Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Rico Michael, Film Dalam Sujudku: Karya Drama yang Menggambarkan Perjalanan Emosional Manusia

Rico Michael, Film Dalam Sujudku: Karya Drama yang Menggambarkan Perjalanan Emosional Manusia

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Film Dalam Sujudku adalah sebuah karya drama yang mengangkat kisah nyata dan diproduksi dengan pendekatan penuh emosi. Sutradara film ini, Rico Michael, menjelaskan bahwa proses penggarapan film ini dilakukan dengan kehati-hatian dan pendekatan personal. Tujuan dari film ini adalah untuk memberikan kesan mendalam bagi penonton, bukan hanya sekadar menghibur.

Inspirasi dan Proses Pengembangan

Inspirasi cerita Dalam Sujudku berasal dari pengalaman pribadi dan orang-orang di sekitar Rico Michael. Ia mengakui bahwa peran tim di balik layar sangat penting dalam membangun suasana film. Selain itu, kontribusi musik juga menjadi faktor penting dalam menciptakan atmosfer yang sesuai dengan cerita yang disampaikan.

Rico Michael mengungkap alasan di balik keputusannya kembali menggarap genre drama. Ia mengaku mulai merasa jenuh dengan film horor yang sering ia produksi belakangan ini. “Jadi capek, kita film yang kayak gini, ah coba lah. Kita bikin film horor lagi. Kalau misalkan film ke-4 atau ke-5, gue film horor lagi, jadi ingin balikan drama,” ujarnya saat melakukan press screening dan press conference.

Proses Casting dan Pemilihan Pemeran Utama

Proses pencarian pemain film Dalam Sujudku dimulai ketika sutradara mulai menyusun karakter yang akan menghidupkan kisah nyata tersebut. Dari sejumlah nama yang dipertimbangkan, sosok Rina menjadi pemeran pertama yang langsung dirasa cocok. Dalam film ini, Rina akan memerankan karakter sebagai pelakor, peran yang sejak awal sudah “dikunci” oleh tim produksi.

Tantangan berikutnya adalah mencari pemeran Aisyah, karakter dengan kepribadian polos dan memiliki batas kesabaran yang kuat. Peran tersebut akhirnya dipercayakan kepada Vinessa Inez, yang dinilai mampu menghadirkan karakter Aisyah dengan tepat. Ketertarikan tim bermula dari hal sederhana, seperti melihat Instagram Vinessa Inez.

Pendalaman Karakter dan Proses Kerja Tim

Proses pendalaman karakter dilakukan secara intens bersama para pemain. Rico Michael menjelaskan bahwa ngobrol, dateng, dan baca script menjadi bagian dari proses kerja tim. Marcell dan Ines dinilai paling intens dalam diskusi terkait script. Masukan-masukan dari mereka juga banyak diterima oleh sutradara.

Untuk karakter Akbar, keputusan diambil dalam waktu singkat. “Dua hari, kita oke. Dan itu barulah kita mencari seorang Akbar. Terakhir kan. Itu udah enggak tau mau kemana. Terus kita lihat, ini pada muka si Akbar. Terus kita ngobrol, kayaknya lucu ya kalo penjahat nya pake kacamata. Kayaknya jarang boleh orang jahat pakai kacamata,” tutup Rico Michael.

Film Dalam Sujudku tidak hanya sekadar kisah dramatis, tetapi juga menjadi wadah untuk mengeksplorasi relasi manusia, konflik batin, dan pilihan-pilihan sulit yang dihadapi tokoh-tokohnya. Dengan pendekatan personal dan penuh kehati-hatian, Rico Michael berhasil menciptakan karya yang mampu meninggalkan kesan mendalam bagi penonton. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi A DPRD Surabaya: Penanganan Pengemis di Kawasan Wisata Religi, Tantangan dan Solusi yang Perlu Diperhatikan

    Komisi A DPRD Surabaya: Penanganan Pengemis di Kawasan Wisata Religi, Tantangan dan Solusi yang Perlu Diperhatikan

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pengemis di kawasan wisata religi menjadi isu yang terus muncul, terutama menjelang bulan Ramadan. Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo, mengungkapkan bahwa masalah ini tidak bisa hanya dilihat sebagai fenomena ekonomi semata. Menurutnya, ada kemungkinan adanya pola terorganisir di balik aktivitas pengemis tersebut. “Kita juga tidak boleh menutup mata terhadap kemungkinan adanya […]

  • Perkuat Desa, Kurangi Arus ke Kota

    Perkuat Desa, Kurangi Arus ke Kota

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 244
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pasca momen Lebaran, fenomena urbanisasi dari desa ke kota kembali meningkat. Menyikapi hal ini, anggota DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, mengajak para kepala daerah untuk memperkuat pembangunan dan ekonomi desa sebagai upaya menekan laju perpindahan penduduk ke kota besar seperti Surabaya.(6/04/25) Fuad menilai bahwa salah satu faktor utama urbanisasi adalah ketimpangan antara desa […]

  • Bencana Alam Landa Sumatera Utara, Polri Maksimalkan Operasi SAR dan Bantuan Kemanusiaan

    Bencana Alam Landa Sumatera Utara, Polri Maksimalkan Operasi SAR dan Bantuan Kemanusiaan

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Gelombang bencana alam melanda berbagai wilayah di Sumatera Utara sejak 24 hingga 27 November 2025. Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Sumatera Utara merilis data terkini yang menunjukkan sebanyak 311 kejadian bencana terjadi dalam kurun waktu tersebut, terdiri dari 127 tanah longsor, 162 banjir, 20 pohon tumbang, dan 2 angin puting beliung. Bencana […]

  • Soto dan Sego Boranan, Kuliner Tradisional Lamongan yang Legendaris dan Menggugah Rindu

    Soto dan Sego Boranan, Kuliner Tradisional Lamongan yang Legendaris dan Menggugah Rindu

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 206
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Lamongan, sebuah kabupaten di Jawa Timur tidak hanya dikenal sebagai Kota Soto, tetapi juga memiliki berbagai macam masakan tradisional yang terkenal dan telah diturunkan dari generasi ke generasi. Setiap masakan khas Lamongan memiliki keunikan masing-masing. Mulai dari lauk yang lezat hingga camilan manis, semuanya telah diwariskan secara turun-temurun, tetap diminati, dan menjadi bagian tak […]

  • 1.300 UMKM Siap Bersaing di Kompetisi ‘Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas’, Siapa yang Akan Raih Modal Usaha Rp

    1.300 UMKM Siap Bersaing di Kompetisi ‘Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas’, Siapa yang Akan Raih Modal Usaha Rp

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 169
    • 0Komentar

    RUBLIK DEPOK – Shopee Indonesia hari ini mengumumkan peluncuran program terbarunya, “Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas”. Program ini merupakan sebuah kompetisi berformat reality show yang pertama kali diadakan oleh Shopee, dirancang khusus untuk mendukung dan memajukan para pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Dari lebih dari 1.300 pendaftar yang berasal dari berbagai kota […]

  • Komisi C DPRD Jatim

    Komisi C DPRD Jatim Minta BUMD Lebih Produktif, Target PAD Naik Jadi Rp488,1 Miliar

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 230
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim) menegaskan pentingnya peningkatan kinerja badan usaha milik daerah (BUMD) agar mampu memberikan kontribusi optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini disampaikan juru bicara Komisi C, Hartono, dalam Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Komisi atas Raperda Perubahan APBD (P-APBD) 2025, Selasa (2/9/2025). Menurut Hartono, […]

expand_less