Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Harapan Bonek: Persebaya Surabaya untuk Jersey Hijau dalam Laga Kontra PSM

Harapan Bonek: Persebaya Surabaya untuk Jersey Hijau dalam Laga Kontra PSM

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Bonek, suporter setia Persebaya Surabaya, kembali menyampaikan harapan mereka menjelang pertandingan melawan PSM Makassar. Mereka berharap tim kesayangan mereka menggunakan jersey hijau saat bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Warna ini tidak hanya menjadi simbol identitas, tetapi juga dianggap membawa aura kemenangan bagi Bajol Ijo.

Kebiasaan dan Tradisi Jersey Hijau

Jersey hijau telah menjadi bagian dari sejarah Persebaya. Dalam beberapa laga penting, warna ini sering kali digunakan sebagai seragam utama. Bagi Bonek, hijau bukan sekadar warna, melainkan kebanggaan yang melekat pada klub. Mereka percaya bahwa dengan mengenakan jersey tersebut, semangat pemain akan terpacu dan performa tim bisa meningkat.

Beberapa akun media sosial seperti _ung_027 menulis: “Pke Jersey ijo yok WANI”, sementara julian.syahhh2 memberikan saran, “Musim depan coba jersey away balik ke warna putih”. Meskipun demikian, mayoritas suporter tetap mempertahankan preferensi terhadap jersey hijau sebagai pilihan utama.

Sejarah dan Varian Jersey Persebaya

Secara historis, Persebaya memiliki tiga varian jersey: hijau sebagai kandang, putih sebagai tandang, dan hitam sebagai alternatif. Namun, dalam musim 2026 ini, klub memperkenalkan empat warna jersey baru, yaitu hijau dengan variasi putih, kuning, pink untuk kiper, serta merah sebagai opsi terbaru.

Meski demikian, bagi Bonek, hijau tetap menjadi simbol utama. Mereka percaya bahwa warna ini mampu membangkitkan semangat para pemain, terutama saat bermain di GBT. Dukungan penuh dari suporter selalu identik dengan warna kebesaran tersebut.

Prediksi Skor dan Kondisi Tim

Persebaya saat ini berada di posisi keenam klasemen dengan 35 poin. Jika berhasil menang, mereka berpeluang naik ke posisi kelima. Namun, jika gagal meraih poin, peringkat mereka bisa turun hingga delapan besar. Sementara itu, PSM duduk di peringkat ke-13 dengan 23 poin. Mereka hanya berjarak lima poin dari zona degradasi, sehingga kemenangan menjadi sangat penting.

Namun, kedua tim sedang dalam kondisi yang kurang ideal. Persebaya tanpa Rachmat Irianto dan Toni Firmansyah, sementara Bruno Paraiba, Malik Risaldi, Mihailo Perovic, dan Risto Mitrevski masih diragukan kebugarannya. Di sisi lain, PSM juga tidak dalam kondisi terbaik, karena kalah dari Dewa United dan Persija Jakarta. Victor Luiz absen karena akumulasi kartu merah.

Susunan Pemain dan Strategi Pelatih

Prediksi susunan pemain Persebaya adalah Ernando Ari; Gustavo Fernandes, Leo Lelis, Arief Catur, Jefferson; Sadida Putra, Milos Raickovic, Francisco Rivera; Gali Freitas, Alfan Suaib, Bruno Moreira. Formasi yang digunakan adalah 4-3-3. Sementara itu, PSM akan mengandalkan Hilman Syah; Yuran Fernandes, Dusan Lagator, Aloisio Soares, Syahrul Lasinari; Gledson Paixao, Ananda Raehan; Savio Roberto; Sheriddin Boboev, Rizky Eka Pratama, Alex Tank. Formasi yang dipakai adalah 4-2-3-1.

Pelatih Tomas Trucha menegaskan tekad untuk memutus tren negatif. “Kita harus bertarung untuk setiap poin yang tersedia,” katanya.

Komentar Suporter dan Dukungan Penuh

Suporter Persebaya tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga memberikan kritik dan aspirasi kreatif. Mereka ingin agar Persebaya terus berkembang dan menciptakan inovasi di setiap laga. Dengan adanya harapan untuk jersey hijau, Bonek menunjukkan betapa kuatnya ikatan antara suporter dan klub.

Dalam laga ini, baik Persebaya maupun PSM memiliki ambisi masing-masing. Meski prediksi skor imbang 1-1, suporter tetap berharap bahwa Persebaya bisa memperlihatkan performa terbaiknya dan memenuhi harapan Bonek.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Surabaya

    Anggaran Pemuda Surabaya: Fokus pada Literasi dan UMKM

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 128
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya terus memperkuat komitmen untuk menjadikan generasi muda sebagai motor penggerak pembangunan. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah alokasi anggaran kepemudaan sebesar Rp5 juta per RW. Langkah ini diharapkan mampu memberdayakan pemuda dalam berbagai aspek, khususnya literasi digital dan penguatan ekonomi kreatif. Investasi untuk Generasi Muda Anggaran yang dialokasikan bukan sekadar bantuan […]

  • BKN, ASN Digital,

    Membangun Birokrasi Berbasis Data, BKN Dorong Sistem Pemutakhiran Berkelanjutan untuk ASN Digital yang Unggul

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 133
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) kini mengalami perubahan signifikan, dengan fokus utama pada penggunaan data yang akurat dan terkini. Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengambil langkah strategis untuk memperkuat sistem manajemen talenta ASN, yang menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kompetensi dan efisiensi birokrasi. Peran Penting Data dalam Pengelolaan ASN Data menjadi inti dari […]

  • Gambar makanan khas Surabaya dengan rawon dan gudeg.

    Kuliner Surabaya Murah Meriah vs Mewah: Mana yang Cocok untuk Anda

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kuliner Surabaya adalah ragam makanan khas yang berasal dari Surabaya, umumnya memiliki rasa pedas dan gurih. Berdasarkan data, rata-rata penduduk Surabaya mengonsumsi makanan dengan level kepedasan yang cukup tinggi. Kuliner Surabaya terkenal dengan rawon dan lontong balap. Kuliner Surabaya merupakan salah satu aspek penting dalam pariwisata kota Surabaya, menawarkan berbagai macam makanan yang […]

  • Tumbler Sering Hilang di Area Stasiun Daop 8 Surabaya

    Tumbler Sering Hilang di Area Stasiun Daop 8 Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 145
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kehilangan tumbler atau botol minum seorang penumpang KRL Commuter Line memicu kegaduhan di kalangan masyarakat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mengingatkan perlunya meningkatkan kewaspadaan para penumpang terhadap barang bawaan pribadi mereka. “Menurut peraturan yang berlaku, kehilangan atau kerusakan barang menjadi tanggung jawab penumpang, sehingga tidak ada dasar untuk mengajukan permohonan ganti […]

  • KAPOLRI

    Dukungan MUI Ngawi untuk Kedudukan Polri di Bawah Presiden

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 113
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ngawi, Prof. Dr. KH. A. Halil Thahir, M.HI., memberikan dukungan penuh terhadap keputusan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang menetapkan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden. Dukungan ini datang sebagai bentuk pengakuan atas pentingnya stabilitas dan koordinasi dalam menjaga keamanan nasional. […]

  • Tragis! AFP Jatim Minta Kasus Siswa Cedera Dibanting Pelatih Diusut

    Tragis! AFP Jatim Minta Kasus Siswa Cedera Dibanting Pelatih Diusut

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 256
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Federasi futsal Jawa Timur mengecam keras aksi kekerasan yang terjadi dalam pertandingan futsal tingkat sekolah dasar yang mengakibatkan seorang siswa terluka. Insiden Futsal SD Berujung Cedera: AFP Jatim Bersuara Keras Sekretaris Asosiasi Futsal Provinsi Jawa Timur (AFP Jatim), Azhar Kahfi, menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus mengutuk keras insiden yang menimpa BAIM (11), siswa kelas […]

expand_less