Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Bupati Gresik Mengapresiasi Seniman Lokal dan Internasional di Biennale Jatim XI

Bupati Gresik Mengapresiasi Seniman Lokal dan Internasional di Biennale Jatim XI

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM Bupati Gresik mengapresiasi kontribusi seniman lokal dan internasional dalam perhelatan Biennale Jatim XI yang berlangsung di Pudak Galeri Gresik, pada malam Minggu (24/8/2025).

Karya-karya dari seniman lokal maupun internasional tampil dalam rangkaian pameran seni rupa yang merupakan even dua tahunan terbesar di Jawa Timur. Acara ini diadakan oleh Yayasan Biennale Jatim dan didukung oleh Pemerintah Kabupaten Gresik.

Acara ini menjadi kesempatan berharga bagi seniman lokal maupun internasional. Ratusan seniman dan tokoh budaya dari dalam maupun luar negeri.

Acara dibuka oleh Direktur Jenderal Pengembangan Pemanfaatan Pembinaan Kebudayaan RI Ahmad Mahendra, perwakilan Dinas Pariwisata Jawa Timur Evy, Kepala BP3 Wilayah 11 Endah Budi Heryani, serta Ketua Dewan Kebudayaan Gresik Irfan Akbar.

Biennale Jatim XI tahun ini mengusung tema “Menyongsong Hantu Laut”, sebuah wujud pemikiran terhadap tantangan masa kini, khususnya di daerah pesisir. “Hantu laut” diartikan sebagai lambang ketidakpastian, krisis lingkungan, serta perubahan sosial budaya yang sedang terjadi.

Dengan pendekatan seni, tema ini diangkat oleh seniman muda asal Gresik, Fatwa Amalia, yang terpilih sebagai salah satu peserta utama, berada di tengah sejumlah nama besar dari dalam maupun luar negeri.

Beberapa seniman internasional turut berpartisipasi, seperti Lisette Ross (Amsterdam), Satsuki Imai (Tokyo), Ryuichi Sakazaki (Fukuoka), Terae Keiichiro (Seoul), Artcom (Kazakhstan), Dam-Dam Collective (Amsterdam), serta Yawen Fu (Taiwan/Amsterdam).

Kehadiran Biennale Jatim XI di Gresik diharapkan memperkuat jaringan budaya, membuka kesempatan kerja sama antar negara, serta memperkuat posisi Jawa Timur, khususnya Gresik, sebagai salah satu pusat perkembangan seni rupa di Indonesia.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyambut baik pelaksanaan Biennale di wilayahnya. Ia menganggap, kegiatan ini tidak hanya memperkaya ruang ekspresi seni, tetapi juga memperkuat identitas budaya setempat.

“Karya-karya yang dipamerkan sangat luar biasa. Gresik kini tidak hanya dikenal sebagai kota industri dan sejarah, tetapi juga sebagai tempat lahirnya seniman-seniman yang mampu tampil di panggung internasional,” ujar Bupati Yani.

Bupati Yani menambahkan, seni dan budaya merupakan kekuatan lembut yang mampu meningkatkan citra wilayah serta memperkuat hubungan antar peradaban.

“Gresik merupakan kota kecil yang kaya akan warisan budaya. Sejak dulu menjadi jalur perdagangan internasional. Saya berharap para seniman mampu menangkap makna-makna ini dan mengubahnya dalam karya mereka. Mudah-mudahan Gresik tetap diingat sebagai kota yang penuh peradaban,” katanya. (*)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jomblo Bukan Penghalang! 7 Tips Merayakan Tahun Baru Seru Tanpa Pasangan

    Jomblo Bukan Penghalang! 7 Tips Merayakan Tahun Baru Seru Tanpa Pasangan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 141
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tahun baru biasanya dikaitkan dengan perayaan kembang api, makan malam yang romantis, dan menghitung mundur bersama pasangan. Namun bagi kamu yang masih single, momen ini sering terasa tidak nyaman, terutama ketika media sosial dipenuhi foto pasangan idaman dan caption penuh kasih sayang. Padahal, kenyataannya tidak semua kebahagiaan perlu dirayakan bersama orang lain. Justru, malam […]

  • Kondisi Stadion Butarque yang Menyedihkan Saat Derbi Rayo Vallecano vs Atlético Madrid

    Kondisi Stadion Butarque yang Menyedihkan Saat Derbi Rayo Vallecano vs Atlético Madrid

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 123
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Rayo Vallecano dan Atlético Madrid dalam laga derbi LaLiga EA Sports menunjukkan suasana yang sangat memprihatinkan. Stadion Butarque, yang biasanya menjadi tempat berlangsungnya pertandingan kandang Rayo, terlihat sepi dan tidak ramai. Hal ini disebabkan oleh kondisi rumput yang buruk, sehingga pertandingan harus digelar di stadion alternatif, yaitu Leganés. Penonton yang Sedikit Hadir […]

  • Ops Lilin Semeru Polres Probolinggo Siapkan Pos Pelayanan Terpadu di Jalur Pantura

    Ops Lilin Semeru Polres Probolinggo Siapkan Pos Pelayanan Terpadu di Jalur Pantura

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 155
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ( Nataru) Polres Probolinggo Polda Jatim mendirikan Pos Pelayanan Terpadu di jalur Pantura, tepatnya di wilayah Kraksaan. Pos pelayanan tersebut disiapkan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi para pengendara yang melintas di jalur nasional Pantura. […]

  • Bencana di Sumatera Utara

    Bencana Banjir Lahar Dingin di Lumajang, Puluhan Makam Tertimbun

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 261
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Banjir lahar dingin yang terjadi di Kabupaten Lumajang menimbulkan dampak serius, termasuk hilangnya puluhan makam akibat aliran air yang deras. Kejadian ini menunjukkan bagaimana bencana alam bisa mengubah wajah sebuah daerah dalam sekejap. Dampak Bencana pada Makam dan Lingkungan Sekitar Berdasarkan laporan yang diterima, jebolnya tanggul Kali Regoyo di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian menyebabkan […]

  • Distribusi Perangkat Digital di Sekolah Pacitan Masih Tidak Merata

    Distribusi Perangkat Digital di Sekolah Pacitan Masih Tidak Merata

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 160
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah lembaga pendidikan di Pacitan telah mulai mengadopsi perangkat digital seperti smartboard atau Interactive Flat Panel (IFP) dalam proses belajar mengajar. Namun, penyebaran alat tersebut masih belum merata di seluruh jenjang pendidikan. Kondisi Pendidikan Dasar dan Menengah Di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), sebanyak 71 lembaga sudah menerima bantuan IFP dari pemerintah. Sementara itu, […]

  • 24 Tokoh Antikorupsi Ajukan Pendapat dalam Uji Materi UU Tipikor

    24 Tokoh Antikorupsi Ajukan Pendapat dalam Uji Materi UU Tipikor

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 224
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak 24 tokoh anti-korupsi menyampaikan pendapat mereka sebagaiamicus curiae(rekan pengadilan) mengenai uji materi (judicial review) terhadap Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) yang telah diubah dengan UU 20/2001, dikutip dariANTARA. Pakar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang juga menjadi Koordinator Gerakan Pemberantasan […]

expand_less