Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Pemindahan Ibu Kota Mojokerto Tidak Hanya Mojosari, Dua Kecamatan Lain Juga Dikaji

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto Tidak Hanya Mojosari, Dua Kecamatan Lain Juga Dikaji

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM Pemerintah Kabupaten Mojokerto mulai mempersiapkan rencana pemindahan ibu kota. Hal ini ditandai dengan sosialisasi mengenai prosedur pemindahan, perubahan nama ibu kota, serta pengadaan lahan untuk pembangunan pusat pemerintahan baru dalam acara sosialisasi di Smart Room Satya Bina Karya (SBK) pada Senin (25/8/2025).

Sosialisasi diikuti oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, beserta Sekretaris Daerah Teguh Gunarko, jajaran asisten, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Turut hadir narasumber dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, yaitu Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Lilik Pudjiastuti, serta Kepala Seksi Pengendalian Ruang Wilayah dan Pertanahan Dinas PU Cipta Karya, Priyo Nur Cahyo.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa perpindahan ibu kota harus sesuai dengan aturan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 30 Tahun 2012. Proses ini memerlukan penelitian akademis, persetujuan DPRD, serta persetujuan dari Menteri Dalam Negeri. Lokasi baru juga harus memenuhi kriteria geografis, tata ruang, dan kemudahan akses.

Bupati Al Barra mengatakan bahwa wacana perpindahan ibu kota Kabupaten Mojokerto telah berlangsung selama sembilan masa kepemimpinan atau sekitar 45 tahun, tetapi belum juga terwujud.

“Di Jawa Timur, hanya Kabupaten Mojokerto yang belum berpindah. Hal ini telah direncanakan secara berkala selama sembilan masa jabatan bupati atau 45 tahun. Oleh karena itu, pada periode ini kami berkeinginan untuk mewujudkan gagasan dan harapan dari masyarakat Kabupaten Mojokerto,” katanya.

Menurut Bupati, perpindahan ibu kota akan menjadi titik fokus dalam pembangunan, yang berdampak pada tata kota yang lebih rapi, percepatan pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan efisiensi pelayanan publik. Bupati menyatakan bahwa pemindahan ibu kota akan menjadi pusat perhatian dalam proses pembangunan, yang berkontribusi pada tata kota yang lebih terarah, penguatan pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kualitas layanan masyarakat. Berdasarkan pendapat Bupati, pengalihan ibu kota akan memberikan arah yang jelas bagi pembangunan, yang berdampak pada tata kota yang lebih terencana, percepatan perkembangan ekonomi, serta efisiensi dalam pemberian layanan publik.

“Jika kita memindahkan ibu kota ke wilayah sendiri, kita akan lebih bebas dalam merancang dan mengembangkan pusat pemerintahan. Hal ini akan membuat kota lebih rapi dan menarik, karena memiliki titik pusat serta titik awal pembangunan yang jelas,” katanya.

Ia juga membandingkan dengan daerah lain yang memiliki pusat pemerintahan di wilayah masing-masing. “Saya melihat di daerah lain, pemerintahan yang berada di wilayah sendiri selalu memiliki alun-alun dan masjid utama, sehingga fokus untuk mengembangkan daerahnya terlihat jelas. Dengan demikian, ekonomi dan pembangunan lainnya ikut berkembang di sekitarnya,” tambahnya.

Saat ini, tiga kecamatan sedang dipertimbangkan sebagai calon lokasi ibu kota baru: Mojosari, Puri, dan Kutorejo. Dari segi infrastruktur dan pengurangan risiko bencana, Mojosari dinilai paling layak.

Bupati Al Barra juga menyoroti sisi sejarah dari ketiga nama kecamatan tersebut.

“Secara nama, ketiganya memiliki makna yang dalam. Mojosari mengandung arti buah maja yang subur, Puri berarti istana dalam bahasa Sanskerta, sementara Kutorejo menggambarkan kota yang ramai. Dari segi sejarah dan kondisi wilayah, kita memiliki alasan kuat untuk menjadikan daerah ini sebagai pusat pemerintahan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten yakin bahwa perpindahan ibu kota akan memberikan pengaruh besar di berbagai bidang, termasuk ekonomi, sosial budaya, dan pariwisata.

“Dalam perhitungan kami, ketika ibu kota pemerintahan berpindah, banyak hal akan mengalami perkembangan, seperti ekonomi, sosial budaya, sejarah, dan olahraga. Semua hal tersebut akan memberikan dampak langsung terhadap pemerintahan kita,” tambah Bupati.

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persis Solo Kembali Aktif di Bursa Transfer, Incar Bek Persebaya yang Pernah Berseragam Timnas

    Persis Solo Kembali Aktif di Bursa Transfer, Incar Bek Persebaya yang Pernah Berseragam Timnas

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persis Solo kembali menunjukkan kegigihan dalam memperkuat skuadnya menjelang paruh musim Super League 2025/2026. Klub asal Kota Bengawan itu dikabarkan sedang mempertimbangkan perekrutan bek eks Persebaya Surabaya yang pernah berlabel Timnas Indonesia. Nama yang disebut-sebut menjadi target utama adalah Kadek Raditya, pemain lokal yang sempat membela tim nasional Indonesia di level usia muda. Kabar […]

  • Daniil Medvedev ,Learner Tien ,Australian Open 2026

    Live Streaming: Pertandingan Daniil Medvedev vs Learner Tien di Australian Open 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 101
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara atlet tenis ternama Daniil Medvedev dan pemain muda Learner Tien menjadi sorotan utama dalam gelaran Australian Open 2026. Pertandingan ini menarik perhatian penggemar olahraga dari berbagai kalangan, baik yang hadir langsung di lapangan maupun yang menonton melalui siaran langsung. Latar Belakang dan Konteks Pertandingan Daniil Medvedev dikenal sebagai atlet tenis dengan […]

  • Pemkot Surabaya Pastikan Layanan Publik Kembali Normal Pasca-Lebaran

    Pemkot Surabaya Pastikan Layanan Publik Kembali Normal Pasca-Lebaran

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah memastikan seluruh layanan publik kembali berjalan normal pada hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal ini diungkapkan oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu meskipun sebagian aparatur sipil negara (ASN) masih menerapkan sistem kerja fleksibel. Eri menjelaskan […]

  • Polres Malang Berbagi Ratusan Paket Sembako Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70

    Polres Malang Berbagi Ratusan Paket Sembako Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 185
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satlantas Polres Malang Polda Jatim menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat di Kecamatan Kepanjen, Senin (15/9/2025). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 yang jatuh pada 22 September 2025. Sebanyak 125 paket sembako disalurkan kepada tukang becak, pemulung, pengemudi ojek online (ojol), dan warga yang […]

  • Cek NIK DTSEN 2025

    Cek NIK DTSEN 2025: Pemahaman Dasar tentang Desil dalam Sistem Bantuan Sosial

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 197
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Desil merupakan sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan yang digunakan oleh pemerintah dalam menentukan prioritas penerima bantuan sosial. Sistem ini membagi penduduk ke dalam 10 tingkatan, mulai dari desil 1 hingga desil 10. Setiap tingkatan menggambarkan kondisi ekonomi keluarga, dengan desil 1 menjadi kelompok paling rentan dan desil 10 sebagai kelompok yang dianggap lebih […]

  • Dugaan Korupsi Rp. 200 M Akibat Fraud pada PT. Petrosida Gresik, ex-Komisaris dan Direksi Dilaporkan ke KPK

    Dugaan Korupsi Rp. 200 M Akibat Fraud pada PT. Petrosida Gresik, ex-Komisaris dan Direksi Dilaporkan ke KPK

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 492
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) menemukan data dugaan korupsi terjadi pada anak perusahaan PT. Petrokimia Gresik, PT. Petrosida Gresik senilai Rp. 200 Miliar. Kasusnya pun dilaporkan ke KPK untuk diusut tuntas dan menyeret para pelakunya ke penjara, terutama ex-komisaris dan direksi periode 2021-2023. Perusahaan yang berhubungan dengan suplier bahan baku Petrokimia Gresik itu […]

expand_less