Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Komite Reformasi Kepolisian Belum Diumumkan, Pakar: Presiden Prabowo Berhati-hati

Komite Reformasi Kepolisian Belum Diumumkan, Pakar: Presiden Prabowo Berhati-hati

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kehati-hatian Presiden dalam Menghadapi Reformasi Kepolisian

DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Prabowo Subianto masih belum mengumumkan susunan Komite Reformasi Kepolisian, meskipun prosesnya telah berjalan cukup lama. Hal ini menunjukkan bahwa presiden memilih untuk lebih berhati-hati dalam mengambil langkah-langkah strategis terkait pembenahan institusi kepolisian.

Menurut pengamat kepolisian Haidar Alwi, kehati-hatian yang dilakukan oleh Presiden Prabowo bukan berarti lamban, melainkan bentuk dari kalkulasi matang dalam menjalankan reformasi. Ia menilai bahwa komite tersebut memiliki peran penting sebagai wadah independen yang bertugas menelaah, menilai, dan merekomendasikan arah pembenahan Polri.

Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Institute, menyatakan bahwa komite ini diperlukan agar reformasi dapat berjalan secara efektif dan tidak terpengaruh oleh kepentingan tertentu. Ia menekankan bahwa tujuan utamanya adalah memperkuat institusi kepolisian, bukan sekadar memenuhi tekanan dari pihak luar.

“Prabowo dikenal sangat perhitungan dalam setiap keputusan strategisnya. Tampaknya ia sedang mengambil jarak untuk memastikan bahwa reformasi Polri benar-benar berangkat dari niat memperkuat institusi, bukan dari tekanan yang membawa kepentingan terselubung,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Relevansi Kehati-hatian dalam Proses Reformasi

Haidar Alwi juga menyoroti bahwa sejarah menunjukkan bahwa reformasi yang dipaksakan tanpa kalkulasi politik matang sering kali berubah menjadi instrumen kekuasaan baru. Alih-alih menyelesaikan masalah, yang ada justru satu dominasi berubah menjadi dominasi lain yang juga berbahaya.

Ia menilai bahwa desakan untuk mempercepat reformasi Polri yang datang dari berbagai arah harus dipilah. Sebagian muncul dengan semangat moral, tetapi ada juga yang membawa agenda samar. Dari suara-suara yang nyaring, tidak sedikit yang lebih ingin menjadikan Polri sebagai arena tawar-menawar politik, ketimbang membuat Polri menjadi institusi hukum yang profesional dan independen.

“Dalam konteks itulah, kehati-hatian Prabowo menjadi relevan. Dia tidak mengabaikan tuntutan publik, namun memastikan bahwa reformasi yang dijalankan tidak menjadi jebakan politik yang justru merusak stabilitas pemerintahan yang baru dibangun,” jelasnya.

Peran Negara dalam Reformasi Kepolisian

Lebih lanjut, Haidar menyatakan bahwa kehati-hatian Presiden Prabowo menjadi sinyal bahwa Istana tidak ingin reformasi Polri berubah menjadi ajang ancaman politik. Menurut dia, saat ini masih perlu memastikan bahwa perubahan di tubuh institusi kepolisian dilakukan dengan kontrol yang kuat dari negara, bukan tekanan dari kelompok luar atau pihak lain.

“Reformasi, dalam pandangan strategisnya, bukan sekadar rekonstruksi kelembagaan, tetapi rekonstruksi kepercayaan antara negara, aparat, dan rakyat. Itu sebabnya, setiap langkahnya diukur, setiap keputusan ditimbang, dan setiap desakan diuji motifnya,” imbuhnya.

Dengan demikian, kehati-hatian Presiden Prabowo dalam menghadapi reformasi kepolisian menunjukkan bahwa ia memprioritaskan keberlanjutan dan kualitas dari proses pembenahan, bukan hanya kecepatan dalam mengambil tindakan. Hal ini diharapkan akan memberikan hasil yang lebih baik dan stabil bagi institusi kepolisian serta masyarakat secara keseluruhan.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Tulungagung GTK Kemendikdasmen 2026

    118 Puisi Peduli Bencana Sumatera Lolos Kurasi, Buku Siap Rilis

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 161
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Panitia Puisi Peduli Bencana Sumatera 2025 secara resmi mengumumkan 118 puisi yang terpilih akan dimasukkan dalam buku Tanda Cinta untuk Korban Bencana Sumatera. Pengumuman ini diumumkan pada 16 Desember 2025, menjadi langkah awal dalam penerbitan karya-karya yang lahir dari rasa duka akibat banjir dan tanah longsor besar yang melanda berbagai daerah di Sumatera akhir […]

  • HJKS , Surabaya

    Strategi Pariwisata Malam Pemkot untuk Perayaan Hari Jadi Surabaya

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 55
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya memperkuat posisi kota sebagai destinasi wisata yang menarik. Dalam rangka merayakan hari jadi ke-733, Pemkot menghadirkan dua agenda besar yang disebut Kharisma Event Nusantara (KEN). Agenda ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan, tetapi juga strategi untuk meningkatkan daya tarik pariwisata dan memperkuat identitas kota. Agenda KEN yang Menjadi […]

  • Gempa Bumi Hari Ini, Maluku, BMKG

    Gempa Bumi Hari Ini Mengguncang Wilayah Maluku, BMKG Melaporkan Data Terkini

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 169
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gempa bumi hari ini dengan kekuatan magnitudo 3,1 mengguncang wilayah Seram Bagian Timur, Maluku, pada hari Minggu (22/2/26) sekitar pukul 09:17:52 WIB. Meskipun gempa ini tergolong kecil, informasi yang diberikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa peristiwa tersebut tetap menjadi perhatian masyarakat setempat. Detail Lokasi dan Kedalaman Gempa Berdasarkan data dari […]

  • Peran Mangrove dalam Ekosistem Nasional

    Peran Mangrove dalam Ekosistem Nasional

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Mangrove tidak lagi hanya dianggap sebagai elemen pesisir, tetapi menjadi bagian penting dari sistem ekologis nasional yang memerlukan pengelolaan serius. Dengan luas sekitar 3,45 juta hektar, mangrove Indonesia berperan sebagai benteng alami terhadap abrasi dan banjir rob. Selain itu, mereka juga bertindak sebagai penyimpan karbon biru, habitat keanekaragaman hayati, serta sumber penghidupan bagi masyarakat […]

  • Perkembangan Terkini di Dunia Teknologi dan Keuangan

    Perkembangan Terkini di Dunia Teknologi dan Keuangan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perusahaan teknologi dan keuangan terus mengalami perubahan signifikan, dengan berbagai inovasi dan strategi baru yang muncul. Dalam beberapa bulan terakhir, banyak perusahaan besar telah mengumumkan langkah-langkah penting yang memengaruhi pasar global. Inovasi dalam Teknologi dan Kecerdasan Buatan Banyak perusahaan teknologi kini fokus pada pengembangan alat-alat berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas […]

  • Timnas U-23 Indonesia Hadapi India Dua Kali, Misi Pertahankan Emas SEA Games

    Timnas U-23 Indonesia Hadapi India Dua Kali, Misi Pertahankan Emas SEA Games

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Persiapan Timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games DIAGRAMKOTA.COM – Tim sepak bola putra Timnas Indonesia U-23 memiliki target yang jelas dalam ajang SEA Games. Mereka bertekad mempertahankan medali emas yang telah diraih sebelumnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, persiapan yang matang dilakukan dengan menggelar dua laga uji coba melawan India U-23. Laga pertama akan digelar pada 10 […]

expand_less