Portofolio Perusahaan Bakrie Group 11 Saham di BEI
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rabu, 10 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Grup Bakrie, salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia, memiliki portofolio yang luas dan beragam. Dari sektor pertambangan hingga media, perusahaan-perusahaan milik Bakrie Group telah menjadi bagian penting dari perekonomian negara. Berikut adalah daftar perusahaan milik grup ini yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Perusahaan Investasi Utama Grup Bakrie
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) merupakan salah satu perusahaan inti dari Grup Bakrie. Didirikan pada tahun 1942 oleh Achmad Bakrie, perusahaan ini awalnya bergerak dalam bidang investasi. BNBR melakukan IPO pada 28 Agustus 1989 dengan harga Rp1.250 per saham. Hingga saat ini, perusahaan ini telah mengumpulkan dana hingga Rp22,728 miliar.
Pemegang saham terbesar di BNBR adalah Port Fraser International Ltd yang menguasai 26,73% saham. Perusahaan ini menjadi fondasi bagi pengembangan bisnis lain yang dimiliki oleh keluarga Bakrie.
Perusahaan Pertambangan dan Eksplorasi
Salah satu divisi utama Grup Bakrie adalah sektor pertambangan. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) adalah salah satu perusahaan yang terkenal dalam bidang ini. Didirikan sebagai perusahaan tambang batu bara di Kalimantan, BUMI mulai terdaftar di BEI pada 30 Juli 1990.
Dua putra Nirwan Bakrie, Adhika Andrayudha Bakrie dan Adika Nuraga Bakrie, menjabat sebagai komisaris dan direktur di perusahaan ini. Selain BUMI, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) juga menjadi bagian dari portofolio Grup Bakrie. BRMS fokus pada eksplorasi dan pengembangan mineral seperti tembaga, emas, dan seng.
Di BRMS, ketiga putra Nirwan Bakrie memegang posisi strategis, termasuk Adika Nuraga Bakrie sebagai Presiden Komisaris, Adhika Andrayudha Bakrie sebagai Direktur, dan Adika Aryasthana Bakrie sebagai Direktur.
Perusahaan Energi dan Transportasi
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) adalah perusahaan yang bergerak dalam eksplorasi dan perdagangan migas. Anggota keluarga Bakrie seperti Syailendra Sumansyah Bakrie dan Adinda A. Bakrie menjabat posisi strategis di perusahaan ini.
Sementara itu, PT Ancara Logistic Indonesia Tbk (ALII) adalah perusahaan transportasi laut yang bergerak dalam industri pertambangan batu bara. ALII melantai di BEI pada 7 Februari 2024 dengan harga awal Rp340 per saham. Perusahaan ini berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp860,923 miliar dari IPO-nya.
Perusahaan Media dan Konvergensi
PT Visa Media Asia (VIVA) adalah perusahaan konvergensi yang dimiliki oleh Grup Bakrie. VIVA memiliki anak perusahaan yang bergerak di sektor media, seperti ANTV dan tvOne, portal digital seperti antvklik.com, aplikasi VIVA APP, serta layanan streaming vlix.id.
VIVA pertama kali melantai di BEI pada 21 November 2011 dan telah mengumpulkan dana sebesar Rp500 miliar. Saat ini, Anindya Anovyan Bakrie menjabat sebagai Presiden Komisaris di perusahaan ini.
Perusahaan Properti dan Jasa Kontraktor
PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) adalah perusahaan properti dari Grup Bakrie yang memiliki lebih dari 30 portofolio bisnis. Proyek-proyek terkenal seperti Bogor Nirwana dan The Jungle Water Park menjadi bukti keberhasilan perusahaan ini.
Selain ELTY, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) adalah perusahaan jasa kontraktor pertambangan yang berada di bawah naungan Grup Bakrie. DEWA mulai terdaftar di BEI pada 26 September 2007 dan telah mengumpulkan dana sebesar Rp1,055 triliun.
Perusahaan Teknologi dan Pengelolaan Konten
PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) adalah perusahaan induk dari ANTV. MDIA awalnya didirikan dengan nama PT Magazine Asia pada tahun 2008. Perusahaan ini melakukan IPO pada 11 April 2014 dan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp541,173 miliar.
Anindra Ardiansyah Bakrie menjabat sebagai Presiden Komisaris di MDIA. Selain itu, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) adalah perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan. UNSP memiliki kepemilikan saham sebesar 17,82% oleh PT Bakrie Capital Indonesia.
Posisi Strategis Keluarga Bakrie
Banyak anggota keluarga Bakrie menduduki posisi strategis di berbagai perusahaan yang terdaftar di BEI. Misalnya, Anindya Novyan Bakrie menjabat sebagai Komisaris di PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP), sedangkan Adika Nuraga Bakrie menjadi Komisaris di PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE).
Kehadiran keluarga Bakrie di berbagai perusahaan menunjukkan bahwa Grup Bakrie tidak hanya bergerak dalam bisnis, tetapi juga dalam pengelolaan dan pengembangan perusahaan secara langsung. Dengan portofolio yang luas dan kehadiran yang kuat di pasar modal, Grup Bakrie tetap menjadi salah satu konglomerat terbesar di Indonesia. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar