Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Pendatang Tanpa Pekerjaan di Surabaya Diimbau Kembali ke Daerah Asal

Pendatang Tanpa Pekerjaan di Surabaya Diimbau Kembali ke Daerah Asal

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MDINETWORK – Surabaya, kota yang menjadi pusat ekonomi dan daya tarik bagi banyak pendatang, kini menghadapi tantangan baru terkait arus urbanisasi. Setelah libur Lebaran, jumlah pendatang yang mencari pekerjaan meningkat tajam, namun pemerintah setempat memastikan bahwa tidak semua orang bisa masuk tanpa persiapan yang matang.

Pemkot Surabaya menegaskan bahwa setiap pendatang akan dipantau secara ketat untuk memastikan mereka memiliki sumber penghasilan yang jelas. Jika tidak memiliki pekerjaan yang stabil, maka kemungkinan besar mereka akan dipulangkan ke daerah asalnya. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mencegah munculnya masalah sosial di perkotaan.

Mencegah Lonjakan Masalah Sosial

Salah satu alasan utama pemerintah memperketat aturan adalah untuk menghindari peningkatan jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), termasuk gelandangan dan pengemis. Selain itu, lonjakan pendatang tanpa kesiapan juga berpotensi memicu peningkatan angka kriminalitas.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan operasi yustisi bersama perangkat daerah hingga pengurus lingkungan seperti RT dan RW. Tujuannya adalah untuk memeriksa kelengkapan administrasi, tempat tinggal, serta kepastian pekerjaan dari para pendatang.

“Kalau tidak memiliki pekerjaan yang jelas, tentu akan kami pertimbangkan untuk tidak masuk ke Surabaya,” ujarnya.

Peran Masyarakat dalam Pengawasan

Selain kebijakan pemerintah, warga juga diminta untuk aktif dalam mengawasi pendatang. Mereka yang membawa atau mempekerjakan pendatang dari luar daerah diminta segera melapor ke pengurus setempat. Hal ini penting untuk memastikan pendataan berjalan optimal serta menjaga keamanan lingkungan.

“Dengan pelaporan itu, kita bisa mengetahui siapa saja yang datang dan apa pekerjaannya. Ini penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban kota,” tambahnya.

Tantangan Urbanisasi Pasca-Lebaran

Setiap tahun, gelombang urbanisasi pasca-Lebaran membawa dampak serius bagi kota besar seperti Surabaya. Banyak pendatang datang dengan harapan mendapatkan pekerjaan, tetapi nyatanya tidak semua dari mereka memiliki persiapan yang cukup.

Beberapa dari mereka akhirnya terjebak dalam kondisi sulit, baik secara finansial maupun sosial. Dengan kebijakan baru ini, Pemkot Surabaya berharap dapat mengurangi beban yang dialami oleh kota dan memberikan perlindungan lebih bagi pendatang yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Kesiapan untuk Menghadapi Arus Baru

Meski kebijakan ini menuai pro dan kontra, Pemkot Surabaya tetap mempertahankannya sebagai langkah strategis. Dengan adanya operasi yustisi dan partisipasi masyarakat, diharapkan bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman dan teratur.

Namun, di sisi lain, banyak pendatang yang merasa kesulitan karena harus kembali ke daerah asal tanpa pekerjaan. Untuk itu, diperlukan solusi jangka panjang yang bisa membantu mereka mendapatkan peluang kerja yang layak.

Solusi Jangka Panjang untuk Pendatang

Selain pengawasan ketat, Pemkot Surabaya juga berupaya mencari solusi jangka panjang untuk pendatang. Beberapa program pelatihan dan pemberdayaan telah dijalankan, tetapi masih perlu ditingkatkan agar lebih efektif.

Kehadiran pendatang bukanlah hal negatif selama mereka memiliki tujuan yang jelas dan kemampuan untuk berkontribusi. Namun, jika tidak ada pengawasan dan perlindungan yang cukup, maka kota bisa menghadapi masalah yang lebih besar.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPDP, Muhammadiyah

    Muhammadiyah Umumkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 18 Februari 2026, Apa Tanggapan Pemerintah?

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 108
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ramadan adalah bulan yang istimewa dan selalu dinantikan oleh umat Islam. Di bulan suci ini, umat Muslim diwajibkan untuk berpuasa selama sebulan penuh, serta meningkatkan perbuatan baik dan ibadah. Selain berpuasa, bulan Ramadan juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan ibadah sunnah, seperti memperbanyak zikir, menjalankan salat sunnah, membaca Al-Qur’an, hingga berinfak. Tanpa terasa, Ramadan 1447 […]

  • Lawatan Perdana, Dandim Tulungagung Apresiasi Semangat Prajurit Yonif TP 886

    Lawatan Perdana, Dandim Tulungagung Apresiasi Semangat Prajurit Yonif TP 886

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., melaksanakan lawatan pertamanya ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 886/Panjalu Jayati yang berlokasi di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (08/01/2026). Dalam kunjungan tersebut, Dandim Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., didampingi Komandan Yonif TP 886/Panjalu Jayati […]

  • Tolak Eksekusi Rumah Surabaya, GRIB Jaya Jatim Bersama MAKI Jatim Kawal Keluarga TNI AL

    Tolak Eksekusi Rumah Surabaya, GRIB Jaya Jatim Bersama MAKI Jatim Kawal Keluarga TNI AL

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 347
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pembina Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Timur, Drg. David Andreasmito, menyatakan keprihatinannya terhadap praktik mafia tanah dan peradilan yang telah mengorbankan hak hidup Ibu Tri Kumala Dewi.

  • FABEM Jatim Gelar Dialog Kebangsaan, Bahas Peran Gen-Z dalam Demokrasi 2024

    FABEM Jatim Gelar Dialog Kebangsaan, Bahas Peran Gen-Z dalam Demokrasi 2024

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 202
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) menggelar acara Pelantikan sekaligus Dialog Kebangsaan Jawa Timur dengan tema “Refleksi Nasionalisme di Tengah Kontestasi Politik 2024”,  Minggu (30/6/2024). Acara dibuka oleh PJ Gubernur Jawa Timur yang diwakili oleh Sekretaris Kesbangpol Pemprov Jatim, Bapak Nurul Ansori, S.Pd., M.Kes. Digelar di Hall Ar-rahma Surabaya MAS, acara tersebut juga […]

  • Konektivitas Laut antara Batam dan Singapura: Jadwal dan Biaya Perjalanan Februari 2026

    Konektivitas Laut antara Batam dan Singapura: Jadwal dan Biaya Perjalanan Februari 2026

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Batam, yang terletak di Kepulauan Riau, memiliki peran penting sebagai pintu masuk ke Singapura. Jarak antara dua kota ini hanya sekitar 20 kilometer, sehingga menjadi jalur utama bagi wisatawan maupun pelaku bisnis yang ingin menyeberang. Transportasi laut menjadi pilihan utama dengan berbagai layanan ferry yang beroperasi dari lima pelabuhan internasional di Batam, termasuk Pelabuhan Internasional […]

  • Dandenpom V/1 Madiun: Prajurit TNI Harus Bisa Memberi Contoh

    Dandenpom V/1 Madiun: Prajurit TNI Harus Bisa Memberi Contoh

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/1 Madiun memberikan sosialisasi tentang Operasi Penegakan Disiplin (Opsgaktib) dan Yustisi di Makorem 081/DSJ. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan kedisiplinan di lingkungan prajurit dan ASN TNI. “Sosialisasi ini memberikan gambaran bahwa prajurit dan ASN di lingkungan TNI diharapkan dan harus disiplin,” kata Dandenpom V/1 Madiun Letkol CPM Juni S. […]

expand_less