Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Integrasi Arsip Budaya: Peneliti Nagoya dan UNESA Lacak Tempat Pemandian Bidadari

Integrasi Arsip Budaya: Peneliti Nagoya dan UNESA Lacak Tempat Pemandian Bidadari

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Peneliti dari Nagoya University, Jepang, Dr. Nozawa Akiko, mengunjungi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada Senin, 1 Juli 2024, untuk menjalin kerja sama penelitian tentang tempat-tempat pemandian bidadari di Jepang dan Indonesia.

Dosen dan sejarawan UNESA, Prof. Drs. Nasution, M.Hum., M.Ed., Ph.D., menyambut hangat kunjungan ini di Kampus 1 Ketintang, Surabaya.

Dr. Nozawa Akiko, yang merupakan research fellow dari Nagoya University, berkolaborasi dengan Prof. Nasution dalam proyek penelitian berjudul “Constructing Integrated Archive of Hindu-Javanese Cultural Heritage: Visualizing the Correlations in Representations of Celestial Nymph (bidadari) Tales”.

“Fokusnya yaitu integrasi digital arsip sejarah tentang tempat pemandian bidadari di Jepang dan Indonesia,” jelas Prof. Nasution pada Kamis, 4 Juli 2024. Proyek ini bertujuan untuk mengembangkan arsip digital yang menggabungkan warisan budaya berwujud dan tak berwujud dari era Hindu-Jawa terkait bidadari, termasuk melalui Google My Map terkait bidadari.

Website yang dihasilkan akan memvisualisasikan hubungan budaya kisah bidadari di Asia dalam tiga bahasa: Jepang, Inggris, dan Indonesia. “Survei dan pemetaan situs bidadari di Jepang sudah dilakukan dan dibuat dalam versi Jepang. Sementara survei situs bidadari di Jawa Timur dilakukan oleh tim kami dari UNESA,” tambahnya.

Pakar dan dosen UNESA meneliti sekitar 15-20 tempat di Jawa Timur yang berkaitan dengan legenda bidadari, seperti air terjun dan telaga. “Legenda tujuh bidadari yang mandi pada zaman dulu oleh orang lokal itulah yang kami teliti. Nanti itu akan menjadi simpul-simpul kisah bidadari di Asia,” ucap Prof. Nasution.

Menurut Prof. Nasution, penelitian ini penting tidak hanya untuk pengembangan ilmu sejarah dan penelusuran legenda zaman dulu, tetapi juga untuk edukasi sejarah bagi masyarakat. Dokumentasi digital tentang pemandian bidadari di Indonesia diharapkan memudahkan generasi mendatang dalam mengakses informasi ini. (dk/nw)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Patra Niaga

    Komisi VI DPR: Isu Pertalite Tercampur Air di Jawa Timur Tidak Terbukti Setelah Pemeriksaan Aparat

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 167
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Isu yang beredar di media sosial mengenai bahan bakar Pertalite yang disebut tercampur air di beberapa SPBU di Jawa Timur akhirnya terbantahkan setelah dilakukan pemeriksaan langsung oleh aparat penegak hukum. Hasil uji lapangan menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya campuran air dalam BBM tersebut. Pemeriksaan Dilakukan di Lokasi yang Dilaporkan Aparat penegak hukum (APH) bersama […]

  • Raperda Pansus Hunian Layak, DPRD Surabaya Bahas Aspek Legalitas Rusunawa Untuk MBR

    Raperda Pansus Hunian Layak, DPRD Surabaya Bahas Aspek Legalitas Rusunawa Untuk MBR

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 319
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rapat Panitia Khusus (Pansus) Hunian Layak DPRD Surabaya yang bertujuan untuk mendalami aspek hukum serta latar belakang inisiatif pembuatan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang hunian layak, khususnya terkait rumah susun sewa (rusunawa) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) digelar di ruang rapat Komisi A pada Selasa (18/2/2025).

  • Gambar makanan khas Surabaya seperti lontong balap dan gudeg.

    Rahasia Kuliner Surabaya yang Terlewatkan

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kuliner Surabaya dikenal dengan kelezatan dan keragaman makanannya. Umumnya, makanan khas Surabaya seperti rawon dan lontong balap menjadi daya tarik wisata kuliner. Berdasarkan data, lebih dari 70% wisatawan datang ke Surabaya untuk mencoba kuliner khasnya. Kuliner Surabaya adalah salah satu aspek yang paling menarik dari kota ini, dikenal dengan kekayaan dan keragaman hidangan […]

  • Wali Kota Surabaya ,Eri Cahyadi

    Kepemimpinan Kota Surabaya di Tengah Kehadiran Wali Kota yang Cuti

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 47
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemkot Surabaya sedang menghadapi situasi kritis terkait pengisian jabatan wali kota dan sekda selama masa cuti. Kedua pejabat tersebut akan menjalani ibadah haji pada pertengahan Mei 2026, namun hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai siapa yang akan menjabat sebagai pelaksana harian (Plh) untuk mengisi posisi kosong. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan […]

  • YPBHI Tegaskan Pentingnya Penegakan Hak Pekerja Dalam Pemberian THR

    YPBHI Tegaskan Pentingnya Penegakan Hak Pekerja Dalam Pemberian THR

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 399
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Yayasan Pendampingan dan Bantuan Hukum Indonesia (YPBHI) mengimbau kepada seluruh perusahaan di Indonesia untuk mematuhi peraturan yang berlaku dalam pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja.

  • Dugaan Korupsi APBD Surabaya 2025

    Dugaan Korupsi APBD Surabaya 2025, SPM-MP Bongkar Mark-Up hingga Utang Berbunga Tinggi

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 426
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Solidaritas Pemuda-Mahasiswa Merah Putih (SPM-MP) Jawa Timur menuding adanya dugaan korupsi APBD Surabaya 2025. Pasalnya, sederet pos belanja janggal dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025. Temuan tersebut dinilai berpotensi merugikan daerah hingga ratusan miliar rupiah akibat praktik pemborosan dan dugaan mark-up anggaran. Dalam aksinya di Balai Kota […]

expand_less