Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, Bang Udin : Relevansi Hari Santri di Zaman Modern

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, Bang Udin : Relevansi Hari Santri di Zaman Modern

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Diagramkota.com Surabaya – Setiap tanggal 22 Oktober diperingati Hari Santri Nasional, tujuannya agar seluruh generasi bangsa ini mengerti dan memahami Hari Santri dan historisnya.

Terkait Hari Santri, Anggota DPRD Kota Surabaya dari Demokrat yang juga seorang santri, Muhammad Syaifuddin mengatakan, relevansinya di zaman milenial dan teknologi infornasi ini, Hari Santri sangat baik untuk tetap diperingati sebagai edukasi bagi generasi masa kini.

“ Sekarang ini banyak pondok pesantren yang sudah modern tanpa sedikitpun mengurangi kesalafiannya, sehingga anak santri di zaman milenial ini juga banyak yang melek teknologi,” ujar M. Syaifuddin di Surabaya, Kamis (17/10/24).

Ia berharap, di Hari Santri ini kemudian bagaimana anak-anak pesantren khsususnta saya sendiri yang asli jebolon pondok pesantren Mftahul Ulum Banyuputih Kidul Lumajang Jawa Timur, bagaimana anak pesantren itu bukan hanya belajar religi atau teologi Isam saja, agar anak santri juga berkiprah dan kontribusinya bagi kemajuan bangsa dan negara.

Kedepan, tambah M. Syaifuddin, santri tidak hanya dikooptasi oleh kepentingan politik praktis saja, tidak hanya belajar ilmu agama saja, tapi santri juga harus kreatif dalam membangun bangsa ini baik dalam sektor UMKM, intelektualnya, dan sebagainya.

Ia menjelaskan, sejarah Hari Santri tercipta saat terjadinya resolusi jihad pada tanggal 22 Oktober 1945 dan resolusi jihad tersebut di dominasi oleh pesantren-pesantren yang di komandoi oleh kyai-kyai besar di Jatim. “ Maka setiap tanggal 22 Oktober disebutlah Hari Santri Nasional,” terang politisi Partai Demokrat Surabaya ini.

M. Syaifuddin kembali mengatakan, setiap tanggal 22 Oktober diperingati Hari Santri tujuannya untuk mengedukasi kepada seluruh masyarakat khususnya anak muda, bahwa perjuangan kemerdekaan bangsa ini dilakukan tidak hanya dari kum nasionalis, tapi juga dari kalangan religius.

“ Kalangan religius inilah yang disebut para santri-santri, ulama, dan masaid-masaid, yang ikut memperjuangkan kemedekaan negara ini,” pungkasnya.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Khofifah Evaluasi Kinerja 2025

    Gubernur Khofifah Evaluasi Kinerja 2025, Strategi Pembangunan Jawa Timur Tahun 2026

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar rapat pleno awal tahun 2026 untuk mengevaluasi kinerja pemerintah provinsi sepanjang tahun 2025 dan merancang strategi pembangunan di tahun mendatang. Acara ini berlangsung secara virtual melalui zoom meeting, dengan peserta mengikuti dari berbagai lokasi yang berbeda. Mekanisme Rapat Pleno yang Berbeda Rapat pleno kali ini memiliki ciri […]

  • Sengketa Tanah Darmo Hill Wawali Armuji

    Pertamina Klaim Tanah Darmo Hill, Wawali Armuji Dampingi Warga Terdampak

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 473
    • 0Komentar

    BPN Surabaya I tegaskan sertifikat yang telah terbit tetap sah meski ada klaim Pertamina atas lahan eks eigendom DIAGRAMKOTA.COM – Konflik pertanahan di kawasan Perumahan Darmo Hill kembali memanas setelah PT Pertamina (Persero) mengajukan klaim kepemilikan atas sebagian area yang dikategorikan sebagai aset bekas eigendom. Situasi ini memicu keresahan ratusan keluarga yang telah menghuni kawasan […]

  • Kapolres Pasuruan Turun Langsung, 500 Takjil Dibagikan untuk Warga Bangil

    Kapolres Pasuruan Turun Langsung, 500 Takjil Dibagikan untuk Warga Bangil

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Pasuruan menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan takjil kepada masyarakat, Kamis 26/2/2026 Kegiatan yang berlangsung di Pos Lantas Pegadaian Bangil ini menyasar para pengguna jalan, pengendara, serta warga sekitar yang melintas menjelang waktu berbuka […]

  • Wisata Jawa Timur Mengalami Lonjakan Kunjungan Selama Liburan Nataru, 6,2 Juta Wisatawan

    Wisata Jawa Timur Mengalami Lonjakan Kunjungan Selama Liburan Nataru, 6,2 Juta Wisatawan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Liburan Natal dan Tahun Baru menjadi momentum penting bagi sektor pariwisata di Jawa Timur. Data yang dirilis oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim menunjukkan bahwa jumlah wisatawan yang berkunjung ke provinsi ini mencapai 6,2 juta orang selama masa liburan. Angka ini menandai peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. “Selama libur Natal dan Tahun Baru […]

  • Bpjs kesehatan lurah Pacarkeling surabaya

    BPJS Kesehatan Surabaya Gelar Sosialisasi, Warga Pacarkeling Dapat Penjelasan Lengkap

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 212
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – BPJS Kesehatan Surabaya bersama Dinas Kesehatan Kota Surabaya menggelar sosialisasi bagi Ketua RW, perwakilan Ketua RT, serta Kader Surabaya Hebat (KSH) se-Kelurahan Pacarkeling. Acara yang berlangsung di Balai RW X Pacarkeling, Surabaya, ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait fasilitas BPJS Kesehatan serta solusi jika masyarakat mengalami kendala dalam penggunaannya. Lurah Pacarkeling: Sosialisasi Penting […]

  • Imam Syafi'i DPRD Surabaya

    Kekurangan Guru SD di Surabaya, Imam Syafii : Pemkot Harus Bergerak Cepat

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi D DPRD Surabaya mendesak Pemerintah Kota agar lebih aktif melobi pemerintah pusat dalam menyusun formasi rekrutmen guru sesuai kebutuhan riil di Surabaya. Setiap tahun sekitar 300 guru sekolah dasar (SD) memasuki masa pensiun, namun belum ada langkah signifikan untuk mengantisipasi kekurangan tersebut. Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Imam Syafi’i menilai, permasalahan ini […]

expand_less