Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Buleks : Keterlambatan Proses Perizinan Hambat Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi Di Kota Pahlawan

Buleks : Keterlambatan Proses Perizinan Hambat Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi Di Kota Pahlawan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono menyoroti soal Keterlambatan proses perizinan menjadi permasalahan serius yang dihadapi oleh berbagai pihak, termasuk pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat.

Proses perizinan yang memakan waktu lama dapat menghambat berbagai aktivitas, termasuk investasi, pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi.

Menurut data dan analisis yang ada, keterlambatan proses perizinan disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain regulasi yang rumit dan tumpang tindih, koordinasi yang buruk antar instansi terkait, kekurangan sumber daya, praktik birokrasi yang tidak efisien, dan kurangnya transparansi.

“Proses perizinan yang lamban menjadi salah satu hambatan utama dalam pembangunan dan penanaman modal. Ini harus segera dibenahi,” kata Budi, Selasa (15/7/2025).

Ia mengungkapkan, sejumlah faktor menjadi penyebab keterlambatan tersebut, di antaranya regulasi yang rumit dan tumpang tindih, lemahnya koordinasi antarinstansi, kurangnya sumber daya manusia dan teknologi, serta praktik birokrasi yang belum efisien dan transparan.

Dampak dari persoalan ini dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan investor. Banyak proyek terhambat, pendapatan daerah berkurang, dan kepercayaan publik menurun.

“Pemerintah harus melakukan langkah strategis dengan menyederhanakan regulasi, memperkuat koordinasi, dan mengoptimalkan sistem perizinan berbasis online,” tegasnya.

Ketua Fraksi PDIP Surabaya ini juga mendorong pelibatan seluruh elemen masyarakat dalam proses pengawasan perizinan, mulai dari RT, RW, kelurahan, kecamatan, hingga organisasi kepemudaan.

“Dengan reformasi sistem perizinan yang lebih efisien dan transparan, diharapkan investasi di Surabaya dapat meningkat, pembangunan berjalan lancar, dan masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung,” tutupnya.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramalan Shio Hari Ini: Cinta, Karier, dan Nomor Hoki Lengkap 11 November 2025

    Ramalan Shio Hari Ini: Cinta, Karier, dan Nomor Hoki Lengkap 11 November 2025

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 68
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada kalender Tionghoa, hari Selasa 11 November 2025 termasuk dalam Shio Monyet Kayu, bulan Shio Babi Api, dan tahun Shio Ular Kayu. Dikabarkan, energi Hari Penerimaan akan berdampak pada nasib Shio Tikus, Shio Kerbau, Shio Macan, Shio Kelinci, Shio Naga, Shio Ular, Shio Kuda, Shio Kambing, Shio Monyet, Shio Ayam, Shio Anjing, dan Shio […]

  • Proses Akuisisi oleh ASDP Dibantah oleh Kuasa Hukum Ira Puspadewi

    Proses Akuisisi oleh ASDP Dibantah oleh Kuasa Hukum Ira Puspadewi

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kuasa hukum Ira Puspadewi, Soesilo Wibowo, menegaskan bahwa semua tuduhan terhadap kliennya telah dibantah melalui dokumen-dokumen yang disajikan dalam persidangan. Ia menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh ASDP dalam proses akuisisi tidak hanya sekadar transaksi bisnis biasa, tetapi melibatkan seluruh aset PT Jembatan Nusantara (JN). Aspek Legal dan Dokumen Persidangan Soesilo menekankan bahwa seluruh […]

  • Silaturahmi dengan Keluarga Tebuireng, Risma Klaim Bagian dari Keluarga

    Silaturahmi dengan Keluarga Tebuireng, Risma Klaim Bagian dari Keluarga

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tri Rismaharini, yang kini menjadi calon Gubernur Jawa Timur, berziarah ke makam tiga tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Pada Rabu (4/9/2024). Kunjungan ini juga dimanfaatkan Risma untuk bersilaturahmi dengan keluarga pendiri NU di Tebuireng. Risma, yang juga menjabat sebagai Menteri Sosial, lebih dulu menemui keluarga besar Pondok Pesantren Tebuireng di Jombang. […]

  • Polda Jatim Ungkap Ratusan Pelaku Aksi Anarkis di 10 Kota, Kerugian Capai Rp 256 Miliar

    Polda Jatim Ungkap Ratusan Pelaku Aksi Anarkis di 10 Kota, Kerugian Capai Rp 256 Miliar

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 126
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polda Jawa Timur merilis perkembangan penanganan kasus perusakan, penjarahan, dan pembakaran fasilitas umum yang terjadi dalam rangkaian aksi anarkis di sejumlah wilayah Jatim, Kamis (18/9/2025) di Gedung Press Conference Bidhumas Polda Jatim. Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., didampingi Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast dan Dirreskrimum Kombes […]

  • Sepi Pengunjung,DPRD Surabaya Dorong Serambi Ampel Lebih Hidup dan Jadi Pusat Kuliner Menarik

    Sepi Pengunjung,DPRD Surabaya Dorong Serambi Ampel Lebih Hidup dan Jadi Pusat Kuliner Menarik

    • calendar_month Kam, 19 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 109
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wisata kuliner Serambi Ampel telah diresmikan Pemkot Surabaya pada 5 Maret 2024 lalu. Sayangnya, hingga kini wisata yang dulunya merupakan tempat jagal babi itu masih sepi pembeli. Tercatat, 161 pedagang harusnya menempati stan-stan di Serambi Ampel. Mereka berasal dari tiga kecamatan, yakni Semapir, Pabean Cantikan, dan Simokerto. Kendati demikian, hingga sekarang belum semua […]

  • RUU Pendidikan Nasional Harus Serap Nilai-Nilai Lokal, Kata Rasiyo

    RUU Pendidikan Nasional Harus Serap Nilai-Nilai Lokal, Kata Rasiyo

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo, menekankan pentingnya mengakomodasi nilai-nilai lokal dalam Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) yang saat ini tengah digodok di tingkat pusat. Menurutnya, pendidikan nasional yang ideal harus berakar kuat pada budaya dan kearifan lokal agar mampu membentuk karakter peserta didik yang unggul dan berkepribadian. “Pendidikan bukan […]

expand_less