Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Menyingkap 7 Fakta Film Sorop: Rumah Tua Belanda dan Kejadian Aneh Saat Syuting

Menyingkap 7 Fakta Film Sorop: Rumah Tua Belanda dan Kejadian Aneh Saat Syuting

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMFilm Sorop telah menarik perhatian para pecinta film horor dengan alur ceritanya yang penuh misteri dan suasana mencekam. Film Sorop tayang di bioskop Indonesia mulai 19 Desember 2024. Film garapan MD Pictures itu akan hadir dalam genre horor psikologis yang menggugah rasa penasaran dan penuh ketegangan.

Film Sorop menandai kolaborasi kali pertama Upi dengan rumah produksi MD Pictures yang dibangun Manoj Punjabi. Di atas kertas, film ini memiliki banyak senjata untuk memikat penonton.

Pertama,Ā SoropĀ dari utas viral Simpleman yang menghasilkan raksasa layar lebar sepertiĀ KKN di Desa PenariĀ danĀ Sewu Dino. Keduanya masing-masing, mendulang 10 juta dan 4 jutaan penonton.

Salah satu daya tarik utama film ini adalah lokasi syutingnya yang dilakukan di sebuah rumah tua bergaya kolonial Belanda. Tidak hanya memberikan nuansa otentik dan menambah atmosfer menyeramkan, rumah tersebut juga menyimpan fakta-fakta menarik yang membuat penggarapan Sorop semakin spesial. Berikut adalah beberapa fakta menarik di balik layar film Sorop:

1. Rumah Berusia Lebih dari 100 Tahun

Lokasi syuting utama film Sorop adalah sebuah rumah tua peninggalan Belanda yang dibangun pada awal abad ke-20. Rumah ini terletak di sebuah kawasan terpencil dan masih mempertahankan arsitektur khas kolonial, seperti jendela besar, lantai kayu yang berderit, dan lorong-lorong panjang yang gelap. Usia rumah yang lebih dari seabad ini menjadi elemen autentik yang memperkuat kesan horor dalam film.

2. Kisah Mistis di Rumah Tua

Rumah tua ini ternyata memiliki reputasi angker di kalangan penduduk setempat. Banyak cerita mistis yang berkembang di sekitar rumah tersebut, seperti penampakan bayangan di jendela, suara langkah kaki di malam hari, dan pintu yang terbuka sendiri. Hal ini semakin menambah nuansa seram selama proses produksi, membuat para kru dan pemain merasa seperti benar-benar berada di dalam kisah horor.

3. Proses Syuting Film Sorop yang Penuh Tantangan

Selama proses syuting, para kru menghadapi berbagai tantangan teknis dan pengalaman misterius. Salah satu insiden yang banyak dibicarakan adalah peralatan syuting yang tiba-tiba mati tanpa sebab di lokasi tertentu, meskipun sudah diperiksa sebelumnya. Beberapa pemain juga mengaku mendengar suara-suara aneh yang tidak terekam di kamera.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDI Perjuangan Solo Siap Ganti Kevin Fabiano Usai Tersangka Korupsi

    PDI Perjuangan Solo Siap Ganti Kevin Fabiano Usai Tersangka Korupsi

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 358
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kevin Fabiano, anggota DPRD Kota Solo dari Fraksi PDI Perjuangan, terancam kehilangan kursi legislatifnya setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah NPCI Provinsi Jawa Barat. Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, menyatakan bahwa partai akan segera mengurus Pergantian Antar Waktu (PAW) Kevin sebagai anggota DPRD Solo. “Nanti jika DPP sudah […]

  • Kritik Pedas Greg Nwokolo terhadap Pelatih Timnas Indonesia U-22

    Kritik Pedas Greg Nwokolo terhadap Pelatih Timnas Indonesia U-22

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 161
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Ā Greg Nwokolo, mantan pemain Timnas Indonesia, memberikan kritik tajam terhadap Indra Sjafri setelah kekalahan Timnas Indonesia U-22 dari Filipina di ajang SEA Games 2025. Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Indonesia dalam sejarah kompetisi tersebut melawan negara tetangga. Hasil Pertandingan yang Menjadi Sorotan Timnas Indonesia U-22 kalah 0-1 dari Filipina di Grup C SEA […]

  • Profil dan Kontroversi Taqy Malik, Bintang Media Sosial yang Dihebohkan Kembali

    Profil dan Kontroversi Taqy Malik, Bintang Media Sosial yang Dihebohkan Kembali

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTRA.COM –Ā Taqy Malik, seorang tokoh muda yang dikenal melalui media sosial, kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen. Nama pria kelahiran Banjarmasin, 17 Juni 1997 ini mulai menarik perhatian publik sejak 2016. Ia dikenal sebagai hafidz Al-Qur’an yang mampu menghafal 30 juz di usia muda. Selain itu, ia juga dikenal karena video-video resital ayat suci […]

  • Film F9: The Fast Saga Kembali Mengguncang Layar Lebar Bioskop Trans TV

    Film F9: The Fast Saga Kembali Mengguncang Layar Lebar Bioskop Trans TV

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 208
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Ā Film F9: The Fast Saga akan tayang di Bioskop Trans TV pada malam ini, Selasa, 30 Desember 2025. Film yang telah menjadi bagian dari waralaba Fast & Furious ini kembali membawa aksi balapan yang spektakuler serta pesan tentang kekuatan keluarga. Dengan durasi yang panjang dan plot yang dinamis, film ini menawarkan pengalaman menonton yang […]

  • dprd jatim

    DPRD Jatim Godok Aturan Obat Bahan Alam untuk Dukung Kesehatan dan Ekonomi Warga

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – DPRD Jawa Timur tengah menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang obat berbahan alam sebagai upaya memberikan perlindungan sekaligus kepastian hukum bagi pengembangan obat tradisional di Jawa Timur. (14/01/26) Aturan ini diharapkan tidak hanya memperkuat layanan kesehatan masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi warga, khususnya pelaku usaha berbasis bahan alam. Wakil Ketua Komisi A […]

  • Warga Sukomanunggal Bersyukur, Pesantren Shiddiqiyah Bangun Rumah Layak Huni untuk Ibu Sutri

    Warga Sukomanunggal Bersyukur, Pesantren Shiddiqiyah Bangun Rumah Layak Huni untuk Ibu Sutri

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 277
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rasa syukur mendalam disampaikan oleh warga Kelurahan Sukomanunggal, Surabaya, atas bantuan pembangunan rumah layak huni yang diberikan oleh Pesantren Shiddiqiyah. Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi keluarga Ibu Sutri yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak huni di Jalan Sukomanunggal III, Kecamatan Sukomanunggal. (21/8/2025) Ibu Sutri tidak menyangka dirinya akan mendapatkan rumah baru […]

expand_less