Renovasi Brawijaya Belum Selesai! Persik Kediri Pindah Laga Kandang ke Super League 2025/2026
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kam, 21 Agu 2025
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM — Proses renovasi Stadion Brawijaya Kediri yang terus-menerus tertunda memaksa Persik Kediri untuk mengambil keputusan penting. Macan Putih secara resmi mengganti jadwal kandang dengan Dewa United pada pekan ketiga Super League 2025/2026.
Seharusnya, Persik menjadi tuan rumah dalam pertandingan melawan Dewa United. Namun, pertandingan tersebut dialihkan ke Banten International Stadium, Serang, Banten, pada Jumat (22/8/2025) pukul 19.00 WIB.
Keputusan ini diumumkan melalui surat resmi Pengiriman Circular Perubahan Jadwal Kompetisi (Circular#6) Nomor 1224/LI-KOM/VIII/2025.
Di dalam surat tersebut disampaikan perubahan status tim tuan rumah dan tamu antara Persik dengan Dewa United.
Pelatih Persik Kediri, M. Syahid Nur Ichsan, menyatakan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Dewa United serta I.League sebagai penyelenggara liga. Semua pihak sepakat untuk mengubah status tuan rumah dalam pertandingan putaran pertama ini.
“Berdasarkan surat Pengiriman Circular Penyesuaian Jadwal Kompetisi (Circular#6) Nomor 1224/ LI-KOM/VIII/2025, pertandingan Persik Kediri melawan Dewa United pada Jumat (22/8/25) akan digelar di Banten International Stadion (Serang) pukul 19.00 WIB,” kata Syahid yang dikutip dari I.League, Rabu (20/8/2025).
Di sini terjadi perubahan status pertandingan kandang dan tandang bagi kedua tim.
Dengan perubahan ini, Dewa United akan menjadi tuan rumah saat menghadapi Persik di Serang pada minggu ketiga.
Sementara giliran Persik sebagai tuan rumah baru akan dilaksanakan pada babak kedua, tepatnya pada 7 Februari 2026 mendatang.
“Pada dasarnya Persik tidak ingin kehilangan pertandingan di kandang. Oleh karena itu kami berkoordinasi dan memperoleh persetujuan antara Dewa United dan I.League,” ujar Syahid.
Di mana dalam pertandingan babak pertama nanti Dewa United berstatus sebagai tim tuan rumah. Sementara pada babak kedua nanti pada 7 Februari 2026 mendatang giliran Persik Kediri yang akan menjadi tuan rumah.
Langkah ini diambil seiring Stadion Brawijaya Kota Kediri sedang dalam proses perbaikan.
Keputusan ini dianggap cukup cerdas agar Persik tidak kehilangan hak bermain di kandang. Mereka memastikan para penggemar Macan Putih tetap dapat memberikan dukungan penuh saat stadion di Kediri kembali siap digunakan.
Saat ini, proses perbaikan Stadion Brawijaya masih berlangsung di beberapa area kritis. Sejumlah bagian stadion memerlukan perbaikan signifikan agar sesuai dengan standar pertandingan Super League.
Syahid mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan pembangunan dan melihat bahwa masih diperlukan tambahan waktu. Oleh karena itu, opsi perubahan jadwal laga kandang dianggap sebagai langkah yang paling realistis.
“Kami melihat perkembangan Stadion Brawijaya yang masih dalam proses perbaikan. Kami masih membutuhkan waktu untuk menunggu seluruhnya selesai,” kata Syahid.
Kami akhirnya melakukan komunikasi dengan pihak Dewa United dan kedua belah pihak mencapai kesepahaman.
Tindakan ini juga menjamin Persik tetap memiliki suasana kandang di babak kedua. Suporter dipercaya lebih puas karena dapat mendukung tim kesayangan secara langsung di Kota Kediri.
Sementara itu, Dewa United menyambut baik keputusan tersebut. Manajemen Tangsel Warriors menegaskan bahwa mereka terbuka dan mendukung solusi bersama untuk kelancaran kompetisi.
Kolaborasi antara kedua klub dianggap menunjukkan profesionalisme dalam Super League 2025/2026. Pengelola liga juga memberikan apresiasi terhadap kesepakatan ini yang berjalan tanpa kendala.
Stadion Internasional Banten dipastikan menjadi tempat pertandingan minggu ketiga antara Dewa United dan Persik. Stadion megah di Serang ini kini sering digunakan sebagai markas sementara tim asal Banten.
Dengan kapasitas yang luas dan fasilitas yang canggih, stadion ini diharapkan mampu menampung antusiasme para pendukung tuan rumah. Namun, kemungkinan besar Persikmania juga akan hadir untuk memberikan dukungan secara langsung.
Persik saat ini masih dalam tahap penyesuaian dengan jadwal yang padat di awal musim. Meskipun kehilangan kesempatan bermain di kandang lebih dulu, mereka berkomitmen untuk tampil terbaik dalam pertandingan away ini.
Syahid menekankan bahwa fokus utama dari tim adalah menjaga performa saat bermain. Perubahan jadwal laga kandang tidak boleh menjadi alasan untuk kehilangan poin.
Persik berharap perbaikan Stadion Brawijaya segera selesai sesuai rencana. Dengan demikian, Macan Putih dapat kembali merasakan suasana kandang di depan ribuan penggemar setia.
Pembaruan stadion ikonik ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan memenuhi standar yang tinggi. Mulai dari bangku penonton, lapangan, hingga fasilitas pendukung lainnya akan mendapatkan perbaikan terbaru.
Manajemen merasa optimis bahwa Stadion Brawijaya yang telah diperbaiki akan memberikan semangat tambahan. Terlebih lagi, lapangan asli dianggap bisa menjadi faktor penting dalam persaingan sengit Super League.
Meskipun mengalami penundaan, Persik tetap menunjukkan semangat yang tinggi dalam menghadapi musim yang panjang. Mereka berharap dapat mempertahankan konsistensi dalam performa sejak babak pertama hingga akhir kompetisi.
Bagi para penggemar, berita penundaan ini tentu menimbulkan sedikit kekecewaan karena harus menunggu lebih lama. Namun, sebagian besar anggota Persikmania diyakini dapat memahami keputusan manajemen demi kepentingan bersama.
Pertukaran jadwal kandang ini menunjukkan ketangguhan klub dalam menghadapi perubahan kompetisi. Persik menunjukkan bahwa menjaga sikap sportif dan kelancaran liga lebih utama daripada keuntungan sementara.
Laga melawan Dewa United di Serang tetap menjadi tantangan berat bagi Macan Putih. Persik ingin menunjukkan bahwa meskipun tidak mendapatkan dukungan penuh di kandang, mereka mampu bersaing di papan atas.
Dengan jadwal yang telah diubah, Persik perlu menunggu hingga Februari 2026 untuk benar-benar bisa menjadi tuan rumah. Namun, ketika waktunya tiba, Stadion Brawijaya diprediksi akan kembali penuh sesak dengan penonton.
Pembaruan yang sedang berlangsung akan membuat stadion menjadi lebih mencerminkan identitas dan membanggakan. Pada akhirnya, harapan ini diharapkan terwujud dengan suasana kandang yang jauh lebih megah. ***





Saat ini belum ada komentar