Persiapan Fisik PSIM Yogyakarta Menghadapi Jadwal Padat di BRI Super League
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – PSIM Yogyakarta kini menghadapi tantangan besar dalam menjalani kompetisi BRI Super League 2025/2026. Tim asal Kota Gudeg ini akan memainkan lima pertandingan selama bulan Februari, yang membuat pelatih dan pemain harus lebih siap secara fisik maupun mental.
Fokus pada Peningkatan Kondisi Fisik
Menurut pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, fokus utama tim saat ini adalah meningkatkan kondisi fisik. “Kami fokus sedikit pada bagian fisik karena jadwal sekarang akan sangat padat dengan banyak pertandingan dalam waktu singkat,” ujarnya seusai sesi latihan. Ia menekankan bahwa dalam beberapa minggu ke depan, kesempatan untuk berlatih intensif secara fisik akan terbatas.
Van Gastel juga menambahkan, “Sekarang waktunya bekerja keras secara fisik karena dalam beberapa minggu ke depan kami tidak bisa lagi berlatih fisik secara intens.” Hal ini menunjukkan bahwa persiapan fisik menjadi prioritas utama agar para pemain tetap dalam kondisi optimal.
Jadwal Kompetisi yang Menantang
Selain laga melawan Persebaya Surabaya, PSIM Yogyakarta akan menghadapi lima pertandingan lainnya di bulan Februari. Laga-laga tersebut antara lain melawan Borneo FC (1 Februari), Persis Solo (6 Februari), Persik Kediri (13 Februari), Bali United (23 Februari), dan PSBS Biak (27 Februari).
Jadwal yang sangat padat ini membutuhkan strategi yang matang dari pelatih dan manajemen tim. Dengan begitu banyak pertandingan dalam waktu singkat, setiap laga harus dimainkan dengan maksimal agar bisa meraih poin penting.
Persiapan Jangka Panjang
Meskipun fokus utama saat ini adalah persiapan fisik, PSIM juga perlu memperhatikan faktor lain seperti taktik dan psikologis. Pelatih Van Gastel menyadari bahwa konsistensi dalam performa sangat penting, terutama ketika menghadapi lawan-lawan kuat seperti Borneo FC dan Bali United.
“Kami harus tetap waspada dan siap menghadapi semua tantangan,” tambahnya. Ini menunjukkan bahwa PSIM tidak hanya fokus pada satu aspek, tetapi juga mempersiapkan diri secara menyeluruh.
Tantangan dan Harapan
Dengan jadwal yang sangat padat, PSIM Yogyakarta memiliki peluang besar untuk menunjukkan kemampuan mereka di BRI Super League. Namun, tantangan juga sangat besar, terutama dalam hal pengelolaan energi dan stamina pemain.
Tim ini harus mampu menjaga performa terbaik mereka di setiap pertandingan. Dengan dukungan suporter dan kerja sama yang baik antara pemain dan pelatih, PSIM Yogyakarta dapat mencapai target yang telah ditetapkan.
Penggemar sepak bola Indonesia tentu menantikan bagaimana PSIM Yogyakarta akan menghadapi tantangan ini. Dengan persiapan yang matang dan semangat tinggi, harapan besar ditempatkan pada Laskar Mataram untuk menorehkan prestasi gemilang di musim ini.***

>

Saat ini belum ada komentar