Pelatih Persebaya Surabaya Kritik Performa Tim Usai Bermain Imbang Lawan Dewa United
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menunjukkan kekecewaannya setelah timnya hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Dewa United dalam laga pekan ke-19 Super League 2025-2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu malam, menjadi momen yang menyisakan rasa frustrasi bagi pelatih asal Portugal tersebut.
Persebaya Unggul Lebih Dulu, Tapi Tak Mampu Mempertahankan Keunggulan
Dalam pertandingan tersebut, Persebaya Surabaya sempat unggul lebih dulu lewat gol Francisco Rivera pada menit ke-23. Namun, tujuh menit kemudian, Dewa United berhasil menyamakan skor melalui aksi Kafiatur Rizky. Meski demikian, permainan Bajul Ijo di babak pertama dinilai cukup baik oleh Tavares.
“Saya menyukai permainan kami di babak pertama, kami punya peluang-peluang bagus. Kami bermain cepat, memindahkan bola dari sisi ke sisi dengan cepat, transisi menyerang bagus, transisi bertahan juga bagus,” ujarnya.
Keunggulan Pemain Tidak Dimanfaatkan
Pada menit ke-37, Dewa United kehilangan pemain mereka, Nick Kuipers, setelah terkena kartu merah. Hal ini memberikan keunggulan jumlah pemain bagi Persebaya Surabaya. Meskipun mendominasi permainan hingga akhir babak kedua, Bajul Ijo gagal memanfaatkan kesempatan emas tersebut.
Tavares mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa timnya. Menurutnya, Persebaya seharusnya bisa memenangkan pertandingan. “Kami seharusnya bisa memenangkan pertandingan. Ini adalah kesempatan yang sangat penting untuk mengambil poin penuh,” katanya.
Komentar Pelatih dan Harapan untuk Masa Depan
Meski kecewa, Tavares tetap optimistis tentang masa depan Persebaya Surabaya. Ia menekankan bahwa kualitas pemain dan strategi yang dimiliki timnya cukup mumpuni untuk meraih hasil yang lebih baik di pertandingan berikutnya.
“Kami memiliki pemain berkualitas dan taktik yang baik. Kami harus belajar dari kesalahan hari ini dan terus bekerja keras agar bisa tampil lebih baik di laga-laga mendatang,” tambahnya.
Evaluasi dan Persiapan untuk Laga Mendatang
Setelah pertandingan ini, Tavares akan melakukan evaluasi terhadap performa tim. Ia berencana untuk memperbaiki beberapa aspek dalam latihan, termasuk penyelesaian akhir dan pengelolaan bola saat berada di wilayah lawan.
Tim Persebaya Surabaya akan kembali berlaga dalam laga lanjutan Super League 2025-2026. Dengan semangat yang tinggi dan evaluasi yang matang, harapan besar diarahkan kepada para pemain untuk menunjukkan peningkatan performa di pertandingan selanjutnya.
Komentar dari Pemain dan Suporter
Beberapa pemain Persebaya Surabaya juga menyampaikan komentarnya terkait hasil pertandingan ini. Mereka mengakui bahwa ada beberapa kesalahan yang harus diperbaiki, terutama dalam hal kontrol bola dan keputusan saat berada di depan gawang lawan.
Suporter Bajul Ijo juga menunjukkan dukungan mereka meskipun hasilnya tidak sesuai harapan. Mereka percaya bahwa tim akan bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya di laga-laga mendatang.
Hasil imbang melawan Dewa United menjadi tantangan bagi Persebaya Surabaya dalam menjaga posisi di klasemen Super League 2025-2026. Meski belum memenuhi ekspektasi, pelatih dan pemain tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas permainan dan mengejar target yang telah ditetapkan.***

>

Saat ini belum ada komentar