Westlife Menghadirkan Malam Nostalgia di Surabaya dengan Konser Orkestra
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 56 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Westlife, grup musik ikonik asal Irlandia, sukses menghadirkan pengalaman konser yang tak terlupakan bagi para penggemarnya di Surabaya. Konser bertajuk “A Gala Evening in Surabaya” digelar di Ballroom Graha Unesa pada Minggu (8/2/2026), menawarkan nuansa yang berbeda dari biasanya. Dengan konsep orkestra yang megah dan intim, malam ini menjadi momen penuh kenangan bagi ribuan penonton yang hadir.
Konsep Orkestra yang Membawa Nostalgia
Konser ini dibuka dengan alunan string orchestra yang memperkaya setiap lagu yang dinyanyikan oleh anggota Westlife. Penonton langsung merasakan atmosfer magis yang menyelimuti venue sejak lampu ballroom dimatikan. Suara koor penonton yang menggema bersama aransemen orkestra menciptakan kesan emosional yang kuat.
Lagu-lagu populer seperti “My Love”, “Hello My Love”, dan “I Have a Dream” menjadi bagian dari momen nostalgia yang luar biasa. Banyak penonton terlihat menahan air mata, mengingat masa lalu mereka yang pernah diiringi lagu-lagu Westlife. Konsep orkestra yang dipadukan dengan lagu-lagu lama memberikan nuansa baru yang lebih megah namun tetap hangat.
Antusiasme Penggemar yang Luar Biasa
Antusiasme penggemar sudah terasa sejak sore hari. Para Weslifer, sebutan untuk penggemar setia Westlife, memadati area venue lebih awal. Mereka membawa spanduk, lightstick, hingga bendera Irlandia sebagai simbol kecintaan mereka pada grup tersebut. Bahkan sebelum konser dimulai, para penggemar sempat bernyanyi bersama dan berfoto, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat.
Westlife tampil prima dan komunikatif selama konser. Mereka beberapa kali menyapa penonton, mengungkapkan rasa bahagia bisa kembali ke Indonesia, khususnya Surabaya. Interaksi ini membuat konser terasa semakin dekat dan personal.
Lagu “You Raise Me Up” sebagai Moment Reflektif
Menjelang akhir konser, suasana berubah menjadi haru ketika Westlife membawakan “You Raise Me Up”—lagu populer milik Josh Groban sebagai bentuk penghormatan kepada orang-orang tercinta yang telah lebih dulu pergi. Lagu ini menjadi momen reflektif yang mendalam, dengan ribuan lampu ponsel menyala di seluruh penjuru ballroom.
Penutup yang Menyentuh
Sebagai penutup, Westlife kembali ke panggung untuk membawakan “Swear It Again” sebagai lagu encore. Lagu debut mereka itu seolah menjadi simbol perjalanan panjang Westlife bersama para penggemarnya selama lebih dari dua dekade. Penampilan ini meninggalkan kesan mendalam bagi para penonton yang hadir.
Kesuksesan Konser yang Berbeda
Konser ini juga menjadi penampilan pertama Westlife di Indonesia pada tahun 2026, sekaligus menandai pembukaan rangkaian tur mereka di Tanah Air. Promotor FolagoPro berhasil menghadirkan pengalaman konser yang berbeda dari biasanya. Tidak sekadar konser pop, namun sebuah malam gala yang elegan dan penuh rasa.
Chief Marketing Officer FolagoPro, Michael Haumahu, menyebut konser ini sebagai pembuka tahun yang spesial bagi Westlife di Indonesia. “Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berkesan, bukan hanya konser biasa. Konsep orkestra ini dipilih untuk memperkuat sisi emosional dan nostalgia dari lagu-lagu Westlife,” ujarnya. ***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar