Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Pengamat: Ekspor Pasir Laut Rente Ekonomi atau Bencana Ekologis?

Pengamat: Ekspor Pasir Laut Rente Ekonomi atau Bencana Ekologis?

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Keputusan Presiden Joko Widodo untuk kembali membuka keran ekspor pasir laut setelah lebih dari dua dekade menuai kontroversi dari masyarakat. Salah satunya Anthony Budiawan, Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies).

Menurut Anthony, kebijakan yang diklaim Jokowi bertujuan untuk mengendalikan sedimentasi dan membersihkan laut, namun banyak pihak menilai alasan tersebut hanyalah kamuflase untuk kepentingan ekonomi segelintir oligarki.

“Pengerukan pasir laut secara besar-besaran untuk ekspor berpotensi merusak ekosistem laut secara signifikan,” ujar Anthony.

Anthoni menjelaskan bahwa pasir laut merupakan komponen penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, melindungi garis pantai dari abrasi, dan menjadi habitat bagi berbagai biota laut.

“Sehingga apabila eksploitasi pasir laut secara berlebihan dapat menyebabkan kerusakan terumbu karang, hilangnya habitat ikan, dan peningkatan erosi pantai.,” jelas Anthony.

Selain dampak ekologis, kebijakan ini juga menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas. Publik perlu diajak untuk mengawasi proses ekspor pasir laut agar tidak terjadi penyalahgunaan dan korupsi.

Menurutnya di penghujung pemerintahannya, Jokowi seharusnya tidak boleh mengambil kebijakan strategis dan kontroversial seperti ekspor pasir laut yang menguntungkan pihak lain atau korporasi, dan secara nyata merusak lingkungan hidup.

Dalam hal ini, Jokowi diduga secara terang-terangan telah menyalahgunakan kewenangannya dengan tujuan menguntungkan pihak lain atau korporasi.

“Untuk itu, (kalau terbukti) Jokowi dapat dipidana, seperti bunyi Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” jelasnya.

Dalam Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 menyebutkan, “Setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup”

“Atau pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan atau denda paling sedikit Rp. 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah).”

Anthony juga merasa heran, kenapa Jokowi nekat menjadi beking para oligarki di penghujung kekuasaannya, yang seharusnya sudah masuk tahap demisioner karena sudah ada presiden terpilih yang akan dilantik pada 20 Oktober yang akan datang?

“Kenekatan Jokowi menjelang lengser, patut diduga, Jokowi juga menerima manfaat ekonomi dari kebijakannya yang sangat kontroversial tersebut, yang merusak ekosistem laut dan menguntungkan para oligarki,” tandas Anthony.

Perlu diketahui, selain kebijakan ekspor pasir laut, Jokowi sebelumnya juga memberi status PSN (Proyek Strategis Nasional) untuk PIK-2 dan BSD, yang membuat penduduk setempat dapat diusir secara paksa.

“Secara komersial, proyek PSN PIK-2 dan BSD akan memberi keuntungan ratusan triliun rupiah kepada oligarki pengembang kedua kawasan PSN tersebut,” kata Anthony.

Kemudian yang perlu dipertanyakan adalah untuk pembersihan sedimentasi laut, maka Jokowi seharusnya menugaskan BUMN atau pemerintah daerah yang berwenang di sepanjang jalur pembersihan sedimentasi laut tersebut untuk melakukan pembersihan sedimentasi di maksud.

“Bukan sebaliknya, Jokowi malah memberi payung hukum pengelolaan sedimentasi laut dan izin ekspor pasir laut kepada swasta, dengan keuntungan jutaan sampai milaran dolar,” sambungnya.

Menurut Anthony, alasan pembersihan sedimentasi laut yang diserahkan kepada swasta ini secara telanjang mata merupakan alasan mengada-ada, dan merupakan bentuk penyalahgunaan wewenang yang menguntungkan pihak lain, dan merugikan keuangan negara.

“Kebijakan ini seyogyanya mendapat perlawanan keras dari masyarakat, dengan melaporkan Jokowi kepada KPK atas dugaan telah melakukan pelanggaran Pasal 3 UU Tipikor di maksud di atas,” tandasnya.

Pemerintah perlu mempertimbangkan kembali kebijakan ini dan memprioritaskan kelestarian lingkungan hidup. Eksploitasi sumber daya alam harus dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan, dengan memperhatikan dampak jangka panjang bagi ekosistem dan masyarakat.

Keputusan untuk membuka kembali keran ekspor pasir laut merupakan contoh nyata bagaimana kepentingan ekonomi seringkali mengalahkan kepentingan lingkungan. Kita perlu terus kritis dan mengawasi kebijakan pemerintah agar tidak merugikan generasi mendatang. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Kediri Kota Sidak Sejumlah SPBU Respon Keluhan Warga Soal Kualitas BBM

    Polres Kediri Kota Sidak Sejumlah SPBU Respon Keluhan Warga Soal Kualitas BBM

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 159
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri Kota Polda Jawa Timur bersama Pertamina Region Kediri dan Disperindag Kota Kediri melakukan pengecekan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada Rabu (29/10/2025). Pengecekan dan uji sampel ini dilakukan untuk memastikan BBM yang terdistribusi atau beredar di Kota Kediri dalam keadaan aman. Kasat Reskrim Polres […]

  • Pemkot Hadirkan Inovasi Parkir Digital di Surabaya

    Pemkot Hadirkan Inovasi Parkir Digital di Surabaya,Cepat dan Transparan

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menghadirkan inovasi terbaru dalam pengelolaan parkir. Dengan peluncuran sistem parkir digital, warga dan pengguna jalan diharapkan bisa merasakan manfaat dari transparansi dan kecepatan dalam pembayaran. Sistem ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kepercayaan antara warga, pemilik usaha, serta para petugas parkir. Mekanisme Pembayaran yang Lebih Fleksibel […]

  • Dalam Rangka Road To Anniversary ke-13 Amarelo Hotel Solo Gelar Donor Darah Bersama Palang Merah Indonesia 

    Dalam Rangka Road To Anniversary ke-13 Amarelo Hotel Solo Gelar Donor Darah Bersama Palang Merah Indonesia 

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 185
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka menyambut hari jadi Amarelo Hotel Solo yang ke -13, manajemen Amarelo Hotel menggelar kegiatan Donor Darah untuk Umum bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Acara ini diselenggarakan pada Sabtu, 8 November 2025, mulai pukul 08.00 – 12.00 WIB, bertempat di Bougenville Meeting Room, Amarelo Hotel Solo. Yohanes, Marketing Communication dan […]

  • Prakiraan Cuaca Jawa Timur bmkg

    Peristiwa Duka: Istri Bupati Purwakarta Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 177
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kabar duka datang dari Kabupaten Purwakarta. Diny Yuliani, istri dari Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, meninggal dunia pada Selasa (28/10/2025). Kepergian almarhumah menjadi momen yang menyentuh bagi seluruh masyarakat setempat. Ucapan Belasungkawa dari Gubernur Jabar Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan rasa belasungkawa atas kepergian Diny Yuliani. Dedi […]

  • IMF 2025 Resmi Dikenalkan: 21 Delegasi Dunia Siap Goyang Kota Solo dengan Awesome Mask

    IMF 2025 Resmi Dikenalkan: 21 Delegasi Dunia Siap Goyang Kota Solo dengan Awesome Mask

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 180
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – International Mask Festival (IMF) 2025 resmi dibuka melalui jumpa pers yang digelar di Pendhapi Gedhe Balaikota Surakarta, Kamis (13/11/2025). Acara yang menandai penyelenggaraan festival topeng internasional ke-12 ini berlangsung hangat dan penuh antusiasme dari para pelaku seni serta perwakilan negara sahabat. Jumpa pers dihadiri oleh Ketua Pelaksana IMF 2025 Putri Pramesty Wigaringtyas, M.Sn.; […]

  • Dolan Bareng Teman: Tempat Seru Buat Rame-rame Atau Reuni

    Dolan Bareng Teman: Tempat Seru Buat Rame-rame Atau Reuni

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 698
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Terlebih lagi, di tengah kesibukan dan rutinitas sehari-hari, meluangkan waktu untuk berkumpul dan bersenang-senang bersama teman-teman bisa menjadi oase penyegar pikiran. Namun, memilih tempat yang tepat untuk dolan bareng atau reuni bisa menjadi tantangan tersendiri. Tempat yang ideal haruslah menawarkan keseruan, kenyamanan, dan tentunya, sesuatu yang berkesan untuk dikenang bersama. Berikut adalah beberapa […]

expand_less