Meninggal Dunia di Usia 67 Tahun, Dikenal sebagai Pejuang Hukum yang Gigih
DIAGRAMKOTA.COM – Pengacara ternama Indonesia, Kamaruddin Simanjuntak, telah berpulang ke hadirat Tuhan pada hari ini, Senin, 19 Oktober 2026, pukul 03.00 WIB. Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh rekan sejawatnya, Martin Lukas Simanjuntak, yang menyampaikan dengan haru bahwa almarhum telah meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pelni, Jakarta Pusat.
“Shalom, benar beliau telah berpulang ke rumah Bapa di surga subuh tadi,” ujar Martin saat dihubungi oleh tim liputan. Ia menambahkan bahwa Kamaruddin sempat menjalani terapi cuci darah secara rutin selama beberapa tahun terakhir akibat kondisi kesehatannya yang memburuk. Jenazah kini telah disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di kompleks Ukrida, Jakarta.
Peran Penting dalam Kasus Ferdy Sambo dan Yosua Hutabarat
Kamaruddin Simanjuntak bukan sekadar nama dalam dunia hukum—ia menjadi tokoh sentral dalam kasus besar yang mengguncang publik Indonesia. Ia dikenal luas sebagai salah satu anggota tim pengacara keluarga korban pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Yosua Hutabarat, yang melibatkan mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Ferdy Sambo.
Dalam proses persidangan yang panjang dan penuh tekanan, Kamaruddin tampil sebagai sosok yang teguh, berani, dan berkomitmen penuh untuk menegakkan keadilan. Ia tak hanya membela hak keluarga Yosua, tetapi juga menjadi simbol perlawanan terhadap ketidakadilan sistemik dalam penegakan hukum.
Warisan Hukum dan Dedikasi yang Tak Terlupakan
Selain kiprahnya dalam kasus Ferdy Sambo, Kamaruddin juga dikenal karena integritasnya yang tinggi, kerja keras tanpa pamrih, serta komitmen terhadap prinsip-prinsip keadilan. Ia sering kali menjadi wajah bagi para klien dari kalangan menengah ke bawah yang tidak mampu membeli jasa pengacara mahal, namun memiliki kasus penting yang harus dipertaruhkan.
Rekan-rekannya di dunia hukum menyebutnya sebagai sosok yang rendah hati, bijaksana, dan selalu siap membantu sesama advokat dalam menyelesaikan perkara yang sulit. Banyak yang menyatakan bahwa Kamaruddin bukan hanya pengacara, tapi juga mentor dan panutan bagi generasi muda pengacara di Indonesia.
Ucapan Belasungkawa dari Berbagai Lapisan Masyarakat
Sejak kabar meninggalnya Kamaruddin tersebar, berbagai komunitas hukum, aktivis sosial, hingga tokoh publik turut menyampaikan duka cita. Media sosial dipenuhi ucapan belasungkawa, foto-foto kenangan, dan doa untuk arwahnya agar diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Di tengah kesedihan yang mendalam, banyak yang mengingat pesan-pesan bijak yang sering ia sampaikan: “Hukum bukan hanya soal aturan, tapi juga tentang keadilan, rasa manusiawi, dan keberanian untuk berdiri di sisi yang benar.”
Proses Pemakaman dan Doa untuk Arwah Sang Pejuang Hukum
Jenazah Kamaruddin Simanjuntak akan dimakamkan besok pagi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Rencananya, acara pemakaman akan dihadiri oleh keluarga besar, rekan sesama pengacara, serta para tokoh hukum dan masyarakat sipil yang ingin mengantar kepergian sang pejuang keadilan.




















