DIAGRAMKOTA.COM – kematian Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati, kembali mendapat sorotan. Kuasa hukum keluarga korban mengungkap telah mengantongi identitas pria yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, termasuk lokasi tempat tinggalnya.
Meski petunjuk disebut semakin mengerucut, hingga kini penyidik belum berhasil mengamankan pria yang diduga menjadi orang terakhir bersama korban sebelum ditemukan meninggal dunia di kawasan Terminal 1 Bandara Juanda.
Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, mengatakan pria yang diduga pelaku bukan berasal dari Pulau Jawa dan saat ini diketahui menetap di Kota Malang.
“Pelaku merupakan orang luar pulau, bukan orang asli Jawa. Inisial pelaku ialah E dan bertempat tinggal di Malang,” ujar Risang, Rabu (1/7).
Menurut Risang, informasi mengenai identitas hingga domisili pria tersebut seharusnya sudah cukup membantu aparat kepolisian dalam melakukan pengejaran. Terlebih, keberadaan pria itu juga terekam kamera pengawas (CCTV) di Bandara Juanda dan memiliki jejak aktivitas di media sosial.
“Seharusnya polisi ini tahu, dan cepat menangkap pelaku karena dari pihak kepolisian dari segi SDM saja sudah begitu banyaknya,” tegasnya.
Di sisi lain, kepolisian masih belum menyampaikan perkembangan terbaru mengenai proses perburuan terhadap pria yang diduga pelaku. Sebelumnya, Kapolsek Sedati IPTU Masyita Dian Sugiantoro menyatakan penyebaran foto terduga pelaku di media sosial justru membuat proses pencarian menjadi lebih sulit.
“Akibat disebarkan foto di media sosial jadi makin susah,“ ungkapnya.
Perlu diketahui, kasus ini merupakan tindak lanjut dari peristiwa ditemukanyan mayat wanita yang merupakan Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati, yang ditemukan tak bernyawa di dalam mobil Toyota Kijang Innova pelat merah bernomor polisi M 1090 GP saat terparkir di kawasan Terminal 1 Bandara Juanda pada Rabu (24/6).
Saat ditemukan, kondisi jasad korban telah membusuk dan diduga telah meninggal sebelum mobil tersebut diparkir di lokasi. Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi secara utuh dan belum berhasil menangkap pria yang diduga sebagai pelaku.(Umm)




















