Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Laporan LMP Tulungagung Soal Netralitas Oknum Perangkat Desa di Pilkada Tak Digubris Bawaslu

Laporan LMP Tulungagung Soal Netralitas Oknum Perangkat Desa di Pilkada Tak Digubris Bawaslu

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Laskar Merah Putih (LMP) Tulungagung merasa kecewa dengan penanganan laporan dugaan pelanggaran netralitas beberapa oknum perangkat desa oleh Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Tulungagung.

Laporan yang diajukan pada 1 Oktober 2024 terkait dugaan dukungan terstruktur, masif, dan sistematis dari oknum perangkat desa terhadap salah satu pasangan calon di Pilkada Tulungagung, dinilai tidak ditanggapi serius oleh Bawaslu.

Ketua LMP Tulungagung Hendri Dwiyanto, menyatakan bahwa laporan mereka ditolak dengan alasan tidak memenuhi syarat materiil. Ia mempertanyakan transparansi Bawaslu dalam memberikan penjelasan terkait penolakan tersebut.

“Bukti permulaan sudah kami penuhi, tinggal dikembangkan melalui investigasi. Fungsi kontrol aduan masyarakat seharusnya diapresiasi,” kata Hendri kepada wartawan, Senin (7/10/2024).

LMP telah melengkapi persyaratan laporan sesuai permintaan Bawaslu pada 4 Oktober 2024. Namun, pada 6 Oktober 2024, Bawaslu tetap menyatakan laporan tersebut tidak memenuhi syarat materiil.

Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai standar dan kriteria yang digunakan Bawaslu dalam menilai kelengkapan laporan.

Sekretaris Bawaslu Tulungagung, Setiawan, menolak memberikan keterangan terkait penanganan laporan LMP. Ia beralasan tidak memiliki kewenangan untuk memberikan informasi tersebut.

Sikap tertutup Bawaslu ini semakin memperkuat dugaan bahwa laporan LMP tidak ditangani dengan serius. Kejadian ini mengingatkan akan pentingnya peran Bawaslu dalam menjaga demokrasi yang adil dan berintegritas.

Kekecewaan LMP terhadap Bawaslu Tulungagung menjadi sorotan penting dalam menjaga integritas dan netralitas Perangkat Desa di Pilkada. Penanganan laporan yang tidak profesional dapat memicu ketidakpercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.

“Transparansi dan profesionalitas dalam penanganan laporan menjadi kunci kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu,” tandas Hendri. (dk/aden)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMKG, Prakiraan Cuaca Jawa Timur

    BMKG Prakiraan Cuaca Jawa Timur: Hujan Petir dan Gelombang Tinggi Mengancam

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 57
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memberikan informasi terkini mengenai kondisi cuaca di wilayah Jawa Timur pada Senin, 12 Januari 2026. Dalam prakiraannya, BMKG menyatakan bahwa wilayah ini akan mengalami dominasi awan dengan potensi hujan disertai petir sepanjang hari. Perubahan cuaca ini menunjukkan bahwa masyarakat perlu waspada terhadap kondisi yang bisa berdampak pada […]

  • Surabaya Siapkan Payung Hukum Kampung Cerdas, Bidik Masuk ASEAN Smart City Network

    Surabaya Siapkan Payung Hukum Kampung Cerdas, Bidik Masuk ASEAN Smart City Network

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya kian serius menggarap konsep Kampung Cerdas sebagai motor pengembangan potensi lokal. DPRD Kota Surabaya melalui Panitia Khusus (Pansus) Raperda Pengembangan Kampung Cerdas kini tengah mematangkan regulasi yang akan menjadi payung hukum bagi program tersebut. Ketua Pansus Raperda Pengembangan Kampung Cerdas, Azhar Kahfi, menjelaskan bahwa rancangan peraturan daerah ini tidak hanya mengatur konsep […]

  • Profil Desa Rengasjajar Bogor yang Warganya Menjerit Tak Bisa Makan, Usai Tambang Ditutup KDM

    Profil Desa Rengasjajar Bogor yang Warganya Menjerit Tak Bisa Makan, Usai Tambang Ditutup KDM

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 195
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bicara soal tambang di wilayah kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, tidak akan pernah lepas dari membicarakan desa Rengasjajar. Pasalnya, mayoritas tambang di kecamatan ini berlokasi di desa yang dipimpin oleh Kades Rusli hingga 3 periode. Warga Rengasjajar menjadi sorotan publik luas setelah sejumlah video beredar di media sosial. Sejumlah warga mengaku kesulitan untuk bertahan hidup […]

  • Peringatan dan Sejarah yang Terkandung dalam Tanggal 11 November

    Peringatan dan Sejarah yang Terkandung dalam Tanggal 11 November

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 255
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tanggal 11 November memiliki makna penting di berbagai belahan dunia. Tidak hanya sebagai hari biasa, tanggal ini menjadi momen yang kaya akan sejarah, budaya, dan nilai-nilai kemanusiaan. Berikut adalah beberapa peringatan dan peristiwa yang terjadi pada tanggal tersebut. Hari Bangunan Indonesia Di Indonesia, 11 November diperingati sebagai Hari Bangunan Indonesia. Momen ini menjadi […]

  • Pemkot Surabaya Angka Kemiskinan Surabaya

    Eri Cahyadi Tegaskan Pengawasan Kos-kosan, Dua OPD Diminta Bahas Perizinan dengan DPRD

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 163
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pentingnya pengawasan rumah kos di pemukiman warga untuk menjaga keamanan dan ketertiban kota. Ia meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) membahas persoalan perizinan kos-kosan bersama Komisi A DPRD Surabaya. “Kos-kosan itu tidak ada retribusinya, nanti tolong […]

  • Menkeu Purbaya Umumkan Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan untuk Warga Miskin, Anggarkan Rp 20 Triliun

    Menkeu Purbaya Umumkan Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan untuk Warga Miskin, Anggarkan Rp 20 Triliun

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 151
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa memutuskan untuk menghapus atau memutihkan tunggakan BPJS Kesehatan yang bernilai Rp 20 triliun. Keputusan itu diambil saat Purbaya bertemu dengan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron di Kantor Kementerian Keuangan pada Rabu (22/10). Purbaya mengungkapkan, pemutihan tersebut dibahas di sela-sela persiapan anggaran BPJS Kesehatan untuk 2026. Laporan […]

expand_less