Tantangan Berat bagi Persebaya di Laga Kontra Bali United
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya menghadapi laga yang menantang ketika bertandang ke markas Bali United dalam pekan ke-20 Super League 2025-2026. Laga ini menjadi ujian berat bagi pelatih baru, Bernardo Tavares, yang harus mempersiapkan tim dalam kondisi yang tidak ideal.
Kondisi Tim yang Tidak Ideal
Pelatih asal Portugal itu secara terbuka mengakui bahwa waktu persiapan untuk laga ini lebih singkat dibandingkan Bali United. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti cedera dan penyakit yang menyerang sejumlah pemain. Beberapa pemain mengalami cedera, flu, atau diare, sehingga membatasi opsi yang tersedia untuk laga nanti.
“Waktu persiapan dua hari lebih sedikit dibandingkan Bali. Kami berusaha memulihkan kondisi para pemain setelah pertandingan terakhir,” kata Tavares. “Sayangnya, beberapa pemain mengalami cedera, beberapa terkena flu, dan beberapa mengalami diare. Jadi, kami akan melihat pemain mana saja yang tersedia untuk pertandingan ini.”
Fleksibilitas Tinggi dari Tim Pelatih
Situasi ini memaksa tim pelatih untuk tetap fleksibel dalam menentukan komposisi pemain. Pemain yang akan turun dalam laga ini hanya akan dipastikan mendekati pertandingan. Hal ini menunjukkan pentingnya adaptasi dan kesiapan mental dari seluruh pemain.
Tavares menekankan bahwa setiap pemain, baik yang turun sejak awal maupun yang masuk dari bangku cadangan, memiliki peran penting dalam meraih hasil positif. “Bisa membuat perbedaan dan memainkan pertandingan yang bagus. Menurut saya, penting bagi kami untuk memahami kondisi kedua tim saat ini,” tambahnya.
Dukungan Suporter yang Tak Terlihat Langsung
Meski suporter Persebaya, Bonek, tidak hadir langsung di stadion, Tavares menyampaikan pesan khusus kepada mereka. Ia menyadari absennya Bonek menjadi kehilangan besar bagi tim. Namun, ia percaya dukungan moral dari suporter tetap akan mengalir dengan cara berbeda.
“Saya tahu besok mereka bisa menonton pertandingan bersama di Terminal Bus Joyoboyo,” katanya. Dukungan dari suporter tetap menjadi energi penting bagi tim meskipun mereka tidak hadir langsung di tribune.
Mencoba Memutus Tren Buruk
Persebaya akan mencoba memutus tren kurang menyenangkan saat bertamu ke markas Bali United. Dalam empat kunjungan terakhir ke stadion yang berada di Gianyar itu, tim beralias Bajul Ijo selalu pulang dengan kekalahan.
“Kami berharap besok bisa mengubah sejarah itu. Kami harus memainkan pertandingan yang sangat bagus untuk mengubah sejarah tersebut. Para pemain bisa tampil fantastis,” imbuh Tavares.
Konteks yang Berbeda
Meskipun Persebaya sempat menang telak 5-2 atas Bali United pada putaran pertama musim ini di Gelora Bung Tomo, Tavares menegaskan bahwa laga kali ini berada dalam konteks yang berbeda. Ia menekankan bahwa beberapa pemain yang bermain pada putaran pertama tidak dapat diperkuat dalam laga ini.
“Tentu saja, jika kami bisa mengulangi hasil pada putaran pertama, itu akan luar biasa. Namun, kami tahu itu adalah cerita yang berbeda. Kami juga tidak bisa diperkuat beberapa pemain yang bermain pada putaran pertama. Tapi kami akan tetap bermain dengan 11 pemain,” tuturnya.
Laga antara Bali United dan Persebaya Surabaya menjadi tantangan berat bagi pelatih Bernardo Tavares. Meski menghadapi keterbatasan internal dan waktu persiapan yang singkat, ia tetap optimis untuk mengubah sejarah dan meraih hasil positif. Dukungan suporter dan kontribusi seluruh pemain akan menjadi kunci dalam pertandingan ini.***

>

Saat ini belum ada komentar