Pemantauan Harga dan Stok Bahan Pokok di Pasar Lemabang Palembang
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Satuan Tugas (Satgas) Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan melakukan pemantauan terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Lemabang, Palembang, menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi. Pemantauan ini dilakukan pada Minggu (8/3/2026) oleh tim gabungan yang terdiri dari berbagai instansi seperti Badan Pangan Nasional, Satgas Mabes Polri, Polda Sumsel, Polrestabes Palembang, Bulog, Dinas Peternakan serta Kementerian Perdagangan.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, harga sejumlah komoditas pangan terpantau relatif stabil dan pasokan dinilai masih aman. Beberapa komoditas utama seperti cabai rawit merah, cabai keriting, bawang merah, bawang putih, daging sapi, daging ayam, telur ayam ras, beras premium, beras program SPHP, gula curah, gula kemasan, dan minyak goreng Minyakita memiliki harga yang terkendali.
Harga cabai rawit merah saat ini berkisar antara Rp75 ribu hingga Rp85 ribu per kilogram, sedangkan cabai keriting dijual Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. Bawang merah tercatat seharga Rp41 ribu per kilogram dan bawang putih Rp38 ribu per kilogram. Untuk komoditas daging, harga daging sapi berada di kisaran Rp120 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram tergantung kualitas. Sementara itu, daging ayam dijual sekitar Rp38 ribu per kilogram dan telur ayam ras Rp29 ribu per kilogram.
Beras premium dijual dengan harga Rp74 ribu per lima kilogram, sedangkan beras program SPHP dijual Rp59 ribu per lima kilogram. Harga gula curah tercatat Rp17.500 per kilogram dan gula kemasan Rp18.500 per kilogram. Minyak goreng Minyakita dijual sekitar Rp15.700 per liter.
Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan
Menurut Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho, anggota Satgas Pangan Bareskrim Polri, secara umum pasokan bahan pokok di Pasar Lemabang masih aman dengan distribusi yang berjalan lancar serta harga yang relatif terkendali. Ia menegaskan bahwa meskipun harga cabai rawit merah masih berada di atas harga acuan pemerintah, tren penurunan mulai terlihat.
Zain juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan praktik penjualan bahan pokok di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Pemerintah (HAP). Ia menekankan bahwa masyarakat dapat melaporkan kejadian tersebut melalui hotline Satgas Pangan agar segera ditindaklanjuti.
Upaya Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Pasokan
I Gusti Ketut Astawa, Ketua Pelaksana Satgas Pangan, menjelaskan bahwa pemantauan langsung dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional. Menurutnya, langkah ini penting guna memastikan distribusi pangan berjalan lancar serta stok tetap tersedia di pasar sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang wajar menjelang Idul Fitri.
Ia menegaskan bahwa pemerintah bersama kementerian dan lembaga terkait akan terus melakukan pengawasan secara intensif di berbagai daerah. Selain itu, intervensi pasar juga akan diperkuat melalui penyaluran beras SPHP, operasi pasar, serta distribusi berbagai komoditas strategis lainnya.
Komoditas yang Dipantau
- Cabai rawit merah: Rp75 ribu – Rp85 ribu per kilogram
- Cabai keriting: Rp40 ribu – Rp50 ribu per kilogram
- Bawang merah: Rp41 ribu per kilogram
- Bawang putih: Rp38 ribu per kilogram
- Daging sapi: Rp120 ribu – Rp140 ribu per kilogram
- Daging ayam: Rp38 ribu per kilogram
- Telur ayam ras: Rp29 ribu per kilogram
- Beras premium: Rp74 ribu per lima kilogram
- Beras SPHP: Rp59 ribu per lima kilogram
- Gula curah: Rp17.500 per kilogram
- Gula kemasan: Rp18.500 per kilogram
- Minyak goreng Minyakita: Rp15.700 per liter

>
>
>

Saat ini belum ada komentar