Pelatih Baru Timnas Indonesia U-17: Kurniawan Dwi Yulianto dan Dwi Priyo Utomo Berduet
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemilihan pelatih baru untuk Timnas Indonesia U-17 menjadi fokus utama PSSI dalam mempersiapkan kompetisi internasional berikutnya. Setelah sejumlah pertandingan uji coba, organisasi sepak bola nasional mengumumkan bahwa Kurniawan Dwi Yulianto akan menjadi pelatih utama, dengan bantuan Dwi Priyo Utomo sebagai asisten. Keputusan ini diambil setelah evaluasi terhadap performa dan kesiapan tim dalam beberapa laga uji coba, termasuk pertandingan melawan China yang berakhir dengan skor 3-2.
Pengalaman dan Latar Belakang Pelatih
Kurniawan Dwi Yulianto memiliki latar belakang yang kuat dalam dunia pelatihan. Selama bertahun-tahun, ia telah bekerja sama dengan klub-klub lokal maupun menangani tim nasional. Pengalamannya tidak hanya terbatas pada level domestik, tetapi juga mencakup pengalaman di luar negeri, seperti saat menjabat sebagai asisten pelatih di Como 1907 di Italia. Pengalaman internasional ini dianggap sebagai nilai tambah dalam membentuk strategi dan gaya bermain Garuda Muda.
Sementara itu, Dwi Priyo Utomo merupakan mantan pemain Timnas Indonesia yang pernah berkiprah di level junior. Ia juga pernah menjadi bagian dari Primavera Indonesia, program pembinaan pemain muda yang dilakukan di Italia. Sebelumnya, Dwi juga menjadi asisten pelatih Nova Arianto dan Fakhri Husaini, yang sempat menangani Timnas Indonesia U-17 dan U-19. Pengalaman ini membuatnya paham betul kebutuhan dan karakteristik pemain muda Indonesia.
Peran Coach Kurniawan dalam Persiapan Timnas
Menurut Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, pemilihan Kurniawan didasarkan pada beberapa faktor penting, termasuk pengalaman di berbagai event besar. “Coach Kurniawan sudah terbiasa ikut di PSSI dalam beberapa event, baik itu AFF, SEA Games, Asian Games, sehingga kita pikir dia cukup mampu untuk membawa Timnas U-17 ini,” ujarnya.
Selain itu, Kurniawan juga memiliki rekam jejak dalam membangun struktur tim dan mengelola pemain muda. Hal ini sangat penting karena target utama Garuda Muda adalah lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Dengan kombinasi pengalaman dan pengetahuan teknis, tim pelatih ini diharapkan bisa memberikan arahan yang tepat untuk memaksimalkan potensi para pemain.
Struktur Pelatih dan Tujuan Jangka Panjang
Sebelumnya, Nova Arianto ditunjuk sebagai pelatih sementara selama laga uji coba melawan China. Namun, setelah pertandingan tersebut, posisi pelatih utama kembali diberikan kepada Kurniawan. “Nova sebenarnya sifatnya hanya sementara. Hanya untuk pertandingan ini. Nah, berikutnya nanti akan dipegang langsung oleh coach Kurniawan,” jelas Sumardji.
Dengan sistem kerja sama antara Kurniawan dan Dwi Priyo, diharapkan tercipta keseimbangan antara taktik dan manajemen pemain. Kombinasi pengalaman di lapangan dan pengetahuan teknis diharapkan bisa meningkatkan kualitas latihan serta persiapan tim menjelang kompetisi resmi.
Tantangan dan Harapan
Meski memiliki latar belakang yang kuat, tantangan tetap ada. Sepak bola Indonesia, terutama di level usia muda, masih harus membuktikan kemampuannya di panggung internasional. Dengan pelatih yang terbukti kompeten dan dukungan dari PSSI, Garuda Muda diharapkan bisa menjadi salah satu wajah baru sepak bola Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar