Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Saham BUMI Alami Penurunan Tajam, Investor Tertarik dengan Potensi Kenaikan

Saham BUMI Alami Penurunan Tajam, Investor Tertarik dengan Potensi Kenaikan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengalami penurunan signifikan dalam sesi perdagangan Rabu (28/1/2026). Pada awal perdagangan, saham emiten Grup Bakrie dan Salim ini turun hingga 14,53% dan berada di bawah level Rp 294. Meski posisi saham tersebut stabil sekitar pukul 09.22 WIB, terdapat indikasi bahwa investor asing sedang melakukan aksi jual besar-besaran.

Berdasarkan data dari aplikasi Stockbit Sekuritas, saham BUMI mencatatkan net buy sebesar Rp 238,8 miliar, yang menjadi yang terbesar dibandingkan saham-saham lainnya. Volume transaksi juga cukup tinggi, dengan sekitar 1,26 miliar saham telah diperdagangkan pada pukul 09.23 WIB. Frekuensi transaksi mencapai 50 ribu kali dengan nilai transaksi total sebesar Rp 372 miliar.

Faktor Penyebab Penurunan Harga Saham BUMI

Penurunan harga saham BUMI terjadi sejalan dengan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga mengalami penurunan. Hal ini dipengaruhi oleh pengumuman MSCI terkait hasil konsultasi mengenai penilaian free float saham emiten Indonesia, yang dirilis pada Selasa (27/1/2026).

Menurut analisis dari BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), MSCI menyimpulkan bahwa data kepemilikan saham di Indonesia masih kurang transparan. Saat ini, saham BUMI sempat dijagokan masuk ke dalam indeks MSCI Global Standard untuk periode Februari 2026. Namun, perubahan regulasi atau ketidakjelasan data kepemilikan saham memicu ketidakpastian di pasar.

Aksi Pembelian Investor Domestik

Meskipun mengalami tekanan jual dari investor asing, saham BUMI tetap mendapatkan dukungan dari investor domestik. Beberapa broker ternama seperti Sucor Sekuritas, Trimegah Sekuritas, Mirae, dan Maybank mencatatkan net buy di saham BUMI. Jumlah net buy masing-masing mencapai Rp 77 miliar, Rp 45,9 miliar, Rp 37,6 miliar, dan Rp 33,2 miliar.

Pembelian besar-besaran ini menunjukkan bahwa investor lokal melihat potensi kenaikan harga saham BUMI di masa depan. Meski saat ini mengalami penurunan, kondisi pasar bisa berubah cepat tergantung pada berbagai faktor eksternal dan internal perusahaan.

Perkembangan Sebelumnya

Sebelumnya, saham BUMI sempat bangkit 3,61% ke Rp 344 pada akhir perdagangan Selasa (27/1/2026). Meski menghadapi tekanan jual asing, saham emiten pertambangan ini berhasil naik karena aksi beli dari investor domestik. Namun, situasi berubah drastis pada sesi perdagangan Rabu pagi.

Perubahan tren ini menjadi perhatian bagi para analis pasar, yang mulai memperkirakan kemungkinan adanya perubahan strategi atau kebijakan baru dari pihak manajemen BUMI.

Prediksi dan Analisis Pasar

Analisis dari BRIDS menunjukkan bahwa penurunan harga saham BUMI tidak hanya disebabkan oleh isu free float, tetapi juga oleh sentimen pasar secara keseluruhan. Kondisi ekonomi makro, fluktuasi nilai tukar, serta kebijakan moneter Bank Indonesia juga turut memengaruhi kinerja saham BUMI.

Namun, beberapa ahli pasar percaya bahwa penurunan ini bersifat sementara. Jika ada perbaikan dalam transparansi data kepemilikan saham dan peningkatan kinerja operasional perusahaan, saham BUMI bisa kembali naik dalam waktu dekat.

Kesimpulan

Saham BUMI mengalami penurunan tajam di sesi perdagangan Rabu (28/1/2026), diduga dipengaruhi oleh isu free float dan aksi jual asing. Meskipun demikian, investor domestik masih menunjukkan minat kuat terhadap saham ini. Dengan dukungan dari beberapa broker besar, potensi kenaikan harga saham BUMI tetap terbuka, terlebih jika ada perbaikan dalam kondisi pasar dan kinerja perusahaan.

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Nataru, Pemkot Surabaya Pastikan Stok Pangan Aman hingga Delapan Bulan

    Jelang Nataru, Pemkot Surabaya Pastikan Stok Pangan Aman hingga Delapan Bulan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 121
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan ketersediaan bahan pangan di Kota Pahlawan berada dalam kondisi aman menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Berdasarkan hasil pemantauan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama Satgas Pangan Kepolisian, stok pangan Surabaya dipastikan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga delapan bulan ke depan. Pengawasan […]

  • Bupati Sidoarjo Tinjau Lokasi Terdampak Bencana Alam

    Bupati Sidoarjo Tinjau Lokasi Terdampak Bencana Alam

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 249
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, bersama Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik terdampak bencana alam di Kabupaten Sidoarjo pada Rabu (2/4/2025). Sidak ini dilakukan menyusul terjadinya banjir di Jalan Terminal 2 Bandara Juanda, tumbangnya pohon di area parkir terminal, serta rusaknya rumah warga akibat hujan deras disertai […]

  • Dinsos Surabaya Anna Fajriatin

    Dinsos Surabaya Harapkan Data Terpadu Nasional untuk Permudah Penyaluran Bantuan Sosial

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 436
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinsos Surabaya menyambut baik kehadiran Data Terpadu Sistem Nasional (DTSN) sebagai solusi dari kekacauan data bantuan sosial selama ini. Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Anna Fajriatin, mengungkapkan betapa sulitnya pemerintah daerah menjalankan program bantuan akibat ketidaksinkronan data pusat. Dinsos Surabaya: DTSN Sinkronisasi 3 Sumber Data Selama ini, data yang […]

  • Menyambut 2 Dekade Solo Grand Mall, Banyak Performance Meriah di Atrium Utama. 

    Menyambut 2 Dekade Solo Grand Mall, Banyak Performance Meriah di Atrium Utama. 

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 281
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Solo Grand Mall  genap berusia 2 dekade alias 20 tahun pada 3 Desember mendatang. Mall tertua di Kota Solo kali ini akan mengadakan syukuran Anniversary yang ke-20 th pada Hari Senin tanggal 2 Desember. Solo Grand Mall dengan menggandeng budayawan lokal untuk mengadakan penampilan Pagelaran Wayang Kulit dengan tema “Amarta Binangun, Sinergi Untuk […]

  • Polsek Tarik Polresta Sidoarjo Panen Melon Hidroponik Bersama Kelompok Tani Berkah Makmur, Wujud Sinergi Dukung Ketahanan Pangan

    Polsek Tarik Polresta Sidoarjo Panen Melon Hidroponik Bersama Kelompok Tani Berkah Makmur, Wujud Sinergi Dukung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 274
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan pangan Nasional dan Asta Cita Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, Polsek Tarik Polresta Sidoarjo melaksanakan kegiatan panen bersama buah melon hidroponik milik Kelompok Tani Berkah Makmur, Desa Gempolklutuk pada hari Sabtu, 10 Mei 2025. Kegiatan ini menjadi bukti nyata Polisi Cinta Petani sinergi antara aparat dan masyarakat dalam […]

  • Google Gemini nano banana

    Cara Mudah Menggunakan Google Gemini Nano Banana: Ubah Foto Jadi Animasi Instan 2025

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 624
    • 0Komentar

    Apa itu Google Gemini Nano Banana? DIAGRAMKOTA.COM – Google Gemini Nano Banana adalah alat inovatif yang dikembangkan oleh Google untuk mempermudah pengguna dalam mengubah foto menjadi animasi secara instan. Aplikasi ini menggunakan teknologi canggih yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis dan memproses gambar dengan cepat. Dengan antarmuka yang intuitif, Google Gemini Nano Banana memungkinkan […]

expand_less