Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kebijakan Hunian Layak di Surabaya: Tantangan dan Solusi untuk Masa Depan Kota

Kebijakan Hunian Layak di Surabaya: Tantangan dan Solusi untuk Masa Depan Kota

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang terus berkembang, kini tengah menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan hunian yang layak bagi warganya. Berbagai pihak, termasuk para pengamat kebijakan sosial, memberikan masukan penting tentang bagaimana pemerintah daerah dapat mengatur sistem hunian secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Peran Pemkot dalam Menjaga Kualitas Ruang Hidup

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan bahwa setiap warga mendapatkan akses terhadap hunian yang layak. Hal ini tidak hanya terkait dengan infrastruktur, tetapi juga dengan aspek lingkungan, sanitasi, dan keselamatan. Dalam konteks ini, regulasi seperti Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2026 tentang Hunian Layak menjadi landasan penting untuk menjalankan tugas tersebut.

Isa Ansori, seorang pemerhati kebijakan sosial Jawa Timur, menekankan bahwa peran Pemkot tidak hanya sebagai pembuat aturan, tetapi juga sebagai aktor utama yang bertanggung jawab atas kualitas hunian masyarakat. Ia menilai bahwa pengawasan dan pengendalian kawasan permukiman harus dilakukan secara konsisten dan berbasis pada kebutuhan riil warga.

Pembatasan Rumah Kos: Keseimbangan Antara Lingkungan dan Ekonomi

Salah satu isu utama yang dibahas adalah pembatasan rumah kos. Isa Ansori mengusulkan beberapa langkah strategis, termasuk pembatasan jumlah kamar, ketinggian bangunan maksimal tiga lantai, larangan berdiri di kawasan perumahan tertentu, serta kewajiban menyediakan ruang tamu dan lahan parkir. Namun, ia menegaskan bahwa pembatasan ini bukan dimaksudkan sebagai larangan semata, melainkan upaya menjaga kualitas lingkungan, termasuk aspek sanitasi, ventilasi, dan keselamatan bangunan.

Rumah kos tetap memiliki peran vital dalam ekosistem kota. Bagi mahasiswa, pekerja informal, hingga buruh urban, kos menjadi pilihan utama karena fleksibel, terjangkau, dan dekat dengan pusat aktivitas ekonomi. Keberadaan kos juga menjadi penopang ekonomi masyarakat di kampung-kampung kota. Banyak warga menggantungkan pendapatan dari usaha kos, sehingga kebijakan pembatasan yang terlalu ketat berpotensi berdampak langsung pada ekonomi rumah tangga kecil.

Pengembangan Hunian Vertikal: Solusi untuk Masa Depan

Di sisi lain, Pemkot Surabaya didorong untuk memperluas penyediaan hunian vertikal seperti rumah susun sederhana sewa (rusunawa) dan rumah susun sederhana milik (rusunami). Hunian jenis ini dinilai memiliki standar bangunan lebih jelas serta sistem pengelolaan yang lebih terkontrol. Isa Ansori menyarankan agar pembangunan rusun benar-benar dekat dengan pusat aktivitas warga, sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Langkah Strategis untuk Keseimbangan

Isa Ansori mengusulkan empat langkah strategis untuk menciptakan keseimbangan antara pembatasan rumah kos dan pengembangan hunian vertikal. Pertama, mengakui rumah kos sebagai bagian sah dari sistem hunian kota dengan standar minimum yang jelas. Kedua, memastikan pembangunan rusun benar-benar dekat dengan pusat aktivitas warga. Ketiga, menghadirkan skema transisi yang adil bagi penghuni dan pemilik kos. Keempat, membuka ruang dialog agar kebijakan tidak berjarak dari kebutuhan masyarakat.

Kebijakan hunian layak di Surabaya memerlukan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan. Dengan mempertimbangkan kebutuhan lingkungan, ekonomi, dan kehidupan sosial masyarakat, Pemkot Surabaya dapat menciptakan sistem hunian yang tidak hanya layak, tetapi juga berkelanjutan dan inklusif. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku bisnis, Surabaya dapat menjadi contoh kota yang sukses dalam membangun kualitas hidup yang baik bagi semua warganya.***

  • Penulis: Diagram Kota

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal dan Rute Kapal Pelni KM. Ciremai ,Periode Maret dan April 2026

    Jadwal dan Rute Kapal Pelni KM. Ciremai untuk Periode Maret dan April 2026

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 167
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapal pelni KM. Ciremai kembali melayani rute pelayaran lintas pulau di Indonesia. Informasi terbaru menunjukkan bahwa PT PELNI telah merilis jadwal operasional untuk dua voyage, yaitu Voyage 05.2026 dan Voyage 06.2026. Dengan rute yang sangat panjang, kapal ini menjadi salah satu penghubung penting antara wilayah Jawa, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Rute Lengkap KM. Ciremai untuk […]

  • KCI Miliki Kepala Baru, Muhammad Purnomosidi Gantikan Asdo Artriviyanto

    KCI Miliki Kepala Baru, Muhammad Purnomosidi Gantikan Asdo Artriviyanto

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) sebagai operator KRL melakukan pergantian kepemimpinan direktur utama dari sebelumnya Asdo Artriviyanto menjadi Muhammad Purnomosidi. Sebelum pindah, Purnomosidi pernah menjabat sebagai Executive Vice President LRT Jabodebek dan sebelumnya bekerja di PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA. Kepala Sekretaris KAI Commuter, Karina Amanda, mengonfirmasi terjadinya perubahan pimpinan yang […]

  • Respons Militer Terhadap Rencana Uji Materi UU TNI oleh Koalisi Sipil

    Respons Militer Terhadap Rencana Uji Materi UU TNI oleh Koalisi Sipil

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Penjelasan TNI dan Pemerintah Terkait Uji Formil UU TNI DIAGRAMKOTA.COM – Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigadir Jenderal Freddy Ardianzah, menyampaikan bahwa pihaknya menghormati rencana Koalisi Masyarakat Sipil yang akan mengajukan uji materi terhadap Undang-Undang TNI. Ia menegaskan bahwa hal ini merupakan bagian dari proses demokrasi yang sehat. Freddy menekankan bahwa TNI tetap fokus pada tugas pokok […]

  • Soundtrack Anime Terbaik Sepanjang Masa

    Soundtrack Anime Terbaik Sepanjang Masa

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 573
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Soundtrack anime terbaik sepanjang masaSoundtrack yang tepat dapat mengangkat adegan pertarungan hingga level epik, membuat momen haru terasa lebih menyayat hati, dan meninggalkan kesan mendalam di benak penonton bahkan setelah kredit akhir bergulir. Dari melodi orkestra yang megah hingga lagu-lagu pop yang catchy, dunia anime dipenuhi dengan soundtrack luar biasa yang telah mencuri […]

  • Ulsan HD FC ,Melbourne City FC, AFC Champions League Elite East

    Prediksi Laga Kunci AFC Champions League: Ulsan HD FC vs Melbourne City FC

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 110
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga penting antara Ulsan HD FC dan Melbourne City FC akan berlangsung pada hari Rabu, 11 Februari 2026. Pertandingan ini menjadi bagian dari Babak 7 Liga Champions Asia (AFC Champions League Elite East). Laga yang digelar di Stadion Munsu Ulsan akan kick-off pukul 17.00 WIB. Bagi para penggemar sepak bola Asia, laga ini menjadi […]

  • Gerakan Sidoarjo Bersih Desak Kejaksaan Usut Dugaan Jual Beli Jabatan

    Gerakan Sidoarjo Bersih Desak Kejaksaan Usut Dugaan Jual Beli Jabatan

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 330
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Ratusan warga yang menamakan diri sebagai Gerakan Sidoarjo Bersih (GSB) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo pada Senin (24/3/2025) siang. Dalam aksi tersebut, mereka mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Selain berorasi, para demonstran juga membawa berbagai poster bertuliskan “Berantas […]

expand_less