Lapas Sidoarjo: Kemandirian WBP Dimulai dari Budidaya Ayam Petelur
- account_circle Teguh Priyono
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DAGRAMKOTA.COM– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, terus menghadirkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Salah satu kegiatan unggulan adalah budidaya ayam petelur, yang memberikan pengalaman langsung kepada WBP dalam mengelola usaha produktif.
Dalam kegiatan ini, WBP terlibat aktif mulai dari perawatan kandang, pemberian pakan, hingga pemanenan telur secara rutin.
Program ini bertujuan membekali WBP dengan keterampilan praktis di bidang peternakan sekaligus menanamkan disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian, sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari pembinaan berbasis produktivitas yang menekankan pengembangan karakter dan keterampilan.
“Melalui program peternakan ayam petelur ini, kami ingin WBP memiliki bekal keterampilan yang bisa digunakan setelah bebas.
Tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga membentuk karakter mandiri dan siap berdaya saing,” ujarnya.
Hasil panen telur dari program ini dimanfaatkan untuk kebutuhan internal lapas dan dikembangkan sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi produktif.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri dan kesiapan mental WBP dalam menghadapi kehidupan setelah masa pembinaan selesai.
Lapas Kelas IIA Sidoarjo menegaskan komitmennya menghadirkan program pembinaan yang inovatif dan berkelanjutan, sejalan dengan tujuan pemasyarakatan untuk membentuk WBP yang lebih baik, mandiri, dan produktif.
Dengan pendekatan ini, Lapas Sidoarjo tidak hanya menekankan disiplin dan keamanan,
“tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi dan keterampilan praktis sebagai bagian dari proses rehabilitasi dan pembinaan WBP.(Dk/yud)
- Penulis: Teguh Priyono

>
>
>