Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Solo Keroncong Festival 2024: Merayakan Keroncong sebagai Pengalaman Seni Lintas Genre

Solo Keroncong Festival 2024: Merayakan Keroncong sebagai Pengalaman Seni Lintas Genre

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Diagram Kota Solo – Solo Keroncong Festival, festival musik keroncong tahunan yang ikonik, kembali hadir untuk tahun ke-16 kalinya pada tanggal 19-20 Juli 2024. Diselenggarakan di Pamedan Pura Mangkunegaran.

Festival ini mengusung tema “Keroncong Experience: Becik Ketitik Keroncong Ketara”, dengan Sruti Respati sebagai Creative Director yang mencerminkan semangat untuk terus melestarikan dan mengembangkan musik keroncong di era modern Saat ini.

Dalam press Conference nya Sruti Respati creative Director menyampaikan ” Solo keroncong Festival 2024 tahun ini kami masih lintas genre dengan menggandeng 3 fashion designer yaitu Rory Wardana, Dinna Riana Owastera, & Linda Susanti dari jogja.

Serta ada maskot kami Rajamala dan mbk Dinda Nur Safira 3rd runner up Putri Indonesia 2023 yang besok akan berjalan di catwalk dengan menggunakan balutan busana dari Rory Wardana.

“Festival ini tidak hanya menjadi wadah bagi para pecinta keroncong untuk menikmati alunan musik yang indah, tetapi juga menjadi platform untuk memperkenalkan keroncong kepada generasi muda dan khalayak yang lebih luas,” ujarnya Rabu (17/7/2024).

Melalui tema ini, Solo Keroncong Festival 2024 akan menghadirkan kolaborasi unik antara musik keroncong dengan berbagai genre musik modern, fashion kontemporer berbasis batik, dan berbagai pertunjukan seni lainnya. Menggabungkan Tradisi dan Modernitas

Pada Solo Keroncong Festival 2024, pengunjung akan disuguhkan dengan berbagai pertunjukan musik keroncong yang memadukan tradisi dan modernitas. Kolaborasi antar musisi keroncong ternama dengan musisi dari berbagai genre musik lainnya akan menjadi daya tarik utama festival ini.

Selain itu, akan ada pertunjukan fashion yang menampilkan batik sebagai elemen utama, memadukan keindahan budaya tradisional dengan sentuhan modern Persembahan Owastera ” Merak Ati” by Dinna Owastera.

Dinna Riana sebagai pemilik Owastera dan Fashion designer menjelaskan, secara keseluruhan rancangan busana Merak Ati di design dengan metode zero waste yang mana Owastera meminimalisir limbah fashion supaya tidak membebani bumi. Dengan Material yg digunakan Batik Tulis dan Wastra Nusantara.

Selain fashion masih banyak Beragam Kegiatan untuk Semua Kalangan. Selain pertunjukan musik, Solo Keroncong Festival 2024 juga menawarkan berbagai kegiatan menarik lainnya, seperti Event Aktivitas: Berbagai aktivitas seperti Fashion Show, Nail Art, Babershop dan lainnya.

● Mekanisme Open Call : Memberikan kesempatan bagi para talenta muda untuk menunjukkan bakat mereka dalam bermusik keroncong yang berlaku di tahun 2024

● Keplek Ilat: Stand Food and Beverage untuk memanjakan pengunjung Solo keroncong Festival  2024 pencinta kuliner kota bengawan.

Solo Keroncong Festival 2024 terbuka untuk semua kalangan, baik pecinta musik keroncong maupun mereka yang ingin menjelajahi kekayaan budaya Jawa.

Festival ini merupakan kesempatan yang tepat untuk merasakan atmosfer budaya Solo yang kental dan menikmati keindahan musik keroncong yang tak lekang oleh waktu.

“Mari hadiri Solo Keroncong Festival 2024 di Pamedan Pura Mangkunegaran dan rasakan pengalaman seni keroncong yang tak  terlupakan sepanjang masa di kota bengawan,” pungkasnya. (dk/chandra)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda Ende Terima Laporan Survei Arsitektur SPBE dari ITS Surabaya

    Pemda Ende Terima Laporan Survei Arsitektur SPBE dari ITS Surabaya

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Ende menerima laporan dan penyampaian hasil survei lapangan dalam penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dari tim Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ende (Diskominfo Ende). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, Jumat (14/9/2025). Survei lapangan dilakukan selama […]

  • Tim Medis Polri Jangkau Korban Banjir Aceh Tamiang, Pulihkan Kesehatan dan Semangat Warga

    Tim Medis Polri Jangkau Korban Banjir Aceh Tamiang, Pulihkan Kesehatan dan Semangat Warga

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepedulian Polri terhadap kondisi kesehatan masyarakat terdampak bencana banjir kembali diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Tim BKO Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Jumat, (16/1/2026). Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni Pondok Pesantren Hidayah […]

  • Polda Jatim Tabur Bunga di Laut Kenang Semangat Juang Pahlawan di Hari Bhayangkara ke -79

    Polda Jatim Tabur Bunga di Laut Kenang Semangat Juang Pahlawan di Hari Bhayangkara ke -79

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 175
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke -79, Polda Jawa Timur melaksanakan tabur bunga di Dermaga Pelabuhan Mirah, Tanjungperak Surabaya,Senin (23/6). Kegiatan mengenang jasa para pahlawan ini dipimpin oleh Irwasda Polda Jatim, Kombes Pol Ary Satriyan diikuti oleh pejabat utama Polda Jatim beserta Bhayangkari dan personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim. Kombes […]

  • Profil Baek Se Hee, Penulis I Want to Die But I Want to Eat Tteokbokki yang Meninggal di Usia 35 Tahun

    Profil Baek Se Hee, Penulis I Want to Die But I Want to Eat Tteokbokki yang Meninggal di Usia 35 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Perjalanan Hidup dan Karya Baek Se Hee DIAGRAMKOTA.COM – Baek Se Hee, seorang penulis asal Korea Selatan yang dikenal karena karyanya tentang kesehatan mental, meninggal dunia pada usia 35 tahun. Kepergiannya menimbulkan duka mendalam bagi penggemar dan pembaca di seluruh dunia yang terinspirasi oleh kisah hidupnya. Kabar duka ini mengejutkan publik karena Baek dikenal sebagai sosok […]

  • Alasan Putus Fiki Naki dan Tugba Kiara Terungkap

    Alasan Putus Fiki Naki dan Tugba Kiara Terungkap

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 156
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – YouTuber Fiki Naki dan Tinandrose resmi menikah pada Senin (24/11). Di tengah kabar bahagia itu, alasan putusnya hubungan Fiki dengan gadis asal Turki bernama Tugba Kiara kembali menjadi sorotan warganet. Fiki dan Tugba diketahui sempat berpacaran sekitar dua tahun terhitung sejak 2022. Mereka bahkan sudah saling bertemu keluarga besar masing-masing meski dipisahkan jarak […]

  • Kondisi Lapangan yang Mempengaruhi Jadwal Pertandingan NBA: Heat ditunda, Pertandingan Bulls Reschedule

    Kondisi Lapangan yang Mempengaruhi Jadwal Pertandingan NBA: Heat ditunda, Pertandingan Bulls Reschedule

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 52
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kondisi lapangan yang tidak memadai menjadi penyebab utama penundaan pertandingan antara Miami Heat dan Chicago Bulls. Peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya faktor lingkungan dalam menjaga keselamatan atlet serta kelancaran jadwal kompetisi olahraga. Penyebab Kondisi Lapangan yang Tidak Aman Lapangan yang digunakan untuk pertandingan antara Miami Heat dan Chicago Bulls mengalami masalah karena adanya kondensasi […]

expand_less