Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Harga Volatil, Waspadai Dampak Inflasi MBG

Harga Volatil, Waspadai Dampak Inflasi MBG

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah mewaspadai kenaikan inflasi akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kenaikan inflasi terjadi karena percepatan implementasi program tersebut di berbagai daerah yang ditandai kenaikan harga pangan, seperti telur, ayam, ikan, dan sejenisnya.

“Pemerintah mulai memperhatikan kenaikan harga bahan makanan, terlihat dari inflasi harga pangan yang tidak stabil (volatile foods) mencapai 6,44% secara tahunan (year on year/yoy) pada September 2025. Inflasi volatile foods sebesar 6,4% tersebut jauh melebihi target inflasi umum yang berkisar antara 2,5±1% sepanjang tahun,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa 28 Oktober 2025.

Ia mengakui, pemerintah telah memiliki cara untuk kembali mengurangi tekanan inflasi makanan tersebut. Namun, solusi yang ada bersifat jangka menengah, bukan jangka pendek.

“Tahun depan, swasembada pangan harus kita perce­pat lagi, apakah telur, ayam, ikan, dan seterusnya, yang kita memang perlu waktu untuk membangun. Sedangkan ma­kan bergizi ini kan perce­patannya di akhir tahun luar biasa sehingga itu memenga­ruhi,” ujar Zulkifli.

Wakil I Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian Ferry Irawan mengatakan, inflasi masih terkendali, yakni 2,65% year on year, pada September 2025. Menurutnya, koordinasi antara Tim Pengendali Inflasi pusat dan daerah sudah berjalan dengan baik.

Dikatakan Ferry, dalam mencermati perkembangan komponen inflasi volatile foods yang tinggi, Tim Pe­ngen­dali Inflasi akan mencoba menurunkan harga pangan yang bergejolak. “Nanti dengan serangkaian kebijak­an yang kita lakukan, memudahkan inflasi volatile foods bisa kita jaga di level di bawah 5% sesuai dengan arah­an dari high-level meeting di Tim Pengendali Inflasi pusat,” ungkapnya.

Permintaan naik

Sebelumnya, pengamat eko­nomi dsri Center of Reform on Economic (CORE) Eliza Mardian mengatakan, program MBG bisa menimbulkan inflasi harga pangan. Hal tersebut dipicu oleh meni­ngkatnya permintaan pangan.

“Program MBG yang diselenggarakan di beberapa titik akan meningkatkan demand di wilayah tersebut. Jika dari sisi supply tidak mengimba­ngi kenaikan demand tersebut, maka harga akan terkerek (naik) di wilayah tersebut, isti­lahnya demand pull inflation,” ujarnya.

Hal tersebut, kata Eliza, disebabkan sentra produksi pangan di Indonesia masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Alhasil, wilayah-wilayah di luar pulau Jawa tidak memiliki suplai pangan yang memadai. Terutama untuk beberapa komoditas pangan seperti beras, bawang merah, cabai, ayam, dan telur.

“Kerap kita menemukan 1 lokasi sentra produksi terjadi oversupply sampai dijual bahkan dibagikan kepada masyarakat, pada saat yang ber­samaan di daerah lain harganya tinggi karena kelangkaan stok,” katanya.

Eliza mengatakan, basis data real time soal rantai pasok pangan di dalam negeri masih belum tersedia dengan baik. Hal ini membuat disparitas harga pangan di indo­nesia ini menjadi cukup tinggi karena pendistribusiannya yang kurang terencana. Termasuk juga pengaruh mahalnya ongkos logistik.

“Dengan kondisi tata kelola pangan kita saat ini masih karut-marut. Potensi terjadi kenaikan harga ini bisa terjadi,” ucapnya

Peneliti senior Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) Vid Adrison juga sudah mewanti-wanti dampak negatif program MBG ke harga pangan.

Dijelaskan oleh Vid, kenaikan harga bahan makanan sangat mungkin terjadi jika permintaan dari dapur MBG sangat tinggi. Masalahnya, kelompok masyarakat miskin dan rentan miskin yang paling merasakan dampak dari kenaikan harga tersebut.

“Peningkatan harga ini akan dirasakan oleh seluruh pihak, namun dampaknya lebih berat bagi kalangan miskin. Bagi mereka, ketika harga makanan meningkat, hal ini akan memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap biaya hidup mereka, sehingga pemerintah mungkin perlu mengeluarkan dana yang lebih besar untuk memberikan transfer atau bantuan,” katanya. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramalan Zodiak Selasa, 25 November 2025: Aries Tenang, Taurus Stabil

    Ramalan Zodiak Selasa, 25 November 2025: Aries Tenang, Taurus Stabil

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 159
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Berikut 12 prediksi zodiak hari Selasa, 25 November 2025, yang mencakup seluruh tanda mulai dari Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, hingga Pisces. Dilansir DIAGRAMKOTA.COM dari Astroved,Aries berada dalam keadaan yang lebih stabil, dengan ketenangan jiwa yang memudahkanmu dalam mengambil keputusan yang lebih tepat. Mental yang lebih jernih membantumu […]

  • YouTube Recap 2025

    Inovasi Terbaru YouTube: YouTube Recap 2025 Hadir di Indonesia, Cara Membuat dan Persyaratannya

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 225
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – YouTube, salah satu platform video terbesar di dunia, baru saja meluncurkan fitur baru bernama YouTube Recap 2025. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melihat kembali aktivitas menonton mereka sepanjang tahun dalam bentuk rangkuman interaktif. Tidak seperti sebelumnya, yang hanya menghadirkan recap untuk konten musik, kini YouTube Recap 25 mencakup berbagai jenis konten, termasuk video panjang […]

  • Warga Tambakrejo Bangun Koperasi Merah Putih, Camat Simokerto: Ini Gerakan Nyata!

    Warga Tambakrejo Bangun Koperasi Merah Putih, Camat Simokerto: Ini Gerakan Nyata!

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 648
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Warga Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, Surabaya, resmi mendirikan Koperasi Merah Putih sebagai langkah konkret untuk membangun kemandirian ekonomi. Pembentukan koperasi ini digelar melalui musyawarah warga pada Rabu (30/4/2025) di Aula Kantor Kelurahan Tambakrejo lantai 2. Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari Camat Simokerto Noervita Amin, SH, M.Si, Lurah Tambakrejo Elvanda Danu Hergaiswara, […]

  • Pemkot Surabaya Perkuat Peran Pemuda dalam Membangun Kemandirian Ekonomi

    Pemkot Surabaya Perkuat Peran Pemuda dalam Membangun Kemandirian Ekonomi

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 86
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, terus berupaya memperkuat peran pemuda dalam membangun kemandirian ekonomi melalui inisiatif Kampung Pancasila. Program ini menawarkan anggaran sebesar Rp5 juta per bulan untuk setiap RW yang dikhususkan bagi generasi muda atau Gen Z. Tujuannya adalah untuk melatih kemandirian dan visi strategis anak muda di tingkat perkampungan. Wali Kota Surabaya […]

  • Polda Jatim Tindak Tegas Aksi Anarkis Kerugian Capai Rp124 Miliar, 580 Orang Diamankan

    Polda Jatim Tindak Tegas Aksi Anarkis Kerugian Capai Rp124 Miliar, 580 Orang Diamankan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 225
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polda Jawa Timur mengambil langkah tegas dalam menangani aksi anarkis yang terjadi di Enam wilayah, yakni Surabaya, Malang Kota, Malang Kabupaten, Kediri Kota, Kediri Kabupaten, dan Sidoarjo. Berdasarkan data yang dihimpun dari Polda Jatim, hingga kini ada sebanyak 580 orang diamankan, dengan rincian 89 orang diproses hukum,12 orang masih dalam pemeriksaan dan 479 […]

  • Strategi Kedua Pelatih Bali United dan Persebaya dalam BRI Super League

    Strategi Kedua Pelatih Bali United dan Persebaya dalam BRI Super League

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam kompetisi BRI Super League 2025/2026, pertandingan antara Bali United dan Persebaya Surabaya menjadi salah satu laga yang paling dinantikan. Pekan ke-20 akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada hari Sabtu (7/2/2026). Selain persaingan antara pemain, adu strategi antara pelatih juga menjadi fokus utama. Gaya Permainan yang Mirip Baik Bali United maupun […]

expand_less