Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Perubahan Besar di Sepak Bola Italia Pasca Kegagalan Piala Dunia 2026

Perubahan Besar di Sepak Bola Italia Pasca Kegagalan Piala Dunia 2026

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kegagalan Timnas Italia dalam memenuhi syarat untuk tampil di Piala Dunia 2026 telah menjadi titik balik besar bagi federasi sepak bola nasional. Sejumlah perubahan signifikan diperkirakan akan terjadi, termasuk pergantian kepemimpinan dan pelatih. Salah satu nama yang muncul sebagai kandidat kuat untuk mengisi posisi pelatih adalah Roberto Mancini.

Mancini, yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih Timnas Italia dari 2018 hingga 2023, dikenal atas keberhasilannya membawa tim meraih gelar juara Euro 2020. Selama masa jabatannya, Gli Azzurri mencatat rekor tak terkalahkan selama 37 pertandingan, sebuah pencapaian yang belum terpecahkan hingga saat ini.

Namun, kegagalan dalam kualifikasi Piala Dunia 2022 membuat Mancini mundur dari jabatannya. Ia kemudian melanjutkan kariernya dengan melatih Timnas Arab Saudi, meski tidak berhasil memberikan dampak signifikan. Setelah berada di sana selama beberapa bulan, ia akhirnya meninggalkan posisi tersebut pada Oktober 2024 dan beralih ke klub Qatar, Al-Sadd, sejak akhir 2025.

Kepemimpinan FIGC yang Berubah

Perubahan besar juga terjadi di level kepemimpinan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Gabriele Gravina, presiden FIGC selama beberapa tahun terakhir, resmi mundur dari jabatannya pada Kamis (2/4/2026), kurang dari dua hari setelah Italia dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Ini merupakan kegagalan kedua yang dialami FIGC di bawah kepemimpinannya, dan ketiga secara keseluruhan dalam sejarah organisasi tersebut.

Gravina, yang berusia 72 tahun, dikenal sebagai tokoh penting dalam dunia sepak bola Italia. Namun, kritik terhadap kepemimpinannya semakin meningkat setelah kegagalan timnas dalam beberapa kompetisi besar. Hal ini memicu spekulasi tentang perubahan besar-besaran di struktur FIGC.

Kandidat Baru untuk Kursi Presiden FIGC

Salah satu nama yang sering disebut sebagai calon kuat untuk menggantikan Gravina adalah Giovanni Malago. Mantan presiden Komite Olimpiade Italia (CONI) dari 2013 hingga 2025, Malago juga pernah menjabat sebagai presiden sementara FIGC pada 2018. Ia juga menjadi ketua komite pelaksana Olimpiade musim dingin yang baru saja digelar di Italia awal tahun ini.

Menurut laporan dari Calciomercato, sumber dekat Mancini menyebut bahwa pelatih berusia 61 tahun itu yakin akan kembali ditunjuk sebagai pelatih Timnas Italia jika Malago terpilih sebagai presiden FIGC. Meski belum ada pengumuman resmi, isu ini mulai menghangat dan menjadi sorotan publik.

Reputasi Mancini yang Masih Kuat

Meskipun memiliki catatan buruk dengan kegagalan kualifikasi Piala Dunia 2022, reputasi Mancini sebagai pelatih tetap kuat. Ia dianggap memiliki visi jangka panjang dan kemampuan untuk membawa timnas kembali ke jalur kesuksesan. Dalam wawancara sebelumnya, Mancini pernah menyatakan bahwa dirinya siap kembali bekerja untuk negara tercinta jika diberi kesempatan.

“Saya masih punya banyak hal yang ingin saya capai bersama Italia,” ujarnya. “Jika ada kesempatan, saya akan kembali.”

Tantangan yang Menghadang

Meski ada harapan besar, tantangan tetap besar bagi Mancini dan FIGC. Kegagalan di Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa perlu ada reformasi menyeluruh di berbagai aspek, mulai dari manajemen hingga sistem pemain. Pelatih baru harus mampu menghadapi tekanan dan membangun kembali kepercayaan publik terhadap sepak bola Italia.

Dengan perubahan kepemimpinan dan potensi kembalinya Mancini, masa depan sepak bola Italia tampaknya sedang dalam fase transisi. Apakah langkah ini akan membawa perbaikan atau justru memperparah situasi, hanya waktu yang akan menjawab.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Virus, Super Flu, Influenza, Jawa Timur,

    18 Kasus Penyebaran “Super Flu” di Jawa Timur, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengungkapkan bahwa sebanyak 18 kasus influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai “super flu” telah terdeteksi sepanjang periode September hingga November 2025. Temuan ini berasal dari hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim melalui sistem surveilans Influenza Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) di sejumlah fasilitas kesehatan, […]

  • Rekomendasi Taman Hiburan Terbaik Di Asia Tenggara

    Rekomendasi Taman Hiburan Terbaik Di Asia Tenggara

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 303
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rekomendasi taman hiburan terbaik di Asia TenggaraDari wahana adrenalin tinggi hingga atraksi keluarga yang ramah, wilayah ini memiliki sesuatu untuk setiap jiwa petualang. Berikut adalah beberapa rekomendasi taman hiburan terbaik di Asia Tenggara yang layak dikunjungi: 1. Universal Studios Singapore (Singapura): Terletak di Resorts World Sentosa, Universal Studios Singapore adalah destinasi wajib bagi […]

  • Pernikahan Fiki Naki dan Tinandrose

    Romantis! Ini Alasan Pernikahan Fiki Naki dan Tinandrose

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 232
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pernikahan Fiki Naki dan Tinandrose menjadi salah satu kisah selebritas yang paling banyak dibicarakan akhir-akhir ini. Di balik momen-momen romantis yang tersebar di media sosial, ada cerita pribadi yang membuat hubungan mereka terasa begitu tulus dan kuat. Berdasarkan pengakuan Tinandrose dalam podcast “Kehidupan Setelah Perpisahan” dan berbagai momen wawancara, ia mengungkapkan beberapa alasan […]

  • Kapolda Jatim: Hari Bhayangkara ke-78, Momentum Kolaborasi untuk Pilkada 2024

    Kapolda Jatim: Hari Bhayangkara ke-78, Momentum Kolaborasi untuk Pilkada 2024

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Peringatan Hari Bhayangkara ke-78 menjadi momen refleksi bagi Korps Bhayangkara untuk menyambut masa depan yang lebih baik. Tema Hari Bhayangkara tahun 2024 adalah “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas”. Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto, menyatakan bahwa momen Hari Bhayangkara kali ini memotivasi seluruh anggota di […]

  • Derby Valencia: Kekuatan dan Tekanan yang Mengancam Relegasi

    Derby Valencia: Kekuatan dan Tekanan yang Mengancam Relegasi

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 98
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Levante dan Valencia di Estadio Ciutat de Valencia menjadi salah satu laga paling menarik dalam sejarah derby kota tersebut. Dalam pertandingan ini, kedua klub tidak hanya bertarung untuk meraih poin penting, tetapi juga memperjuangkan nasib mereka di divisi utama sepak bola Spanyol. Kekhawatiran akan ancaman relegasi membuat atmosfer pertandingan semakin panas dan […]

  • PDIP Surabaya, Pemilu 2029

    Strategi PDIP Surabaya untuk Menghadapi Pemilu 2029

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemilu 2029 menjadi momen penting bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Surabaya. Partai yang dikenal sebagai “kandang banteng” ini mulai mempersiapkan diri untuk kembali memperkuat posisinya dalam sistem politik Jawa Timur. Target utama adalah kembali meraih 15 kursi DPRD, seperti yang berhasil dicapai pada Pemilu 2019. Pembentukan strategi ini dilakukan melalui berbagai langkah […]

expand_less