Final Four Proliga 2026 Siap Digelar di Surabaya, Delapan Tim Berebut Gelar Juara
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Final Four Proliga 2026 akan berlangsung di Surabaya pada tanggal 2 hingga 5 April 2026. Kompetisi ini menjadi babak penentuan bagi delapan tim terbaik dari sektor putra dan putri yang siap bertarung memperebutkan gelar juara. Persaingan di ajang ini diprediksi lebih ketat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Tim-Tim Kuat yang Berlaga
Di sektor putra, juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi akan menghadapi tantangan dari beberapa tim kuat seperti Jakarta LavAni Transmedia Livin, Jakarta Garuda Jaya, serta tuan rumah Surabaya Samator. Sementara itu, di sektor putri, persaingan melibatkan Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta Electric PLN Mobile, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, dan Jakarta Popsivo Polwan.
Menurut Wakil Ketua Proliga, Reginald Nelwan, antusiasme penonton sangat tinggi. Untuk memenuhi permintaan, pihak penyelenggara menyediakan 3.000 tiket per hari yang bisa dipesan secara online.
Perubahan Strategi dalam Komposisi Pemain
Beberapa tim melakukan penyesuaian komposisi pemain untuk meningkatkan peluang meraih kemenangan. Surabaya Samator, misalnya, tetap mempertahankan filosofi pembinaan atlet lokal tanpa banyak perubahan besar dalam skuad. Manajer Hadi Sampurno menjelaskan bahwa tim hanya mengganti tiga pemain, tetapi semuanya berasal dari binaan sendiri.
Sementara itu, Garuda Jaya melakukan perubahan karena adanya pemain yang cedera. Manajer Loudry Maspaitella mengatakan bahwa satu posisi spiker diganti setelah Timofei Sokolov tidak bisa tampil. “Kami turun dengan skuad babak reguler, hanya ada satu pergantian posisi spiker karena Sokolov cedera,” ujarnya.
Jakarta LavAni juga menunjukkan keagresifan dengan mendatangkan pemain asing baru asal Jerman, George Grozer. “Mudah-mudahan tahun ini milik LavAni. Persiapan tim sudah semakin matang,” ungkap perwakilan manajemen LavAni, John.
Penggantian Pemain Asing sebagai Strategi
Di sektor putri, penggantian pemain asing menjadi langkah strategis sejumlah tim. Jakarta Pertamina Enduro mengganti Iana Shcherban dengan Irina Voronkova untuk menambah kekuatan serangan. “Evaluasi sudah dilakukan. Target kami jelas, mempertahankan juara Proliga tahun ini,” ujar Widi Triyoso, manajer tim.
Jakarta Electric PLN Mobile juga mengambil keputusan serupa dengan mengganti satu pemain asing Celeste Plak dengan Kara Bajema. “Pihak manajemen memutuskan mengganti satu pemain asing Celeste Plak dengan Kara Bajema untuk menciptakan permainan yang lebih solid di lapangan,” kata Julia Ismagandi, perwakilan tim.
Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia tetap mempertahankan seluruh pemain asing, namun melakukan perubahan di sektor pemain lokal. “Pemain asing tetap aman. Kami hanya mengganti satu pemain lokal, Shakira digantikan oleh Dhea,” jelas Putri, dari manajemen tim.
Sementara itu, Jakarta Popsivo Polwan mengubah komposisi pemain asing dengan mengganti Bhethania De La Cruz dengan Malvina Smarzek. “Target kami tidak muluk-muluk, yang penting setiap pertandingan menang,” ujar perwakilan Popsivo Yuniar Setiono.
Kesiapan Tim Menghadapi Final Four
Berbagai persiapan telah dilakukan oleh masing-masing tim untuk menghadapi Final Four Proliga 2026. Jakarta Bhayangkara Presisi menyebut kondisi tim dalam keadaan siap menghadapi persaingan Final Four. “Kami mengganti satu pemain asing Martin,” kata perwakilan tim.
Final Four Proliga 2026 akan menjadi momen penting bagi para pemain dan manajer. Dengan delapan tim yang siap bertarung, kompetisi ini dipastikan akan berlangsung sengit dan menarik.***

>
>
>
>
Saat ini belum ada komentar