Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Tradisi Pembersihan Kelenteng di Surabaya Jelang Tahun Baru Imlek

Tradisi Pembersihan Kelenteng di Surabaya Jelang Tahun Baru Imlek

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pada setiap tahun, masyarakat Tionghoa di berbagai daerah Indonesia khususnya Surabaya melakukan persiapan khusus menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. Salah satu tradisi yang menjadi bagian dari persiapan tersebut adalah pembersihan kelenteng. Di Kelenteng Hong San Ko Tee, pengurus dan komunitas setempat terlibat dalam kegiatan pembersihan menyeluruh yang dilakukan secara ritualistik.

Persiapan Ritual Khusus untuk Menyambut Tahun Baru

Pembersihan kelenteng tidak hanya sekadar membersihkan bangunan, tetapi juga memiliki makna spiritual yang mendalam. Aktivitas ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap para dewa dan upaya untuk menyucikan tempat ibadah sebelum memasuki tahun baru. Menurut Robertus, pengelola Kelenteng Hong San Ko Tee, pembersihan dilakukan setelah momen yang diyakini sebagai waktu “naiknya” para dewa ke langit untuk melaporkan perjalanan umat selama setahun.

“Pembersihan dilakukan setelah momen yang diyakini sebagai waktu ‘naiknya’ para dewa ke langit untuk melaporkan perjalanan umat selama setahun,” ujarnya.

Proses Pembersihan yang Memakan Waktu

Proses pembersihan ini memakan waktu antara satu hingga dua hari, tergantung pada jumlah tenaga yang terlibat. Para pengurus dan orang-orang yang sudah lama berkegiatan di kelenteng biasanya menjadi pihak yang terlibat dalam pembersihan ini. Mereka diberikan penjelasan tentang cara pembersihan yang tepat dan penghormatan terhadap benda-benda suci.

“Beberapa rupang dibersihkan menggunakan air teh panas atau air kembang. Sementara untuk bahan porselen digunakan sabun lembut tanpa deterjen keras,” tambahnya.

Keberlanjutan Tradisi dengan Penyesuaian Modern

Selain pembersihan, pengurus kelenteng juga mengganti lampu-lampu yang lama dengan yang baru untuk menciptakan suasana yang lebih terang pada saat Imlek. Semua persiapan ini dilakukan sepekan sebelum perayaan, demi menyambut Tahun Baru Imlek dengan penuh keberkahan dan kesucian.

Keterlibatan Komunitas Lokal

Pembersihan kelenteng juga menjadi ajang silaturahmi antar komunitas lokal. Banyak warga setempat yang turut serta dalam kegiatan ini, baik sebagai relawan maupun sebagai pengunjung yang ingin merasakan atmosfer religius dan budaya yang kental.

Penggunaan Bahan Alami untuk Merawat Benda Suci

Bahan-bahan yang digunakan dalam pembersihan juga dipilih secara hati-hati. Air teh panas dan air kembang digunakan untuk membersihkan patung-patung dewa, sementara sabun lembut digunakan untuk bahan porselen agar tidak merusak keindahan dan nilai historis benda-benda tersebut.

Upacara Sembahyang Bersama

Pada malam pergantian tahun, tepat pukul 00.00, umat yang datang dijadwalkan mengikuti sembahyang bersama di kelenteng. Pada hari Imlek, umat akan datang secara bergantian untuk beribadah dan bersilaturahmi, merayakan momen penuh kebahagiaan dan harapan baru.

Pentingnya Tradisi dalam Budaya Nusantara

Tradisi pembersihan kelenteng tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Imlek, tetapi juga menjadi simbol dari keharmonisan antara manusia dan alam, serta kepercayaan pada kekuatan spiritual. Dengan mempertahankan tradisi ini, masyarakat Tionghoa di Surabaya menunjukkan kekayaan budaya yang terus berkembang dan dilestarikan.

Tradisi pembersihan kelenteng di Surabaya menjelang Tahun Baru Imlek merupakan salah satu aspek penting dalam mempersiapkan diri menghadapi tahun baru. Melalui proses yang penuh makna dan penghormatan, masyarakat Tionghoa di Surabaya menunjukkan komitmen mereka terhadap kebudayaan dan agama yang mereka anut.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jenazah Lulu Lahfah, Penyebab Kematian Mendadak dan Peran GERD dalam Kesehatan

    Jenazah Lulu Lahfah, Penyebab Kematian Mendadak dan Peran GERD dalam Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Kasus kematian mendadak yang terjadi pada seorang selebgram bernama Lula Lahfah memicu perdebatan di kalangan masyarakat. Banyak orang mulai mempertanyakan apakah kondisi kesehatan seperti Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) bisa menjadi penyebab utama kematian seseorang. Namun, para ahli medis menegaskan bahwa GERD sendiri tidak secara langsung menyebabkan kematian mendadak. Sebagai salah satu penyakit pencernaan yang umum […]

  • Jenazah Korban Kebakaran di Hong Kong

    Informasi Terkini tentang Pemulangan Jenazah Korban Kebakaran di Hong Kong

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 92
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah daerah Ponorogo, Jawa Timur, masih menunggu informasi resmi terkait pemulangan jenazah Dina Martiana, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Ponorogo yang dikabarkan menjadi korban kebakaran di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Hong Kong. Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Ponorogo, Muhrodhi, menjelaskan bahwa pihaknya belum menerima kepastian jadwal pemulangan jenazah dari Konsulat Jenderal […]

  • Pantai Ria Kenjeran Dirancang Jadi Jalur Utama Menuju Pulau Reklamasi Proyek SWL

    Pantai Ria Kenjeran Dirancang Jadi Jalur Utama Menuju Pulau Reklamasi Proyek SWL

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 371
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pantai Ria Kenjeran direncanakan menjadi akses utama menuju pulau reklamasi dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) Surabaya Waterfront Land (SWL). Namun, pelaksanaan proyek tersebut masih menunggu keputusan final dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sekretaris Bappedalitbang Surabaya, AA Gde Dwi Djajawardana, mengungkapkan bahwa kawasan Kenjeran diarahkan untuk pengembangan wisata, tetapi tetap harus memperhatikan kelestarian […]

  • Kings vs. Clippers: Keegan Murray Kembali, Tantangan Baru bagi Sacramento Kings

    Kings vs. Clippers: Keegan Murray Kembali, Tantangan Baru bagi Sacramento Kings

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 102
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kembalinya pemain muda Keegan Murray menjadi fokus utama dalam pertandingan Sacramento Kings melawan Los Angeles Clippers. Pertandingan ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi Kings untuk menunjukkan perkembangan mereka, tetapi juga menjadi ujian terhadap strategi pelatih Doug Christie dalam mengatur rotasi pemain. Murray, yang sebelumnya absen selama dua pertandingan karena cedera paha, kembali bermain setelah […]

  • Ramalan Zodiak Hari Senin 25 Januari 2026: Cancer, Pisces, dan Aquarius

    Ramalan Zodiak Hari Senin 25 Januari 2026: Cancer, Pisces, dan Aquarius

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hari ini, Senin 25 Januari 2026, akan menjadi waktu yang menarik untuk zodiak Cancer, Pisces, dan Aquarius. Dalam ramalan ini, kita akan membahas potensi dan tantangan yang mungkin dihadapi oleh ketiga zodiak ini. Tidak ada yang harus merasa berkecil hati, sebab setiap tantangan dapat menjadi pelajaran berharga. Cancer: Kekuatan Emosional Pengaruh bulan pada […]

  • Ulasan Film Nia 2025: Kisah Tragis Penjual Gorengan Sumatera Barat

    Ulasan Film Nia 2025: Kisah Tragis Penjual Gorengan Sumatera Barat

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 144
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Film Nia merupakan film drama Indonesia yang diadaptasi dari kisah nyata dan dirilis bersamaan pada 4 Desember 2025. Film ini menceritakan kisah hidup Nia Kurnia Sari, seorang remaja perempuan berusia 18 tahun dari Padang Pariaman yang harus menjadi tulang punggung keluarga setelah orang tuanya berpisah. Setiap hari ia menjual makanan gorengan untuk memenuhi kebutuhan […]

expand_less