Inovasi Digitalisasi Parkir di Surabaya: Foto Jukir Resmi untuk Cegah Penipuan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Konten Ringkasan:
Artikel ini membahas inisiatif Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya yang memasang foto petugas juru parkir (jukir) resmi di 819 titik rambu parkir digital. Tujuannya adalah untuk mencegah penyalahgunaan identitas oleh jukir liar dan meningkatkan transparansi layanan parkir. Plt Kepala Dishub, Trio Wahyu Bowo, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari program digitalisasi parkir yang dicanangkan Pemerintah Kota Surabaya.
DIAGRAMKOTA.COM – Penggunaan teknologi dalam pengelolaan parkir kini semakin berkembang. Di Kota Surabaya, Dinas Perhubungan (Dishub) telah mengambil langkah strategis dengan memasang foto petugas juru parkir (jukir) resmi di rambu parkir digital. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mencegah tindakan tidak profesional dari oknum jukir liar.
Tujuan Utama: Transparansi dan Pengawasan Masyarakat
Plt Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menjelaskan bahwa pemasangan foto jukir resmi di rambu parkir digital adalah bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat proses digitalisasi parkir. “Ini adalah salah satu bentuk transparansi agar warga bisa ikut mengawasi langsung,” ujar Trio saat meninjau pemasangan foto jukir di kawasan Taman Apsari.
Foto tersebut akan terpampang jelas di setiap titik parkir digital, sehingga masyarakat dapat memverifikasi apakah petugas yang sedang bertugas sesuai dengan data yang tercantum di rambu. Jika ada ketidaksesuaian, masyarakat diimbau untuk tidak membayar jasa parkir tersebut.
Proses Pemasangan Foto Jukir yang Terstruktur
Untuk memastikan keberhasilan program ini, Dishub menerjunkan lima tim yang disebar di lima wilayah utama Kota Surabaya, yaitu Surabaya Timur, Utara, Pusat, Selatan, dan Barat. Setiap tim melakukan pendataan, pemotretan langsung di lokasi, pencetakan, hingga penempelan foto pada rambu digital.
“Kami akan running dan push sampai hari Sabtu. Kalaupun nanti Sabtu belum selesai, maka akan kami lanjutkan hari Senin hingga tuntas,” kata Trio.
Peran Masyarakat dalam Mengawasi Layanan Parkir
Masyarakat diharapkan aktif dalam mengawasi pelayanan parkir. Trio menekankan bahwa jika ditemukan indikasi pelanggaran atau ketidaksesuaian, masyarakat berhak menolak bayaran kepada jukir yang tidak sesuai dengan foto yang terpampang di rambu digital.
Selain itu, warga juga dapat melaporkan jukir ilegal atau mencurigakan melalui Command Center 112 atau hotline resmi Dinas Perhubungan.
Manfaat Digitalisasi Parkir bagi Masyarakat
Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan layanan parkir yang lebih efisien dan aman. Dengan sistem digital, pengguna jasa parkir kini memiliki akses kontrol penuh terhadap layanan yang mereka gunakan.
Tips untuk Warga dalam Menggunakan Layanan Parkir Digital
- Verifikasi foto jukir sebelum membayar
- Jika ada ketidaksesuaian, tolak pembayaran
- Laporkan jukir ilegal melalui saluran resmi seperti Command Center 112
Dengan inovasi ini, Surabaya semakin menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem parkir yang adil, transparan, dan ramah pengguna.***

>

Saat ini belum ada komentar