Ormas Tak Terdaftar Jadi Perhatian, Sinergi Lintas Instansi Jatim Ditingkatkan
- account_circle Teguh Priyono
- calendar_month 8 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM — Keberadaan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang belum terdaftar menjadi perhatian serius di Jawa Timur.
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur meningkatkan sinergi lintas instansi untuk memperkuat pengawasan dan penertiban administrasi ormas.
Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Haris Sukamto, menegaskan bahwa pihaknya mengambil langkah aktif dalam mempercepat proses verifikasi dan pendataan ormas.
Ia menyebut keberadaan ormas yang tidak terdaftar berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan konflik sosial jika tidak ditangani secara tepat.
“Kami mendorong seluruh ormas untuk segera melengkapi legalitasnya. Verifikasi yang jelas akan memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah potensi gesekan di masyarakat,” ujarnya.
Haris menambahkan, pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait agar proses pengawasan berjalan lebih efektif. Ia juga memastikan bahwa setiap tahapan verifikasi dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Jatim, Eddy Supriyanto, mengungkapkan bahwa jumlah ormas di Jawa Timur mencapai sekitar 210 ribu, dengan sebagian besar belum tercatat secara resmi.
Ia menilai kondisi ini menjadi tantangan besar dalam menjaga ketertiban dan stabilitas daerah.
“Ormas yang tidak terdaftar harus menjadi perhatian bersama. Kami akan memperkuat pengawasan serta meningkatkan koordinasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota,” tegasnya.
Ia juga menyoroti sejumlah wilayah dengan jumlah ormas tinggi, seperti Kabupaten Sumenep, yang memerlukan pengawasan lebih intensif agar tidak memicu persoalan di tingkat lokal.
Sebagai langkah konkret, Bakesbangpol Jatim akan menggelar rapat koordinasi dengan seluruh pemerintah daerah guna menyamakan persepsi dalam pendataan dan verifikasi ormas.
Selain itu, penguatan fungsi intelijen daerah dan pembentukan tim gabungan lintas instansi akan dilakukan untuk meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Melalui sinergi ini, Kemenkumham Jatim dan Bakesbangpol optimistis dapat menata keberadaan ormas secara lebih tertib, sekaligus menjaga kondusivitas wilayah Jawa Timur di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.(Dk/yud).
- Penulis: Teguh Priyono

>
