Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Penghapusan Azzurri dari Piala Dunia: Kekalahan Dramatis di Zenica

Penghapusan Azzurri dari Piala Dunia: Kekalahan Dramatis di Zenica

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kekalahan Italia dalam pertandingan playoff melawan Bosnia-Herzegovina di Zenica pada 31 Maret 2026 menjadi momen pahit yang memperkuat tren negatif tim nasional. Ini adalah kali ketiga berturut-turut Italia gagal lolos ke Piala Dunia, mengakhiri harapan untuk kembali berlaga di ajang terbesar dunia sejak 2014. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Bilino Polje berakhir dengan skor 5-2 di luar lapangan, setelah adu tendangan penalti memutuskan nasib kedua tim.

Pertandingan dimulai dengan situasi yang tidak menguntungkan bagi Italia. Di menit ke-38, bek Inter Milan Alessandro Bastoni diusir keluar lapangan setelah melakukan pelanggaran terhadap Muharemovic, yang membuat tim asuhan Roberto Gattuso harus bermain dengan 10 pemain. Meski sempat unggul lewat gol Moise Kean di menit ke-15, Italia tidak mampu mempertahankan keunggulan tersebut hingga akhir pertandingan.

Kekalahan yang Tidak Terduga

Gol pembuka Italia datang dari aksi individu Kean yang menerima umpan dari Barella dan langsung melepaskan tembakan keras dari luar area. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Bosnia, yang tampil lebih agresif dan diperkuat oleh dukungan besar dari pendukungnya, perlahan mulai mengambil alih kendali permainan. Di babak kedua, mereka terus membanjiri gawang Donnarumma, meskipun beberapa peluang emas mereka gagal dimanfaatkan.

Babak tambahan pun berlangsung dengan tensi tinggi. Kedua tim saling menyerang, tetapi tidak ada gol yang tercipta. Akhirnya, keputusan diambil melalui adu penalti. Dalam proses ini, Italia kalah 4-5 setelah beberapa penendang gagal menjalani tugas mereka. Pemain seperti Pio Esposito dan Cristante mencoba memberikan semangat, tetapi hasilnya tidak cukup untuk membalikkan keadaan.

Kesalahan dan Keputusan yang Mengubah Nasib

Salah satu faktor utama kekalahan Italia adalah keputusan wasit Clement Turpin, yang mendapat kritik karena beberapa keputusan yang dinilai tidak adil. Selain itu, kehilangan Bastoni di akhir babak pertama memberi kesempatan bagi Bosnia untuk mengambil alih permainan. Hal ini juga memengaruhi strategi Gattuso, yang harus melakukan beberapa pergantian pemain agar bisa tetap bertahan di lapangan.

Meski begitu, banyak pihak percaya bahwa kegagalan ini bukan hanya disebabkan oleh faktor eksternal. Pelatih Gattuso menyatakan bahwa timnya memiliki mental yang kuat, tetapi kurangnya konsistensi dalam memanfaatkan peluang dan kesalahan dalam pengambilan keputusan di lapangan menjadi penyebab utamanya.

Komentar dari Pemain dan Pelatih

Moise Kean, yang mencetak gol pembuka, mengakui bahwa ia merasa sedih atas kekalahan tim. “Saya sangat kecewa, tapi saya akan terus belajar dan berusaha lebih baik,” ujarnya. Sementara itu, kapten tim, Gianluigi Donnarumma, menegaskan bahwa ia akan terus berjuang untuk membawa Italia kembali ke panggung dunia. “Ini adalah langkah sulit, tetapi kita harus bangkit dan bekerja lebih keras,” katanya.

Pelatih Gattuso juga menyampaikan rasa frustrasinya. “Kami memiliki kesempatan yang bagus, tetapi kami tidak mampu memanfaatkannya. Kami harus belajar dari kesalahan ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa tim akan segera melakukan evaluasi untuk memperbaiki performa di masa depan.

Peran Pendukung dan Tekanan Berat

Dukungan dari pendukung Italia juga menjadi faktor penting dalam pertandingan ini. Meski jumlah penonton di stadion tidak terlalu besar, para fans tetap memberikan dukungan penuh kepada tim. Namun, tekanan yang sangat besar juga menjadi tantangan tersendiri bagi pemain. Banyak yang mengatakan bahwa mentalitas tim masih belum siap menghadapi tekanan berat seperti ini.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Bojonegoro

    Peningkatan IPM Bojonegoro Menjadi Perhatian Komisi C DPRD

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 216
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro menilai bahwa pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang dicapai oleh kabupaten ini pada tahun 2025 menjadi salah satu keberhasilan signifikan dalam pembangunan daerah. Angka IPM yang meningkat mencerminkan peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia. Kinerja Pemkab Bojonegoro Diapresiasi Ketua Komisi C […]

  • Prabowo Dihargai Kemanusiaan Setelah Rehabilitasi Guru di Luwu Utara

    Prabowo Dihargai Kemanusiaan Setelah Rehabilitasi Guru di Luwu Utara

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 226
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Tindakan Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan rehabilitasi kepada dua guru di Luwu Utara, yaitu Rasnal dan Abdul Muis Muharram, mendapat perhatian sebagai wujud keadilan yang tidak hanya bersumber dari hukum positif, tetapi juga didasari rasa kemanusiaan dan empati.

  • Penghargaan Nasional untuk Inovasi Data di Surabaya

    Penghargaan Nasional untuk Inovasi Data di Surabaya

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 193
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Kota yang dikenal sebagai pusat industri dan ekonomi ini berhasil meraih penghargaan bergengsi dari lembaga nasional, yaitu BRIN. Penghargaan ini diberikan dalam rangka Apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal 2025, sebuah acara yang digelar di Jakarta. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkot Surabaya dalam mengoptimalkan potensi daerah melalui inovasi […]

  • Polda DIY Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Berdasarkan Rekomendasi ADTT

    Polda DIY Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Berdasarkan Rekomendasi ADTT

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polri menonaktifkan sementara Kapolresta Sleman berdasarkan rekomendasi hasil Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) yang dilaksanakan oleh Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. ADTT tersebut dilakukan pada 26 Januari 2026 terkait penanganan perkara pencurian dengan kekerasan (curas) dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada 26 April 2025. Dalam audit tersebut, ditemukan dugaan […]

  • Kehadiran Brighton dan Crystal Palace dalam Laga Tanpa Gol

    Kehadiran Brighton dan Crystal Palace dalam Laga Tanpa Gol

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Brighton & Hove Albion melawan Crystal Palace berlangsung di Stadion American Express, dengan skor akhir 0-0. Meski kedua tim tampil cukup agresif, tidak ada gol yang tercipta sepanjang pertandingan. Pada babak pertama, pelatih Brighton, Fabian Hürzeler, mengatur strategi permainan yang menekankan keseimbangan antara serangan dan pertahanan. Sementara itu, Crystal Palace juga mencoba […]

  • Jadwal Pelayaran Kapal Pelni, Rute Manokwari ke Surabaya Jadwal Pelayaran Kapal Pelni KM Leuser

    Jadwal Pelayaran Kapal Pelni KM Leuser untuk Tahun 2026

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 321
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Kapal pelni KM Leuser akan kembali beroperasi dalam pelayaran yang mencakup berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Papua dan Maluku. Rute yang dilalui oleh kapal ini sangat luas, mulai dari Surabaya hingga Merauke. Pelayaran ini dirancang untuk memastikan akses transportasi laut tetap tersedia bagi masyarakat di daerah terpencil. Rute Pelayaran yang Dilalui KM Leuser akan […]

expand_less