Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Prosesi Adat Yang Masih Dijalankan Di Era Modern

Prosesi Adat Yang Masih Dijalankan Di Era Modern

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Prosesi adat yang masih dijalankan di era modernDi tengah arus modernisasi yang begitu deras, tak sedikit prosesi adat yang tetap lestari, bahkan mengalami adaptasi untuk tetap relevan dengan zaman. Keberadaan prosesi-prosesi ini bukan sekadar pelestarian budaya semata, melainkan juga cerminan identitas dan jati diri bangsa yang kokoh.

Salah satu contoh yang menonjol adalah prosesi pernikahan adat. Di berbagai daerah, pernikahan tak hanya sekadar perjanjian suci antara dua insan, tetapi juga sebuah perhelatan budaya yang melibatkan seluruh anggota keluarga dan masyarakat. Misalnya, pernikahan adat Jawa dengan prosesi ijab kabul, sungkeman kepada orang tua, dan panggih yang sarat makna dan simbolisasi. Meskipun tren pernikahan modern seperti prewedding photoshoot dan resepsi mewah bercampur dengan adat, inti dari prosesi tetap dijaga. Sungkeman, misalnya, tetap menjadi momen penting yang menyiratkan rasa hormat dan bakti kepada orang tua, sebuah nilai luhur yang tetap relevan di era modern. Bahkan, banyak pasangan muda yang secara sadar memilih untuk mengedepankan nilai-nilai tradisional dalam pernikahan mereka, sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan penguatan ikatan keluarga.

Proses lain yang masih dijalankan adalah upacara kematian. Di beberapa daerah, prosesi pemakaman masih dilakukan dengan ritual-ritual khusus yang mencerminkan kepercayaan dan keyakinan masyarakat setempat. Upacara Ngaben di Bali, misalnya, merupakan prosesi kremasi yang kompleks dan sakral, melibatkan berbagai tahapan ritual yang membutuhkan waktu dan persiapan yang matang. Meskipun modernisasi telah menyentuh berbagai aspek kehidupan, prosesi Ngaben tetap dijalankan dengan khidmat, menunjukkan betapa kuatnya akar budaya Bali dan kepercayaan masyarakatnya terhadap kehidupan setelah kematian. Adaptasi modern terlihat pada penggunaan teknologi dalam dokumentasi upacara, namun inti dari ritual dan filosofinya tetap dijaga.

Selain pernikahan dan kematian, prosesi adat terkait pertanian juga masih dijalankan di berbagai daerah. Upacara Seren Taon di Jawa Tengah, misalnya, merupakan perayaan panen padi yang melibatkan berbagai ritual dan persembahan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan leluhur. Seren Taon bukan hanya sekadar perayaan panen, tetapi juga ungkapan rasa syukur atas hasil bumi dan doa untuk keberhasilan panen di masa mendatang. Di era modern, Seren Taon tetap dirayakan dengan khidmat, meskipun teknologi pertanian modern telah mengubah cara bertani. Perpaduan antara teknologi dan tradisi ini menunjukkan kemampuan masyarakat untuk beradaptasi tanpa meninggalkan akar budayanya.

Keberlangsungan prosesi adat di era modern tak lepas dari peran berbagai pihak. Pemerintah berperan penting dalam memberikan dukungan dan perlindungan terhadap budaya lokal, termasuk melalui program pelestarian dan pengembangan seni budaya. Lembaga pendidikan juga memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda melalui pendidikan formal maupun non-formal. Sementara itu, masyarakat sendiri memiliki peran paling krusial dalam menjaga dan melestarikan prosesi adat melalui partisipasi aktif dan penerusan tradisi kepada generasi penerus.

Tantangan tentu saja tetap ada. Modernisasi dan globalisasi berpotensi mengikis nilai-nilai tradisional, sehingga diperlukan upaya yang konsisten untuk menjaga kelestarian prosesi adat. Salah satu upaya yang efektif adalah dokumentasi dan digitalisasi prosesi adat, sehingga dapat diakses dan dipelajari oleh generasi muda secara luas. Selain itu, integrasi prosesi adat ke dalam sektor pariwisata juga dapat menjadi strategi yang efektif untuk mempromosikan budaya dan sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat setempat.

Pada akhirnya, kelestarian prosesi adat di era modern merupakan cerminan dari kesadaran dan komitmen kita untuk menjaga warisan budaya bangsa. Dengan menjaga dan melestarikan tradisi, kita tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga memperkuat jati diri bangsa dan menjamin keberlanjutan nilai-nilai luhur bagi generasi mendatang. Proses adaptasi dan inovasi yang bijak akan menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga keseimbangan antara tradisi dan modernitas.

Prosesi adat yang masih dijalankan di era modern

(red)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bancakan 130 Miliar di Bandung Barat: Pejabat Diduga Terlibat, KPK Periksa Tangan

    Bancakan 130 Miliar di Bandung Barat: Pejabat Diduga Terlibat, KPK Periksa Tangan

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Penolakan Masyarakat terhadap Bancakan Anggaran di Bandung Barat DIAGRAMKOTA.COM –Ā Di Kabupaten Bandung Barat (KBB), penolakan masyarakat terhadap praktik bancakan anggaran semakin meningkat. Namun, tampaknya tindakan yang dilakukan oleh para elite birokrat setempat tidak menunjukkan kepedulian terhadap keluhan publik dan lembaga antikorupsi. Justru, muncul indikasi kuat adanya manuver politik dan birokrasi yang terstruktur antara Sekretaris Daerah […]

  • Pangdam V/Brawijaya Hadiri Penutupan Lomba Tenis Lapangan HUT Persit KCK Ke-80

    Pangdam V/Brawijaya Hadiri Penutupan Lomba Tenis Lapangan HUT Persit KCK Ke-80

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., menghadiri penutupan pertandingan Lomba Tenis Lapangan dalam rangka HUT Persit Kartika Chandra Kirana ke-80 Tahun 2026 di Lapangan Jasdam V/Brawijaya, Rabu (28/01/2026). Pangdam V/Brawijaya hadir didampingi Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen […]

  • Aksi Budaya ā€œAkselerasiā€ Sidoarjo Lanjut ke Pendopo: Sekda, Kadisbud, dan Budayawan Berdialog, Pers Siap Kawal Tuntas

    Aksi Budaya ā€œAkselerasiā€ Sidoarjo Lanjut ke Pendopo: Sekda, Kadisbud, dan Budayawan Berdialog, Pers Siap Kawal Tuntas

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 157
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gelombang aksi damai bertajuk Akselerasi Budaya Sidoarjo (Aksi Selaras dan Aspirasi Budaya) berlanjut hingga ke Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Selasa Kliwon, 22 Juli 2025. Usai menyuarakan tuntutan di depan Gedung DPRD, ratusan pelaku budaya dan seniman bergerak menuju pusat pemerintahan daerah untuk melanjutkan penyampaian aspirasi. Aksi ini disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten […]

  • Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026 Kemenag ,Muhammadiyah, Ramadan 1447 H

    Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026: Apakah Ada Tambahan Setelah Tahun Baru?

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 207
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Ā Libur nasional dan cuti bersama menjadi perhatian utama bagi masyarakat, terutama menjelang akhir tahun. Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri telah menetapkan jadwal libur nasional untuk tahun 2026. Salah satu pertanyaan yang sering diajukan adalah apakah ada tambahan cuti bersama setelah libur Tahun Baru. Libur Tahun Baru 2026: Hanya Satu Hari Menurut […]

  • Kondisi Umum untuk Zodiak Aquarius

    Kondisi Umum untuk Zodiak Aquarius

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Ā Hari ini, Aquarius cenderung mengalami perubahan dalam kecepatan geraknya. Energi yang terasa terbatas membuat Anda merasa kurang percaya diri dalam mengambil langkah-langkah penting, sehingga sikap pasif bisa mendominasi sepanjang hari. Meskipun demikian, situasi ini bukan alasan untuk larut dalam keraguan. Dengan menanamkan pola pikir yang lebih positif dan tidak terlalu keras pada diri sendiri, […]

  • Ahmad Riyadh Tetap Pimpin Asprov PSSI Jawa Timur, Pemilihan Ketua Baru Ditunda

    Ahmad Riyadh Tetap Pimpin Asprov PSSI Jawa Timur, Pemilihan Ketua Baru Ditunda

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 82
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Ā Ahmad Riyadh tidak lagi berkeinginan untuk menjabat sebagai Ketua PSSI Provinsi Jawa Timur. Hal ini menjadi alasan ia tidak mendaftarkan diri sebagai calon Ketua PSSI Provinsi Jatim periode 2026–2030. Namun, tampaknya kepemimpinan Riyadh akan terus berlanjut meskipun masa jabatannya akan berakhir pada 12 Januari mendatang. Ia masih memiliki kesempatan untuk memimpin PSSI Jatim sebagai […]

expand_less