Satreskoba Polres Gresik Bongkar Jaringan Peredaran Sabu di Wilayah Perkotaan
- account_circle Teguh Priyono
- calendar_month 46 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Gresik kembali mencetak prestasi dengan membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu di kawasan perkotaan. Dua pria berhasil diamankan bersama barang bukti puluhan paket sabu siap edar yang disusun rapi di meja penyidik.
Kasat Reskoba Polres Gresik, AKP Ahmad Yani, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari penyelidikan intensif di kawasan Jalan Martadinata, tepatnya di depan PT Petro Oxo Nusantara, sekitar pukul 03.30 WIB, Jumat (15/5).
Petugas mencurigai gerak-gerik seorang pria yang kemudian diketahui bernama Emas Barlinty (26), warga Kelurahan Pekauman, Kecamatan Gresik. Saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan, polisi menemukan 23 paket sabu yang dikemas dalam plastik klip kecil berwarna merah muda dan disembunyikan di dalam bungkus rokok. Total berat bruto barang bukti mencapai 5,52 gram.
Tak berhenti di situ, tim Satreskoba melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka kedua, Mohammad Dlofir (35), warga Kelurahan Karangturi, Kecamatan Gresik, di rumahnya di kawasan Jalan Usman Sadar Gang 23/12. Dari tangan Dlofir, polisi kembali menemukan dua paket sabu yang diduga siap diedarkan.
Barang bukti yang disita polisi saat ini, 23 paket sabu dalam plastik klip merah muda, 2 paket sabu tambahan dari tersangka kedua, 9 plastik klip kosong, 2 pak plastik klip baru, 1 timbangan elektrik, 1 alat sekrop dari sedotan plastik, 1 unit telepon genggam. Semua barang bukti tersebut kini diamankan di Mapolres Gresik untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Kasat Reskoba menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengawasan di wilayah perkotaan Gresik untuk menekan peredaran narkotika. “Kami berkomitmen memberantas jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya,” tegasnya.(Dk/tgh)
- Penulis: Teguh Priyono

>
>
