Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Penataan Kawasan Stadion Yosonegoro Magetan, Pedagang Burung Direlokasi

Penataan Kawasan Stadion Yosonegoro Magetan, Pedagang Burung Direlokasi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Magetan tengah melakukan penataan kawasan Stadion Yosonegoro yang akan menjadi bagian dari rencana pembangunan Pasar Flora Fauna. Sebanyak 15 pedagang burung yang selama ini berjualan di sebelah selatan stadion akan direlokasi pada awal tahun 2026.

Tujuan Relokasi Pedagang Burung

Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan, Kiki Indriyani, menjelaskan bahwa pemindahan pedagang burung dilakukan karena kawasan tersebut masuk dalam program prioritas penataan. Ia menyampaikan bahwa langkah ini bertujuan untuk memastikan kelancaran proses penataan stadion.

“Pedagang burung yang kiosnya berada di sekitar Stadion Yosonegoro akan kita relokasikan terlebih dahulu agar program penataan stadion bisa berjalan,” ujar Kiki.

Konsep Pasar Flora Fauna

Dalam masterplan yang dimiliki Disperindag Magetan, kawasan tersebut sejatinya dirancang sebagai pasar terpadu yang mencakup burung, bunga, dan ikan. Namun, keterbatasan anggaran membuat pembangunan belum dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Masterplan awalnya memang pasar burung, bunga, dan ikan. Tapi karena belum ada anggaran besar, saat ini kita fokus relokasi pedagang burung terlebih dulu,” jelas Kiki.

Proses Pemilihan Lokasi Baru

Terkait lokasi pemindahan, Kiki menyebutkan bahwa pihaknya masih melakukan pembahasan dan asistensi bersama Dinas PUPR, khususnya bidang Cipta Karya, sehingga lokasi final belum dapat diumumkan.

“Saat ini masih kita diskusikan dengan PUPR untuk menentukan lokasi yang paling pas. Dokumen perencanaannya sendiri sudah selesai,” katanya.

Jadwal Relokasi dan Target Masa Depan

Relokasi ditargetkan mulai awal tahun 2026, mengingat proses penataan Stadion Yosonegoro melibatkan sejumlah perangkat daerah seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

“Kalau relokasi tidak segera dilakukan, pekerjaan penataan stadion tidak bisa berjalan. Karena itu harus segera kita laksanakan,” pungkasnya.

Ke depan, lokasi relokasi tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi Pasar Flora Fauna terpadu sesuai konsep awal, apabila dukungan anggaran telah tersedia.

Rencana Jangka Panjang

Pemerintah Kabupaten Magetan memiliki visi untuk mengubah kawasan Stadion Yosonegoro menjadi pusat perdagangan yang lebih terstruktur dan lengkap. Dengan adanya relokasi pedagang burung, langkah awal ini diharapkan dapat memberikan fondasi yang kuat bagi pengembangan pasar flora fauna di masa mendatang.

Dukungan Anggaran dan Kerjasama Antar Daerah

Selain relokasi pedagang, proses penataan kawasan juga melibatkan kerjasama antar dinas dan instansi terkait. Dinas PUPR dan Dinas Perumahan Rakyat serta Kawasan Permukiman menjadi mitra utama dalam pelaksanaan proyek ini.

Persiapan Infrastruktur

Sebelum proses relokasi dimulai, pihak terkait sedang melakukan persiapan infrastruktur pendukung. Hal ini termasuk perencanaan tata ruang dan pengaturan akses menuju lokasi baru pedagang.

Kesiapan Masyarakat

Masyarakat setempat diharapkan dapat memahami dan mendukung langkah-langkah penataan yang dilakukan oleh pemerintah. Dengan begitu, proses relokasi dan pembangunan pasar flora fauna dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Harapan Masa Depan

Pemerintah Kabupaten Magetan berharap dengan adanya penataan kawasan Stadion Yosonegoro, wilayah tersebut dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi dan sosial yang lebih baik. Selain itu, pembangunan Pasar Flora Fauna juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PICK UP INDIA Impor Mobil dari India, Dasco

    Kekhawatiran Industri Manufaktur Akibat Impor 105.000 Unit Pick up India

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pengumuman rencana impor sebanyak 105.000 unit kendaraan pick up India dalam satu tahun fiskal memicu kekhawatiran di kalangan pelaku industri manufaktur di Indonesia. Isu ini tidak hanya menjadi topik perdebatan di ranah perdagangan, tetapi juga menimbulkan ancaman serius terhadap struktur pasar domestik yang selama ini stabil. Dampak Potensial pada Pasar Kendaraan Niaga Ringan Dadang […]

  • Tim DVI Polda Jatim Kembali Berhasil Identifikasi Enam Jenazah Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

    Tim DVI Polda Jatim Kembali Berhasil Identifikasi Enam Jenazah Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 202
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Daerah Jawa Timur kembali menyampaikan perkembangan terkini penanganan jenazah korban robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan bahwa proses identifikasi terus dilakukan oleh tim DVI Polda Jatim. “Penanganan jenazah korban robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo akan terus kami lakukan,” tegas […]

  • Pegadaian Media Awards Kembali Hadir, Siap-Siap Rebut Total Hadiah Ratusan Gram Emas!

    Pegadaian Media Awards Kembali Hadir, Siap-Siap Rebut Total Hadiah Ratusan Gram Emas!

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 306
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PT Pegadaian dengan bangga mengumumkan kembali diselenggarakannya Pegadaian Media Awards 2025 (PMA 2025). Dengan mengusung tema besar ‘Bersama Pegadaian mengEMASkan Indonesia’, kompetisi jurnalistik tahunan ini kini membuka pintu lebih lebar, tidak hanya untuk para jurnalis, tetapi juga bagi masyarakat umum yang memiliki bakat dan kreativitas dalam mengolah tulisan, foto, maupun konten digital. “Tahun […]

  • Persebaya Surabaya Francisco Rivera, Persebaya Surabaya,

    Persebaya Surabaya: Kekuatan Tapi Disiplin yang Mengkhawatirkan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 127
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya, yang dikenal sebagai salah satu tim terkuat di Super League 2025/2026, kini menghadapi tantangan baru. Tim asuhan Bernardo Tavares ini mencatatkan rekor jumlah kartu merah yang cukup tinggi, menjadi nomor dua terbanyak di kompetisi tersebut. Angka ini menjadi alarm bagi pelatih asal Portugal tersebut. Dalam 17 pertandingan putaran pertama, Persebaya Surabaya telah […]

  • Pelaporan Pajak

    AHBI–PERJAKIN Buka Kelas Eksekutif Perpajakan Intensif, Cetak Pengacara Pajak Siap Hadapi Sengketa Nasional

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 210
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kompleksitas regulasi perpajakan yang kian dinamis menuntut profesional hukum dan konsultan pajak untuk melampaui sekadar pemahaman aturan. Mereka dituntut tampil sebagai aktor utama dalam praktik dan sengketa perpajakan nasional. Menjawab tantangan tersebut, Akademi Hukum dan Bisnis Indonesia (AHBI) DPW Jawa Timur–Bali bekerja sama dengan Perkumpulan Pengacara Pajak Indonesia (PERJAKIN) resmi membuka Pendidikan Kelas Eksekutif Perpajakan Intensif yang akan digelar selama […]

  • Sebelum Digital, 5 Tokoh Ini Jadi Influencer Dunia

    Sebelum Digital, 5 Tokoh Ini Jadi Influencer Dunia

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 348
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada masa digital saat ini, katainfluencersama dengan tokoh publik yang aktif di media sosial. Mereka mampu membentuk pandangan, memengaruhi perkembangan, hingga menentukan gaya hidup banyak orang hanya melalui unggahan singkat di Instagram, YouTube, atau TikTok. Namun, fenomena yang memengaruhi massa bukanlah hal yang sepenuhnya baru. Jauh sebelum teknologi muncul, beberapa tokoh sejarah telah lebih […]

expand_less