240 Petugas Pemulihan Jembatan Gladak Perak Pasca-Erupsi Gunung Semeru
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Banyak pihak yang terlibat dalam upaya pemulihan infrastruktur yang rusak akibat erupsi Gunung Semeru. Salah satu titik penting yang menjadi fokus adalah Jembatan Gladak Perak, yang mengalami penutupan total akibat debu vulkanik dan luncuran awan panas guguran (APG).
Tindakan Penanganan Darurat
Sebanyak 240 personel kepolisian dikerahkan untuk membersihkan jembatan yang tertutup material vulkanik. Proses pembersihan dilakukan secara manual dan menggunakan alat seperti water cannon untuk memastikan kondisi jembatan kembali layak. Namun, hingga saat ini, jembatan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua karena permukaannya masih licin dan berbahaya.
Kondisi Jembatan Saat Ini
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa jembatan masih dalam kondisi yang memprihatinkan. Warga setempat sempat berkumpul untuk melihat langsung kondisi jembatan, namun mereka diimbau untuk tidak mendekat karena risiko bahaya tetap tinggi.
Upaya Pengamanan dan Pengawasan
Petugas dari Polsek Candipuro melakukan pengawasan ketat di sekitar jembatan. Mereka memberi peringatan kepada warga agar tidak mencoba melintasi jembatan tanpa izin. Selain itu, petugas juga melaporkan kondisi terkini jembatan setelah terkena dampak awan panas.
Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregari menjelaskan bahwa pihaknya akan tetap menyiagakan personel di lokasi jembatan. Tujuannya adalah untuk mencegah kendaraan melintas dan menghindari risiko cedera akibat kondisi jembatan yang belum stabil.
Bahaya yang Masih Mengancam
Selain debu vulkanik yang membuat permukaan jembatan licin, ada ancaman lain dari bawah jembatan. Awan panas guguran yang masih panas dan berbahaya membuat pengguna jalan harus ekstra waspada.
Dampak Terhadap Warga
Warga sekitar mengaku khawatir dengan kondisi jembatan yang masih belum pulih sepenuhnya. Banyak dari mereka yang terpaksa mencari rute alternatif untuk menuju tempat tujuan. Beberapa pendaki yang sempat terjebak di Ranu Kumbolo juga mengalami dampak dari erupsi tersebut.
Langkah Lanjutan
Meski proses pembersihan sedang berlangsung, pihak berwenang tetap memperketat pengawasan. Mereka menyarankan masyarakat untuk tidak memaksakan diri melintasi jembatan hingga kondisi benar-benar aman.
Pentingnya Kesadaran Bersama
Kegiatan pembersihan dan pengawasan ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran masyarakat terhadap risiko yang masih ada. Meski proses pemulihan sedang berjalan, kehati-hatian tetap menjadi prioritas utama. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar