Total Pergerakan Wisatawan Jatim Capai 19,8 Juta Selama Libur Nataru 2025/2026
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rab, 7 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 menjadi momentum penting bagi provinsi Jawa Timur dalam menarik minat wisatawan. Data yang dirilis oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim menunjukkan bahwa total pergerakan wisatawan selama periode libur mencapai 19.882.730 orang. Angka ini mencerminkan keberhasilan sektor pariwisata dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan liburan yang berkualitas.
Destinasi Wisata Favorit Wisatawan Nusantara dan Manca Negara
Provinsi Jawa Timur tetap menjadi destinasi utama bagi para pengunjung. Baik wisatawan nusantara maupun mancanegara memiliki daftar tempat yang sering dikunjungi. Untuk wisatawan nusantara, destinasi favorit meliputi objek wisata keluarga dan ikon daerah seperti Kebun Binatang Surabaya, Telaga Sarangan Kabupaten Magetan, serta Desa Wisata Sidomulyo Kota Batu.
Sementara itu, wisatawan mancanegara lebih tertarik pada destinasi alam dan budaya. Beberapa lokasi populer termasuk Air Terjun Tumpak Sewu Semeru di Kabupaten Lumajang, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, serta Teras Semeru. Kawasan wisata alam seperti Gunung Bromo dan Ijen juga tetap diminati selama liburan panjang.
Infrastruktur yang Mendukung Pertumbuhan Wisata
Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan tidak terlepas dari peningkatan infrastruktur yang tersedia. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa koneksi jalan tol yang optimal memberikan akses mudah ke berbagai destinasi wisata. Contohnya, perjalanan dari Surabaya ke Pantai Boom Banyuwangi atau kawasan Ijen dapat ditempuh dalam waktu sekitar lima jam. Sementara itu, perjalanan menuju Malang Raya hanya membutuhkan satu hingga satu setengah jam.
Khofifah mengatakan bahwa kenaikan jumlah kunjungan wisman menunjukkan tren positif yang sangat baik. “Kenaikan kunjungan wisman di Jawa Timur menunjukkan tren positif yang sangat baik, terlebih dengan dukungan infrastruktur jalan tol yang kini terkoneksi secara optimal,” ujarnya.
Upaya Pemprov Jatim untuk Meningkatkan Wisata
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur berkomitmen untuk memperkuat promosi wisata, khususnya untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara. Salah satu strategi yang digunakan adalah kolaborasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) se-Jawa Timur untuk mengemas paket wisata yang terintegrasi.
“Kita akan terus mempromosikan berbagai destinasi wisata dan mengolaborasikannya dengan sektor perhotelan dan restoran yang tergabung dalam PHRI se-Jawa Timur,” kata Khofifah.
Penataan Kawasan Wisata untuk Keamanan dan Kenyamanan Pengunjung
Selain promosi, Pemprov Jatim juga terus melakukan penataan kawasan wisata untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pengunjung. Khofifah mengapresiasi kinerja para bupati dan wali kota di Jawa Timur yang telah bekerja keras dalam menjaga kondisi destinasi wisata.
Tantangan dan Peluang di Sektor Wisata
Meski ada peningkatan jumlah wisatawan, sektor pariwisata Jawa Timur juga menghadapi tantangan, seperti pengelolaan sampah, pengaturan lalu lintas, dan pelayanan publik. Namun, dengan kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, potensi sektor ini bisa dimaksimalkan.
Pemprov Jatim terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan menarik investasi di bidang pariwisata. Dengan kontribusi yang signifikan dari sektor ini, Jawa Timur diharapkan bisa menjadi pusat wisata yang unggul dan berkelanjutan.***





Saat ini belum ada komentar