Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Canang Merupakan Simbol Keharmonisan dan Kesucian di Bali

Canang Merupakan Simbol Keharmonisan dan Kesucian di Bali

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Canang, sesajen sederhana yang terbuat dari daun pisang, bunga, dan makanan ringan, merupakan pemandangan umum di pulau dewata Bali.

Dipersembahkan di berbagai tempat, mulai dari depan rumah hingga pura, canang merupakan simbol penghormatan dan rasa syukur kepada Sang Hyang Widhi, Tuhan Yang Maha Esa, dalam kepercayaan Hindu Bali.

Canang memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Bali. Ia melambangkan rasa syukur atas segala berkah yang diterima, serta harapan untuk kedamaian dan kesejahteraan.

Canang juga berfungsi sebagai permohonan kepada Sang Hyang Widhi agar senantiasa melindungi dan memberkati kehidupan mereka. Pembuatan canang sendiri merupakan proses yang penuh makna.

Setiap bahan yang digunakan memiliki simbolisme tersendiri. Daun pisang melambangkan kesucian dan keharmonisan, bunga melambangkan keindahan dan keanggunan, sementara makanan ringan melambangkan rasa syukur dan kelimpahan.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali, canang mungkin terlihat seperti sekadar hiasan. Namun, bagi masyarakat Bali, canang adalah simbol penting yang merefleksikan nilai-nilai spiritual dan budaya mereka.

Memahami makna di balik canang dapat membantu wisatawan untuk lebih menghargai dan menghormati budaya Bali. Meskipun secara hukum tidak ada sanksi untuk tindakan merusak canang, tetapi tindakan sengaja merusak canang dipercaya dapat menyebabkan petaka.

Bahkan, di beberapa kasus ada orang-orang yang dengan sengaja menginjak atau merusak canang bisa mengalami kesurupan atau gangguan spiritual sebagai akibat dari pelanggaran tersebut.

Canang bukan sekadar persembahan, tetapi juga cerminan dari nilai-nilai luhur masyarakat Bali. Ia mengajarkan kita tentang pentingnya rasa syukur, penghormatan terhadap alam, dan hubungan harmonis dengan Sang Hyang Widhi.

Memahami makna di balik canang dapat membantu kita untuk lebih menghargai keragaman budaya dan spiritualitas di dunia.

Screenshot 20240908 082954 GalleryLalu bagaimana dan cara membuat Canang?

1. Daun Janur: Setiap canang sari yang dibuat harus memiliki alas yang harus dibuat dari bahan daun janur. Daun tersebut harus dibentuk dalam model segi empat atau ceper yang menjadi representasi simbol kekuatan Ardha Candra atau bulan.

2. Porosan: Selain ceper, Anda juga akan menemukan porosan yang merupakan bahan-bahan di atas ceper. Anda dapat menjumpai porosan yang dibuat dari beberapa jenis bahan, seperti pinang, sirih, daun janur, serta kapur.

Bahan-bahan tersebut merupakan simbol dari Tridharma Hindu Bali, yakni Dewa Brahma, Dewa Wisnu, serta Dewa Siwa.

3. Irisan Tebu, Pisang & Kue Khas Bali: Ada pula irisan tebu, seporong kue atau jaja khas Bali, serta pisang yang harus dihadirkan dalam sesajen canang sari di Bali. Bahan-bahan ini merupakan simbol dari Wiswa Ongkara.

4. Sampaian Urasari: Sampaian urasari menjadi bahan berikutnya yang wajib ada dalam sesajen canang sari di Bali. Sampaian urasari ini memiliki bentuk bulat yang dijadikan sebagai tempat untuk menaruh bunga.

5. Bunga Segar dan Harum: Bunga yang segar dan harum menjadi bahan berikutnya. Anda tidak akan menjumpai bunga yang sudah layu atau bahkan bunga plastik dalam sesajen canang sari Bali.

Bunga segar dan harum pada sesajen, menjadi bukti ketulusan serta kesucian yang dilakukan oleh masyarakat Hindu Bali.

6. Bunga Rampai: Terakhir, Anda akan menjumpai keberadan bunga rampai yang sengaja ditempatkan di atas susunan bunga. Keberadaan bunga rampai menjadi simbol dari kebijaksanaan.

Itulah info terkait sesajen canang sari yang bakal sering Anda temukan selama di Bali. Memahami makna di balik canang dapat membantu kita untuk lebih menghargai keragaman budaya dan spiritualitas di dunia. Semoga bermanfaat. (dk/niluh ishanori)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Try Sutrisno Meninggal, Didik J. Rachbini: RI Kehilangan Lagi Tokoh Nasional

    Try Sutrisno Meninggal, Didik J. Rachbini: RI Kehilangan Lagi Tokoh Nasional

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Momen duka kembali menyelimuti bangsa Indonesia dengan kepergian salah satu tokoh penting, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno. Ia meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, pada Senin (2/3/2026) pagi. Dalam perjalanan hidupnya, Try Sutrisno dikenal sebagai sosok yang memiliki kontribusi besar dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Penghargaan dari Tokoh Akademis Rektor […]

  • Kapolres kediri kota

    Wakil Kepala BGN: 11 Juta Santri Wajib Ikuti MBG

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 158
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengajukan permintaan kepada Kementerian Agama untuk segera mengatur pondok pesantren yang berada di berbagai daerah agar segera mendapatkan manfaat dari Makan Bergizi Gratis (MBG). Mengingat, saat ini persentase pondok pesantren maupun santri yang menerima MBG masih sangat rendah. “Sekitar 11 juta santri dan 1 […]

  • Jalan Rusak di Jalur Pantura DPRD Jatim Infrastruktur Jalan ,Mudik Lebaran 2026

    Berlubang Tantangan Infrastruktur Jalan Saat Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 98
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Permasalahan jalan berlubang di jalur mudik Jawa Timur dan Bali menjadi perhatian serius menjelang Lebaran 2026. Meski sejumlah perbaikan telah dilakukan, kondisi jalan masih menjadi ancaman bagi para pemudik yang tidak waspada. Data dari Kementerian Pekerjaan Umum Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali menunjukkan bahwa dalam waktu 2,5 bulan, terdapat 17.787 […]

  • Wakil ketua DPRD Surabaya

    Wakil Ketua DPRD Jadi Dewan Pembina Orado Surabaya, Peran Penting Olahraga Domino dalam Pembangunan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 66
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Olahraga domino, yang sering dianggap sebagai aktivitas hiburan semata, kini mulai menunjukkan potensi besar dalam membangun masyarakat. Di Kota Surabaya, organisasi olahraga yang dikenal dengan nama Orado (Olahraga Domino Indonesia) Surabaya berupaya keras untuk mengubah persepsi negatif masyarakat terhadap olahraga ini. Dengan tagline “Memintarkan Indonesia”, Orado Surabaya memiliki visi untuk menjadikan domino sebagai […]

  • Pedro Matos, Pemain Asing , Persebaya Surabaya Dejan Tumbas, Persis Solo

    Dejan Tumbas Pemain Bintang Persebaya Surabaya Berpindah ke Persis Solo

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 127
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemain serba bisa Dejan Tumbas akhirnya menemukan tempat baru dalam kariernya. Setelah dilepas oleh Persebaya Surabaya, gelandang asal Serbia ini dikabarkan telah resmi bergabung dengan klub Persis Solo. Keputusan ini menjadi salah satu perubahan besar dalam komposisi skuad Bajol Ijo. Proses Pergantian Pemain di Persebaya Surabaya Persebaya Surabaya terus melakukan evaluasi terhadap komposisi pemain […]

  • Bank BJB

    Cahaya di Ujung Perjalanan: Yusuf Saadudin, Sang Dirut bjb, Meninggal Saat Puasa

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 362
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kota Kembang tampaknya turut merundung, Jumat 14 November 2025. Kabut kesedihan yang tebal mengelilingi keluarga besar PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb). Salah satu putra terbaiknya, Direktur Utama bank bjb, Yusuf Saadudin bin Syahidin, telah kembali ke hadirat Allah. Pergiannya pada pukul 00.29 WIB dini hari kemarin tidak […]

expand_less