bioskop menimbulkan berbagai perdebatan. Ada yang melihatnya sebagai upaya sosialisasi yang baik, sementara ada pula yang merasa bahwa hal tersebut tidak pantas dilakukan di tempat umum seperti bioskop.

Pihak pemerintah berargumen bahwa sosialisasi penting untuk memastikan masyarakat memahami berbagai kebijakan dan program yang dilakukan. Namun, keberadaan pesan-pesan politik di tempat umum tetap menjadi topik yang kontroversial.

Kesimpulan

Pemutaran video Presiden di bioskop menjadi topik yang menarik perhatian publik. Meski pihak pemerintah menilai bahwa hal ini merupakan cara efektif untuk sosialisasi, banyak kalangan merasa bahwa tayangan semacam ini tidak sesuai dengan lingkungan bioskop. Dengan demikian, diperlukan diskusi lebih lanjut mengenai batasan dan etika penggunaan media untuk penyampaian pesan politik.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Thomas Djiwandono, Penunjukan Kekuasaan Ekonomi di Tengah Kejutan Pemilihan Umum

    Thomas Djiwandono, Penunjukan Kekuasaan Ekonomi di Tengah Kejutan Pemilihan Umum

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Indonesia, sebagai negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara, kembali menjadi sorotan internasional setelah Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana ambisius untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen pada tahun 2029. Namun, langkah ini memicu kekhawatiran tentang otonomi Bank Indonesia (BI), lembaga yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter negara tersebut. Dalam beberapa bulan terakhir, muncul […]

  • 2026, WeTV Indonesia Rilis 10 Series Original, Ini Sinopsis dan Pemainnya

    2026, WeTV Indonesia Rilis 10 Series Original, Ini Sinopsis dan Pemainnya

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 115
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – WeTV Indonesia mengumumkan serial original terbaru yang akan tayang mulai tahun 2026, sekaligus menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan berbagai perusahaan produksi lokal. Bekerja sama dengan SL23, MD Entertainment, Rapi Films, Unlimited Productions, Magma Entertainment, serta Hitmakers Studio, WeTV menyajikan serial-seri berkualitas yang memiliki cerita yang dekat, beragam, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat […]

  • 9 Potret Seleb yang Umrah di November 2025, Termasuk Shireen Sungkar!

    9 Potret Seleb yang Umrah di November 2025, Termasuk Shireen Sungkar!

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 98
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada bulan November, beberapa artis Indonesia melakukan ibadah umrah ke tanah suci. Mereka menjalani ibadah umrah bersama dengan keluarga dan teman-teman dekat. Bahkan ada artis yang melaksanakan ibadah umrah saat sedang dalam kondisi hamil. Musim umrah pada bulan November menjadi salah satu yang paling diminati karena saat ini Mekkah dan Madinah sedang memasuki musim […]

  • Polrestabes Surabaya Tangkap Pengedar Ganja, Amankan 269,631 Gram Narkotika

    Polrestabes Surabaya Tangkap Pengedar Ganja, Amankan 269,631 Gram Narkotika

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 228
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja dengan total berat netto 269,631 gram. Penangkapan ini terjadi di sebuah rumah kontrakan di Griyo Mapan Selatan, Kelurahan Tropodo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, pada Jumat, 12 Juli 2024. Kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari Kompol Suriah Miftah, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, […]

  • Jadwal Kapal Pelni Rute Nabire ke Jayapura

    Jadwal Kapal Pelni Rute Nabire ke Jayapura Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapal pelabuhan nasional (Pelni) kembali menyediakan layanan transportasi laut untuk masyarakat di wilayah Papua, khususnya rute Nabire menuju Jayapura. Pada bulan Februari 2026, terdapat beberapa kapal yang akan melintasi jalur tersebut, termasuk KM Sinabung dan KM Gunung Dempo. Layanan ini menjadi salah satu opsi penting bagi masyarakat yang membutuhkan akses transportasi darat maupun laut. Informasi […]

  • Warga Surabaya Polisikan Teman Sendiri

    Warga Surabaya Polisikan Teman Sendiri

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 217
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perselisihan antar teman bisa berujung panjang jika tak diselesaikan dengan kepala dingin. Hal inilah yang dialami oleh Muhammad Ali, warga Surabaya, yang resmi melaporkan temannya sendiri, berinisial JH, ke Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/480/IV/2025/SPKT/Polda Jatim dan diajukan pada 29 Januari 2025. […]

expand_less