Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Forwas Gelar Tadarus Jurnalistik, Bahas Akhlak Pejabat Publik

Forwas Gelar Tadarus Jurnalistik, Bahas Akhlak Pejabat Publik

  • account_circle Adis
  • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas) kembali menggelar diskusi rutin bertajuk Tadarus Jurnalistik pada Jumat (14/3). Kali ini, tema yang diangkat adalah “Bincang Akhlak Pejabat Publik”, dengan narasumber Kepala Divisi Gakkumdu Bawaslu Sidoarjo, Moch. Arif.

Dalam pemaparannya, Arif menegaskan bahwa idealnya pejabat publik harus memiliki akhlak sebagaimana dicontohkan Rasulullah, yaitu shidiq (jujur), amanah (menjalankan janji), dan fatonah (bijak dalam menyikapi persoalan masyarakat). Namun, ia mengakui bahwa realitasnya tidak semudah itu.

“Bawaslu dan KPU sebagai filter awal dalam pemilu dan pilkada tidak sepenuhnya bisa menyaring calon dengan akhlak buruk, karena kami hanya menjalankan prosedur sesuai regulasi,” ujarnya.

Ia mencontohkan bagaimana pada Pemilu 2019, mantan napi koruptor sempat dilarang mencalonkan diri, tetapi ketika aturan tersebut dicabut, banyak dari mereka kembali maju dan bahkan terpilih. “Kami tidak bisa membatalkan pencalonan mereka karena undang-undang memperbolehkan,” jelasnya.

Arif menekankan bahwa pencegahan bisa dilakukan dengan mengawal proses pembuatan undang-undang yang lebih ketat. “Jadi kita bisa kawal bersama melalui teman-teman media mengenai aturan ini,” katanya.

Selain itu, Bawaslu terus berupaya meningkatkan pendidikan politik bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam mengawal demokrasi dan akhlak pejabat publik.

Sementara itu, Ketua Forwas M. Taufik menyatakan bahwa Tadarus Jurnalistik bukan sekadar diskusi, tetapi juga ruang refleksi bagi jurnalis dalam mengawal moralitas pemimpin melalui pemberitaan.

“Acara ini menjaga nalar kita. Setidaknya kita berpikir soal akhlak pejabat, meski belum ada aksi nyata. Ini upaya bersama mengawal mereka melalui pemberitaan,” tuturnya.(Dk/di)

  • Penulis: Adis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Merek Denza: Putusan Mahkamah Agung Mengakhiri Persaingan Hukum

    Sengketa Merek Denza: Putusan Mahkamah Agung Mengakhiri Persaingan Hukum

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Putusan Mahkamah Agung (MA) dalam kasus sengketa merek antara PT Worcas Nusantara Abadi dan BYD Limited Company telah menjadi titik akhir dari persaingan hukum yang berlangsung selama beberapa tahun. Dalam putusan Nomor 1338 K/Pdt.Sus-HKI/2025, MA menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh BYD, sehingga menguatkan keputusan pengadilan tingkat pertama yang menyatakan gugatan BYD tidak dapat […]

  • Antasari Azhar

    Profil dan Biodata Antasari Azhar, Mantan Ketua KPK yang Meninggal di Usia 72 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 386
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pergiannya Antasari Azhar menyebabkan kesedihan mendalam bagi masyarakat Indonesia, khususnya di kalangan para penegak hukum. Ia dikenal sebagai sosok yang tegas dan berani dalam menangani kasus korupsi di negara ini. Sebagai mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari dihargai karena kejujurannya dan komitmennya terhadap keadilan. Namun, perjalanan hidupnya juga penuh dengan tantangan dan perdebatan. […]

  • Ariel NOAH Jadi Dilan

    Ariel NOAH Jadi Dilan ITB 1997 dan Dilan Amsterdam

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 260
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemusik Nazril Irham yang dikenal dekat sebagaiAriel NOAHakan memainkan peran utama dalam sebuah filmDilan ITB 1997 dan Dilan Amsterdam. Kedua film ini akan melanjutkan kisah perjalanan film Dilan yang sebelumnya terdapat dalamDilan 1990 (2018) dan Dilan 1991 (2019). Ariel mengatakan awalnya ia ditawarkan oleh penulis Dilan,Pidi Baiq, untuk dua proyek ini namun masih ragu […]

  • Wali Kota Surabaya Lestarikan Budaya Lokal

    Wali Kota Surabaya Lestarikan Budaya Lokal, Pengamat: Surabaya Dikenal sebagai Kota Multikultural

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 163
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah video yang menampilkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengikuti kesenian Sandur Madura viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, Wali Kota terlihat antusias mengikuti alur tari dan musik tradisional yang khas dari budaya Madura. Tindakan ini menarik perhatian masyarakat luas dan menjadi topik pembicaraan di berbagai kalangan. Peran Pemimpin dalam Melestarikan Kebudayaan Sosiolog […]

  • Khofifah ,IPA SPAM Mojolagres Swaniti Initiative Gubernur Khofifah, Bansos , Pamekasan

    Gubernur Jatim: Bantuan Sosial untuk Masyarakat Rentan Jelang Ramadan di Jawa Timur

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 131
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat kebijakan bantuan sosial (bansos) dalam upaya mendukung masyarakat yang kurang mampu, khususnya menjelang bulan suci Ramadan. Salah satu bentuk dukungan tersebut dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan menyalurkan bantuan sebesar Rp3 miliar kepada warga Kabupaten Sidoarjo. Penyaluran bansos ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah […]

  • Habiburokhman Tegaskan Narasi Posisi Polri di Bawah Kementerian Justru Melemahkan Kepemimpinan Presiden Prabowo

    Habiburokhman Tegaskan Narasi Posisi Polri di Bawah Kementerian Justru Melemahkan Kepemimpinan Presiden Prabowo

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 105
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyatakan bahwa narasi yang berkembang belakangan mengenai wacana menempatkan Polri di bawah kementerian bukan hanya tidak tepat, tetapi berpotensi melemahkan kekuasaan Presiden Prabowo Subianto sebagai pemegang otoritas tertinggi institusi kepolisian nasional. Menurut Habiburokhman, narasi tersebut tampaknya sengaja digelorakan oleh pihak-pihak yang pernah berseberangan secara politik dengan Presiden […]

expand_less