Strategi Pemerintah DKI Jakarta Membuka Peluang Investasi di Kawasan Industri Pulogadung
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 13 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya memperluas kerja sama dengan pelaku usaha internasional, khususnya dari Tiongkok. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui kegiatan JIEP business matching forum yang digelar di Shenzhen, Tiongkok. Acara ini menjadi momen penting dalam menarik minat investor asing untuk berkontribusi dalam pembangunan kawasan industri modern di Jakarta.
Visi Pemerintah DKI Jakarta dalam Pembangunan Kota Global
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, hadir secara langsung dalam acara tersebut dan menyampaikan pesan kuat tentang komitmen pihaknya dalam mendorong transformasi Jakarta menuju kota global yang kompetitif dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa investasi di JIEP tidak hanya bertujuan untuk keuntungan bisnis, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan perkotaan yang lebih modern, inklusif, dan ramah lingkungan.
“Investasi di JIEP bukan hanya tentang keuntungan bisnis, tetapi juga tentang berkontribusi dalam pembangunan masa depan perkotaan yang modern, inklusif, dan ramah lingkungan,” ujar Pramono dalam sambutannya.
Kehadiran Gubernur DKI Jakarta dalam acara ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif serta mendukung pengembangan Kawasan Industri Pulogadung sebagai destinasi investasi strategis.
Partisipasi Aktif Pengusaha Tiongkok
Acara ini berhasil menarik perhatian sekitar 50 pengusaha Tiongkok dari berbagai sektor seperti teknologi, pengelolaan kawasan industri modern, manufaktur, konstruksi, dan sektor terkait lainnya. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam berbagai sesi diskusi, termasuk panel diskusi yang menjadi wadah interaktif bagi para calon investor.
Dalam sesi diskusi, sejumlah pengusaha Tiongkok menyampaikan ketertarikan mereka untuk berinvestasi di Jakarta, khususnya di Kawasan Industri Pulogadung. Mereka juga menggali lebih lanjut peluang kerja sama yang dapat dikembangkan secara konkret dalam waktu dekat.
Peran PT JIEP dalam Transformasi Kawasan Industri
Direktur Utama PT JIEP, Satrio Witjaksono, menjelaskan bahwa forum ini menjadi momentum strategis dalam memperluas jejaring kemitraan global dan mempercepat realisasi investasi di kawasan. Ia menegaskan bahwa JIEP tidak hanya menawarkan kawasan industri, tetapi sebuah ekosistem terintegrasi yang siap mendukung pertumbuhan bisnis dan inovasi.
“PT JIEP tengah bertransformasi menjadi kawasan industri modern berbasis teknologi, berkelanjutan, dan terkoneksi dengan sistem transportasi publik. Kami mengundang para investor untuk bersama-sama membangun masa depan industri dan urban Jakarta,” jelas Satrio.
Sebagai BUMD Provinsi DKI Jakarta dan anggota Holding BUMN Danareksa, JIEP saat ini sedang mengembangkan Remasterplan 25 tahun yang mencakup transformasi kawasan seluas 433 hektar menjadi Integrated Hi-Tech Industrial and Innovation District.
Peluang Investasi yang Menarik
Peluang investasi yang ditawarkan oleh JIEP meliputi pengembangan Transit Oriented Development (TOD), pembangunan Modern Smart Warehouse, serta pengembangan kawasan mixed-use yang terintegrasi dengan infrastruktur digital dan transportasi publik. Ini menunjukkan bahwa JIEP tidak hanya fokus pada pengembangan industri, tetapi juga pada pembangunan kota yang lebih maju dan terpadu.
“Melalui business matching forum ini, diharapkan terjalin kemitraan strategis antara PT JIEP dan para investor Tiongkok, yang tidak hanya menghasilkan kerja sama bisnis yang konkret, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, transfer teknologi, serta pengembangan kawasan industri modern yang berkelanjutan di Jakarta,” tambah Satrio.***

>

Saat ini belum ada komentar