Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Istri Sah Pendiri Universitas Malahayati Minta Perlindungan Hukum

Istri Sah Pendiri Universitas Malahayati Minta Perlindungan Hukum

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMIstri Sah Pendiri Universitas Malahayati Minta Perlindungan Hukum: “Saya dan Anak-Anak Dikesampingkan!”
Bandar Lampung, Minggu, 06 April 2025

Rosnati Syech, seorang pensiunan berusia 72 tahun, menggegerkan publik dengan permohonan perlindungan hukum yang ia ajukan kepada Kapolresta Bandar Lampung.

Permohonan tersebut menguak konflik internal keluarga besar di balik salah satu institusi pendidikan ternama, Universitas Malahayati.

Rosnati, istri sah dari Rusli Bintang—tokoh pendiri Universitas Malahayati—menyampaikan keresahannya atas dugaan pengambilalihan paksa aset yayasan yang menurutnya merupakan harta bersama hasil perkawinan mereka.

Dalam permohonan tertulisnya, ia menyebut bahwa tanah dan bangunan yang digunakan universitas adalah milik anak-anaknya, hasil dari pernikahan sahnya dengan Rusli Bintang sejak 1975.

Namun, situasi berubah drastis saat Rusli Bintang secara sepihak membatalkan pernyataan awal yang menjanjikan pengelolaan yayasan kepada Rosnati dan anak-anaknya.

Tak hanya itu, Rosnati mengaku dirinya disingkirkan dari posisi pembina di Yayasan Alih Teknologi (ALTEK), dan posisinya digantikan oleh istri muda Rusli Bintang, Elly Rumengan, tanpa persetujuannya. Ia juga mengungkap adanya dugaan pemalsuan dokumen untuk mengubah struktur yayasan dan mengganti kepemimpinan universitas secara diam-diam.

Rosnati mengklaim dirinya dan keluarga merasa terancam, setelah menerima informasi bahwa akan ada pengerahan orang tidak dikenal (OTK) untuk menduduki kampus Universitas Malahayati pada 7 April 2025. Aksi tersebut disebut bertujuan menggantikan posisi anaknya, Dr. M. Kadafi, sebagai rektor.

“Semua ini bertujuan untuk menguasai aset bersama dan menghapus hak kami yang sah. Saya hanya ingin keadilan untuk saya dan anak-anak saya,” ujar Rosnati dalam suratnya.(dk/tgh)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Long Weekend, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Gelar Patroli Skala Besar Gabungan TNI Polri

    Long Weekend, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Gelar Patroli Skala Besar Gabungan TNI Polri

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 257
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan patroli skala besar. Patroli ini melibatkan polisi, TNI, hingga Pemkot Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama libur panjang. Patroli gabungan skala besar ini digelar secara rutin oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak terutama saat akhir pekan. Selain secara mobile, pihak kepolisian juga […]

  • Khutbah Jumat

    Mempersiapkan Hati Menuju Bulan Suci Ramadhan, Khutbah Jumat Terakhir Bulan Syaban 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada bulan Syaban, umat Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia, mempersiapkan diri untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Bulan ini menjadi momen penting untuk membersihkan hati, memperbaiki hubungan dengan sesama, dan meningkatkan kualitas ibadah. Khutbah Jumat terakhir di bulan Syaban menjadi ajang pengingat bagi para jamaah agar menjalani persiapan spiritual yang maksimal. Bulan Syaban memiliki […]

  • Keracunan Massal di Surabaya: Puluhan Warga Terdampak Usai Makan Makanan Selamatan

    Keracunan Massal di Surabaya: Puluhan Warga Terdampak Usai Makan Makanan Selamatan

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Beberapa waktu lalu, kejadian tidak terduga terjadi di kawasan Jalan Sido Kapasan, Surabaya. Puluhan warga mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan selamatan yang disajikan dalam acara tertentu. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran dan memicu investigasi dari pihak berwenang. Gejala Awal dan Penyebaran Kasus Kasus pertama dilaporkan pada Rabu, 1 April 2026, ketika sejumlah warga mulai […]

  • banjir jember

    Bencana Alam di Lumajang: Banjir dan Longsor Menewaskan Satu Orang, Dua Warga Hilang

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 260
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bencana alam kembali mengguncang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Hujan deras yang terjadi sejak awal November 2025 menyebabkan banjir dan longsor yang melanda delapan kecamatan. Peristiwa ini menimbulkan korban jiwa dan kerusakan besar pada infrastruktur serta rumah warga. Korban Jiwa dan Pencarian Warga Hilang Salah satu korban meninggal dalam bencana ini adalah Supandi (54), warga […]

  • Analisis & Prediksi: PSM vs Persebaya, Laga Tunda Pekan ke-4

    Analisis & Prediksi: PSM vs Persebaya, Laga Tunda Pekan ke-4

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 120
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Liga Super BRI kembali menyajikan pertandingan legendaris yang selalu dinantikan. PSM Makassar akan menjamu lawan bebuyutan mereka, Persebaya Surabaya, dalam laga tunda pekan ke-4 Liga Super BRI 2025-2026. Laga sengit ini akan digelar di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare pada Sabtu, 6 Desember 2025, pukul 19.00 WIB (atau 20.00 WITA). Pertandingan PSM melawan Persebaya […]

  • Kotak Kosong Bukan Golput, Bawaslu Surabaya: Edukasi Pemilih Pilwali Surabaya 2024 Sangat Penting

    Kotak Kosong Bukan Golput, Bawaslu Surabaya: Edukasi Pemilih Pilwali Surabaya 2024 Sangat Penting

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 183
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kotak Kosong bukan Golput, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya, Novli Bernando Thyssen, menegaskan pentingnya memberikan pemahaman yang mendalam kepada masyarakat terkait keberadaan kotak kosong dalam Pilkada Serentak 2024. Dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, pemilih akan dihadapkan pada dua pilihan: satu calon tunggal dan kotak kosong. Novli menjelaskan […]

expand_less