Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » “Anak Rantau” yang Legendaris di Surabaya | Menjelajahi Kuliner Khas Surabaya

“Anak Rantau” yang Legendaris di Surabaya | Menjelajahi Kuliner Khas Surabaya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Jika di seri pertama kita telah menjelajahi kuliner “asli arek Suroboyo”, kali ini mari mengenal kisah lain: kuliner “anak rantau”. Ya, ternyata banyak makanan yang berasal dari kota lain, namun justru menemukan “rumah” dan kepopulerannya di Surabaya.

Mereka bukan sekadar pengunjung, tetapi telah berubah menjadi bagian dari ciri khas kuliner Kota Pahlawan.

Pendatang yang Jadi Ikon

Banyak hidangan lezat yang terkenal di Surabaya ternyata berasal dari luar kota. Namun, lamanya keberadaan dan rasa cinta masyarakat membuatnya seolah-olah merupakan makanan khas Surabaya.

a. Tahu Campur

Asalnya dari Lamongan, namun warung yang berada di Jalan Kalasan, Pacar Keling telah beroperasi sejak tahun 1975 dan menjadi ikon legendaris. Sebuah mangkuk tahu campur merupakan kombinasi sempurna antara petis dengan potongan tahu goreng, mi kuning, lontong, tauge, selada air, serta lentho (perkedel singkong) yang disiram dengan kuah daging sapi.

Ditambah dengan kerupuk dan sambal, hidangan ini merupakan kesempurnaan rasa dengan perpaduan segar, pedas, dan manis yang membuat rindu.

b. Rawon

Rawon lahir dari Ponorogo, namun Surabaya yang menjadikannya sebagai ikon. Kuahnya yang gelap pekat berasal dari bumbu kluwek yang memiliki rasa kaya dan aroma yang menggugah selera. Makanan ini sempurna berpadu dengan potongan daging sapi yang besar dan lembut.

Sajian ini dilengkapi dengan tauge pendek, bawang goreng, dan sambal, mampu menggugah selera lidah kita. Rasanya gurih dan manis. Pasangan sempurna untuk rawon adalah telur asin, kerupuk udang, serta tempe goreng.

Yang ikonik adalah Rawon Setan di Jl. Embong Malang No.78/I, Genteng. Jangan tertipu oleh namanya, ya. Disebut “setan” karena rawon ini dahulu hanya buka setelah pukul 12 malam.

Minuman Orang Asing yang Disukai

Tidak hanya makanan, minuman khas daerah juga turut memperkaya nuansa Surabaya.

a. Angsle

Minuman hangat khas Malang ini menjadi hidangan khas Surabaya. Kaldu jahe bercampur santan ringan yang menambah rasa gurih, disiram ke atas ketan putih, kacang hijau, mutiara, kacang tanah, serta potongan roti tawar.

Sebowl angsle yang mirip dengan “selimut cair” yang cocok untuk Surabaya pada malam hari.

Salah satu yang terkenal adalah Angsle dan Ronde Pak Imam di Jl. Manyar Kertoarjo V no 53, yang hanya buka selama 3 jam karena selalu habis.

b. Es Legen

Minuman ini mudah ditemui di tepi jalan Surabaya, namun bahan utamanya, nira pohon lontar (siwalan), berasal dari Tuban atau Lamongan. Rasanya alami dan segar, membuat lupa panasnya siang Kota Pahlawan.

Saat ini, yang menjadi pilihan banyak orang adalah Es Legen Cakar Mas yang berada di Jalan Sulawesi No. 19, Gubeng, telah beroperasi sejak tahun 2006.

c. Dawet Siwalan

Buah siwalan yang kenyal berpadu dengan kuah santan yang lezat, gula siwalan yang manis, es batu, dan tambahan nangka untuk yang menyukainya—membuat dawet siwalan menjadi minuman penyegar khas siang hari.

Meskipun berasal dari Paciran (Lamongan), ia juga memuaskan lidah warga Surabaya. Bisa dicoba di Dawet Siwalan Slundu, Jl. Pabrik Kulit Wonocolo, Gang Chasan.

Perasaan yang Bersatu di Surabaya

Masakan Surabaya memang tidak pernah membosankan. Kota ini merupakan ruang terbuka yang ramah: ada yang asli, ada yang diadaptasi, dan ada pula yang merupakan hasil akulturasi.

Selain dikenal dengan masakan khas yang tak tergantikan, kota ini juga menjadi tempat tinggal bagi berbagai jenis masakan Jawa Timur. Mulai dari rujak cingur yang terkenal, pecel semanggi yang sederhana, hingga rawon, tahu campur, dan angsle yang turut memuaskan para penggemar kuliner Surabaya—semuanya bersatu menjadi cerita rasa yang sulit dilupakan.

Jadi, apakah kamu sudah siap merencanakan perjalanan kuliner di Kota Pahlawan? Jangan lupa ajak saya jika berkunjung, ya! (*)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Kuliner Unik Ponorogo yang Harus Dicoba, Mulai dari Dawet Pecel hingga Adrem

    5 Kuliner Unik Ponorogo yang Harus Dicoba, Mulai dari Dawet Pecel hingga Adrem

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 182
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Ponorogo tidak hanya dikenal karena budaya reognya, tetapi juga menyimpan makanan khas yang bisa ditemui di kota yang disebut sebagai Kota Reog. Mulai dari segarnya dawet pecel hingga lembutnya camilan adrem, berikut lima rekomendasi makanan khas di Bumi Reog yang mungkin tidak kamu temukan di kota lain. 1. Adrem Makanan tradisional adrem terbuat […]

  • Jawa Timur Dominasi Festival KIM 2024, Raih Penghargaan Bergengsi

    Jawa Timur Dominasi Festival KIM 2024, Raih Penghargaan Bergengsi

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Provinsi Jawa Timur kembali membuktikan keunggulannya dalam bidang informasi dan komunikasi publik dengan meraih prestasi gemilang di Festival Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) 2024. Acara yang berlangsung di Anjungan City of Makassar, Pantai Losari, Makassar, dari tanggal 9 hingga 11 Agustus 2024 ini menjadi saksi dominasi Jawa Timur dalam hal partisipasi dan prestasi. Data […]

  • cabai Perubahan Harga Pangan di Jawa Timur

    Harga Cabai Rawit Turun Drastis di awal bulan suci Ramadhan, Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli

    • calendar_month Rab, 5 Mar 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 178
    • 0Komentar

     DIAGRAMKOTA.COM – Harga cabai rawit di Pasar Krian mengalami penurunan drastis dalam beberapa waktu terakhir. Setelah sebelumnya sempat menyentuh angka Rp110.000 per kilogram, kini harganya anjlok hingga Rp50.000 per kilogram. Penurunan ini terjadi secara bertahap dengan selisih Rp10.000 hingga Rp20.000 setiap kali mengalami penurunan. Wiwit, salah satu pedagang di Pasar Krian, mengungkapkan bahwa turunnya harga […]

  • Magnet Keindahan Kota Lama, AH Thony: Perhatikan Kenyamanan dan Keamanan Warga di malam hari

    Magnet Keindahan Kota Lama, AH Thony: Perhatikan Kenyamanan dan Keamanan Warga di malam hari

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 125
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kota Lama Surabaya telah menjadi magnet baru sejak diresmikan oleh walikota pada 3 Juli 2024. Kawasan ini selalu ramai, terutama di akhir pekan. Lalu lintas di jalan arteri Rajawali dan Jembatan Merah menunjukkan keberhasilan revitalisasi ini. Namun, kondisi berbeda terlihat di Jalan Mliwis, sebuah jalan sempit yang diapit tembok rustic dan gedung antik. […]

  • Dugaan Penipuan Amazon Fedex Palsu Mengatasnamakan Amazon Gemparkan Media Sosial

    Dugaan Penipuan Amazon Fedex Palsu Mengatasnamakan Amazon Gemparkan Media Sosial

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Diagram Kota Jakarta – Penelusuran admin grup korban Amazon Fedex M, mengungkap adanya dugaan penipuan e-commerce yang mengklaim sebagai Amazon berbasis di Singapura. Dugaan Penipuan ini telah menimbulkan kerugian bagi ratusan masyarakat Indonesia, kebanyakan dari mereka berpenghasilan rendah korban menyatakan pada wartawan diagramkota.com. Menurut M, platform ini masih aktif merekrut seller, meskipun konsumennya berasal dari […]

  • Tabungan Emas dari Sampah, Inovasi Sosial Ibu Eka Sri Hasilkan Rp55 Juta untuk Warga

    Tabungan Emas dari Sampah, Inovasi Sosial Ibu Eka Sri Hasilkan Rp55 Juta untuk Warga

    • calendar_month Sen, 11 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 142
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di Desa Curahnongko, bagian selatan Kabupaten Jember, Ibu Eka Sri berhasil menjadikan sampah sebagai aset berharga bagi warga melalui Bank Sampah Meranti Peduli. Selain menggerakkan bank sampah, Ibu Eka yang juga merupakan Agen Pegadaian mengajak masyarakat berinvestasi lewat Tabungan Emas, sehingga sampah yang dikumpulkan dapat diubah menjadi simpanan emas. Sejak bergabung dengan Agen […]

expand_less